Maksimalkan Penjualan dengan WhatsApp Marketing Tools Terbaik

Kirim pesan promosi, follow-up, dan broadcast ke ribuan pelanggan secara cepat dan terukur.
hero cta whatsapp marketing

Mengenal Sales Funnel dalam Proses Penjualan

sales funnel

Highlight

  • Sales funnel adalah kerangka untuk memetakan perjalanan prospek dari awareness hingga purchase agar proses penjualan lebih terarah dan terukur.
  • Funnel membantu tim sales menyesuaikan pesan dan follow up berdasarkan kesiapan prospek, sehingga peluang konversi meningkat tanpa kerja berulang.
  • Barantum CRM menyatukan data leads, visualisasi funnel, otomasi, dan laporan penjualan untuk mencegah peluang hilang dan mempercepat closing.
  • Visualisasi sales funnel, lead scoring, dan workflow automation di Barantum CRM membantu tim sales fokus pada peluang paling potensial.
  • Laporan funnel dan konversi real-time Barantum CRM memudahkan evaluasi strategi penjualan berbasis data, bukan asumsi.

Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, proses penjualan tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan insting semata. Tim sales perlu memahami bagaimana calon pelanggan bergerak dari tahap awal mengenal produk hingga akhirnya melakukan pembelian. Tanpa kerangka yang jelas, banyak peluang hilang karena follow up terlambat, pesan yang tidak relevan, atau proses yang tidak konsisten.

Di sinilah sales funnel berperan penting. Funnel membantu Anda memetakan perjalanan calon pelanggan secara sistematis, mengukur peluang di setiap tahap, dan memastikan upaya penjualan benar-benar berdampak pada hasil akhir. Dengan pendekatan ini, proses penjualan menjadi lebih terarah, terukur, dan mudah dioptimalkan.

Apa Itu Sales Funnel?

Sales funnel adalah kerangka yang menggambarkan tahapan perjalanan calon pelanggan sejak pertama kali mengenal produk hingga melakukan pembelian. Konsep ini membantu tim sales memahami bahwa tidak semua prospek siap membeli dalam waktu yang sama. Setiap calon pelanggan melalui proses bertahap sebelum akhirnya mengambil keputusan.

Dalam praktiknya, sales funnel membantu Anda mengelompokkan prospek berdasarkan kesiapan mereka. Dengan begitu, tim sales dapat menyesuaikan pendekatan, pesan, dan intensitas follow up di setiap tahap. Hasilnya, peluang konversi meningkat tanpa harus menambah beban kerja yang tidak perlu.

Fungsi Sales Funnel dalam Proses Penjualan

Sebelum membahas fungsi spesifiknya, penting dipahami bahwa sales funnel bukan sekadar visualisasi. Funnel berfungsi sebagai dasar pengambilan keputusan dalam aktivitas penjualan. Dengan memanfaatkan funnel secara konsisten, bisnis dapat mengelola prospek secara lebih efektif dan terukur.

1. Memvisualisasikan Perjalanan Calon Pelanggan

Sales funnel membantu Anda melihat dengan jelas bagaimana calon pelanggan bergerak dari tahap awal hingga pembelian. Visualisasi ini memudahkan tim memahami posisi setiap prospek dan menentukan langkah lanjutan yang paling tepat. Dengan gambaran yang jelas, proses penjualan menjadi lebih terkontrol.

2. Membantu Mengukur Tingkat Konversi di Setiap Tahapan

Melalui funnel, Anda dapat mengukur berapa banyak prospek yang berpindah dari satu tahap ke tahap berikutnya. Data ini membantu mengidentifikasi hambatan konversi dan area yang perlu diperbaiki. Banyak bisnis mencatat peningkatan efisiensi penjualan setelah rutin mengevaluasi funnel secara berkala.

Baca juga: Cara Meningkatkan Konversi Penjualan Menggunakan CRM

3. Membantu Menentukan Strategi Marketing & Sales

Sales funnel menjadi jembatan antara aktivitas marketing dan penjualan. Dengan memahami posisi prospek, tim dapat menyelaraskan pesan marketing dan pendekatan sales. Kolaborasi ini membuat strategi lebih konsisten dan relevan dengan kebutuhan calon pelanggan.

4. Mengoptimalkan Proses Follow Up Pelanggan

Funnel membantu tim sales menentukan waktu dan cara follow up yang tepat. Prospek di tahap awal membutuhkan edukasi, sementara prospek di tahap akhir membutuhkan dorongan keputusan. Pendekatan yang tepat waktu meningkatkan peluang closing tanpa terasa memaksa.

5. Mendukung Perencanaan Penjualan yang Lebih Terarah

Dengan data funnel, Anda dapat memprediksi potensi penjualan secara lebih akurat. Perencanaan target, alokasi sumber daya, dan strategi penjualan menjadi lebih realistis karena didukung data nyata.CTA Funneling

Tahapan Sales Funnel yang Umum Digunakan dalam Proses Penjualan

Setiap bisnis dapat menyesuaikan jumlah maupun penamaan tahapan sales funnel sesuai dengan model penjualannya. Namun, secara umum, tahapan berikut paling sering digunakan karena mampu menggambarkan tingkat kesiapan prospek secara bertahap dan logis. Dengan memahami setiap tahap ini, tim sales dapat menentukan pendekatan, pesan, dan waktu follow up yang paling efektif untuk mendorong prospek bergerak menuju keputusan pembelian.

1. Awareness

Pada tahap awareness, calon pelanggan mulai mengenal produk atau solusi yang Anda tawarkan. Tim marketing dan sales aktif membangun visibilitas melalui konten edukatif, iklan, media sosial, maupun aktivitas promosi lainnya. Fokus utama di tahap ini adalah menarik perhatian prospek dan menciptakan kesan awal yang kuat agar mereka mulai menyadari keberadaan brand Anda.

2. Interest

Setelah prospek mengenal produk, tahap interest berperan membangun ketertarikan lebih dalam. Prospek mulai mencari informasi tambahan dan memahami manfaat yang relevan dengan kebutuhan mereka. Di tahap ini, tim sales perlu menyampaikan komunikasi yang informatif, jelas, dan bernilai agar minat prospek tetap terjaga dan berkembang.

3. Consideration

Pada tahap consideration, prospek mulai membandingkan solusi yang tersedia di pasar. Mereka menilai keunggulan produk, harga, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan bisnis. Tim sales berperan penting dengan memberikan penjelasan yang meyakinkan melalui demo produk, studi kasus, testimoni pelanggan, atau penawaran yang terstruktur.

4. Intent

Tahap intent ditandai dengan munculnya sinyal kuat dari prospek untuk melanjutkan ke proses pembelian, seperti permintaan penawaran harga atau jadwal presentasi lanjutan. Tim sales perlu merespons secara cepat dan proaktif untuk menjaga momentum, sekaligus memastikan tidak ada keraguan yang menghambat keputusan.

5. Evaluation

Di tahap evaluation, prospek melakukan penilaian akhir sebelum mengambil keputusan. Proses ini sering melibatkan pihak lain, seperti manajemen atau tim internal prospek. Komunikasi yang transparan, detail yang jelas, serta respons yang konsisten membantu membangun kepercayaan dan memperkuat keyakinan prospek.

6. Purchase

Tahap purchase menandai keputusan pembelian dari prospek. Tim sales perlu memastikan proses transaksi berjalan mudah, jelas, dan profesional. Pengalaman positif di tahap ini menjadi fondasi awal hubungan bisnis jangka panjang dan membuka peluang untuk kerja sama berkelanjutan.

Perbedaan Sales Funnel dan Sales Pipeline

Aspek

Sales Funnel

Sales Pipeline

Fokus Utama

Perjalanan calon pelanggan

Proses kerja tim sales

Sudut Pandang

Customer-centric

Sales-centric

Tujuan

Mengukur konversi

Mengelola peluang penjualan

Bentuk Visual

Corong (menyempit)

Tahapan berurutan

Digunakan Oleh

Marketing & Sales

Tim Sales

Output Utama

Jumlah konversi

Nilai deal & forecast

Sales funnel menunjukkan perjalanan calon pelanggan dari tahap awal hingga siap membeli, sehingga bisnis dapat menyesuaikan pesan dan strategi di setiap tahap. Sebaliknya, sales pipeline mengatur alur kerja internal tim sales untuk memantau progres deal dan mengevaluasi target penjualan.

Dengan memahami perbedaan keduanya, tim marketing dan sales dapat bekerja lebih sinkron, meningkatkan efisiensi eksekusi, dan memaksimalkan peluang closing.

Dengan memahami perbedaan keduanya, tim sales dapat memisahkan strategi pendekatan pelanggan dan pengelolaan proses internal secara lebih jelas. Hasilnya, kolaborasi antara tim marketing dan sales berjalan lebih sinkron, eksekusi penjualan menjadi lebih efisien, dan peluang closing dapat dimaksimalkan.

Mengelola Sales Funnel Lebih Efektif dengan Barantum CRM

Ketika bisnis ingin mengelola sales funnel secara lebih rapi dan berbasis data, Barantum CRM menghadirkan solusi terintegrasi yang dirancang untuk kebutuhan tim sales modern. Sistem ini membantu Anda menyatukan data prospek, aktivitas follow up, dan progres penjualan dalam satu platform yang mudah dipantau.

Dengan visibilitas yang jelas di setiap tahapan funnel, tim sales dapat mengetahui prioritas prospek, merespons lebih cepat, dan menghindari peluang yang terlewat. Pendekatan ini membuat proses penjualan berjalan lebih terstruktur, terukur, dan konsisten dari awal hingga closing.

Fitur Barantum CRM untuk Mengelola Sales Funnel

Barantum CRM menyediakan rangkaian fitur yang saling terintegrasi untuk membantu tim sales mengelola sales funnel secara end-to-end. Dengan satu sistem terpusat, Anda dapat memantau pergerakan leads, mengatur prioritas follow up, hingga mengevaluasi performa penjualan secara lebih terukur.

1. Manajemen Leads & Database Pelanggan Terpusat

Barantum CRM menyimpan seluruh leads dan data pelanggan dalam satu database terpusat. Tim sales dapat mengakses informasi prospek, status funnel, dan detail kontak secara real-time, sehingga proses tindak lanjut berjalan lebih cepat dan terorganisir.

Baca juga: Leads Management System: Fungsi dan Manfaatnya

2. Tracking Sumber Leads & Campaign Marketing

Sistem melacak sumber setiap leads secara otomatis, baik dari iklan, website, maupun campaign marketing lainnya. Dengan data ini, tim sales dan marketing dapat memahami kualitas leads dari setiap channel dan menyusun strategi yang lebih efektif.

3. Visualisasi Sales Funnel Berbasis Tahapan

Barantum CRM menampilkan sales funnel dalam bentuk visual yang jelas dan mudah dipahami. Tim dapat melihat posisi setiap prospek di dalam funnel, mengidentifikasi peluang yang paling dekat dengan closing, serta mengenali hambatan di setiap tahapan.

4. Segmentasi Leads Berdasarkan Tahapan Funnel

Leads dapat dikelompokkan secara otomatis berdasarkan tahapan sales funnel. Segmentasi ini membantu tim sales menyesuaikan pendekatan dan pesan sesuai kesiapan prospek, sehingga komunikasi terasa lebih relevan dan tepat sasaran.

5. Workflow Automation untuk Proses Berulang

Barantum CRM mengotomatiskan berbagai proses berulang seperti pengingat follow up, perubahan status funnel, dan penugasan leads. Dengan otomasi ini, tim sales dapat mengurangi pekerjaan manual dan fokus pada aktivitas yang berdampak langsung pada penjualan.

6. Lead Scoring Otomatis untuk Prioritas Follow Up

Sistem memberikan skor pada setiap leads berdasarkan aktivitas dan tingkat ketertarikan. Lead scoring otomatis membantu tim sales memprioritaskan prospek paling potensial, sehingga peluang konversi dapat dimaksimalkan.

Baca juga: Apa itu Leads Scoring? Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

7. Distribusi Leads Otomatis & Merata ke Tim Sales

Barantum CRM mendistribusikan leads secara otomatis dan merata ke tim sales. Mekanisme ini menjaga kecepatan respons, mencegah penumpukan leads, dan memastikan setiap prospek segera ditindaklanjuti.

8. Activity Timeline untuk Riwayat Interaksi Lengkap

Setiap interaksi dengan prospek tercatat rapi dalam activity timeline. Tim sales dapat melihat riwayat komunikasi, jadwal follow up, dan catatan penting lainnya, sehingga tidak ada informasi yang terlewat dalam proses penjualan.

9. Integrasi WhatsApp, Email & Channel Penjualan Lainnya

Barantum CRM mengintegrasikan berbagai channel komunikasi seperti WhatsApp, email, dan channel penjualan lainnya dalam satu platform. Integrasi ini memudahkan tim sales berkomunikasi dengan prospek secara konsisten tanpa berpindah aplikasi.

10. Laporan Funnel, Konversi Leads & Penjualan

Barantum CRM menyediakan laporan lengkap terkait performa sales funnel, tingkat konversi leads, dan hasil penjualan. Dengan data yang akurat dan real-time, manajemen dapat mengambil keputusan strategis secara lebih cepat dan tepat.

Keunggulan Mengelola Sales Funnel dengan Barantum CRM

AI Agent Barantum untuk Layanan Pelanggan Lebih CerdasMengelola sales funnel secara manual sering membuat tim kesulitan memantau progres prospek dan mengukur efektivitas penjualan. Oleh karena itu, bisnis membutuhkan sistem yang mampu menyatukan data, aktivitas, dan analisis dalam satu alur yang jelas. Barantum CRM hadir untuk membantu tim sales bekerja lebih terarah, terukur, dan konsisten di setiap tahap funnel.

1. Sales Funnel Lebih Terstruktur & Mudah Dipantau

Barantum CRM menyusun seluruh proses penjualan ke dalam tahapan funnel yang jelas. Tim dapat langsung melihat posisi setiap prospek, status tindak lanjut, dan peluang closing secara real time. Dengan tampilan visual yang rapi, tim sales memprioritaskan prospek potensial tanpa harus membuka banyak laporan terpisah.

2. Mudah Digunakan & Dapat Disesuaikan dengan Alur Bisnis

Setiap bisnis memiliki proses penjualan yang berbeda. Karena itu, Barantum CRM memungkinkan Anda menyesuaikan tahapan sales funnel sesuai alur bisnis. Tim dapat menambah, mengubah, atau mengatur tahap funnel tanpa proses teknis yang rumit, sehingga sistem langsung mendukung cara kerja yang sudah berjalan.

3. Mempermudah Evaluasi di Setiap Tahapan Funnel

Selanjutnya, Barantum CRM membantu tim mengevaluasi performa di setiap tahap penjualan. Anda dapat melihat di mana prospek sering terhenti, tahap mana yang paling banyak menghasilkan closing, dan bagian mana yang perlu ditingkatkan. Dengan data ini, tim mengambil keputusan berbasis fakta, bukan asumsi.

4. Sinkron antara Aktivitas Marketing & Sales

Barantum CRM menyatukan aktivitas marketing dan sales dalam satu sistem. Leads yang masuk dari campaign marketing langsung tercatat di funnel penjualan. Dengan alur yang sinkron, tim sales dapat melakukan follow up lebih cepat dan relevan, sementara tim marketing dapat menilai kualitas leads yang dihasilkan.

5. Terintegrasi dengan CRM, WhatsApp & Call Center

Selain itu, Barantum CRM terintegrasi langsung dengan WhatsApp dan sistem call center. Setiap chat, panggilan, dan interaksi pelanggan otomatis tercatat di dalam funnel. Integrasi ini membantu tim sales memahami konteks komunikasi sebelum melakukan follow up, sehingga pendekatan ke prospek menjadi lebih tepat.

6. Harga Transparan & Fleksibel Sesuai Kebutuhan

Barantum CRM menawarkan skema harga yang jelas dan fleksibel. Anda dapat memilih paket sesuai skala tim, kebutuhan fitur, dan target pertumbuhan bisnis. Dengan struktur ini, bisnis mengontrol biaya sekaligus memastikan sistem tetap relevan seiring perkembangan operasional.

7. Dukungan Pelatihan & After Sales Terbaik

Agar sistem berjalan optimal, tim Barantum mendampingi Anda sejak onboarding hingga penggunaan harian. Pelatihan yang mudah dipahami dan dukungan after sales yang responsif membantu tim sales beradaptasi lebih cepat dan memaksimalkan penggunaan sales funnel.

8. Keamanan Data Berstandar ISO 27001 & 9001

Terakhir, Barantum CRM melindungi seluruh data penjualan dan pelanggan dengan standar keamanan ISO 27001 & 9001. Dengan perlindungan ini, bisnis menyimpan dan mengelola data secara aman, sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.CTA Funneling

Berapa Biaya Menggunakan Barantum CRM untuk Sales Funnel?

Sebelum menggunakan CRM untuk mengelola sales funnel, penting bagi bisnis memahami struktur biaya secara jelas. Dengan memahami komponen harga sejak awal, Anda dapat menyesuaikan anggaran sekaligus memastikan sistem yang dipilih benar-benar mendukung proses penjualan. Barantum CRM menawarkan skema harga yang transparan dan fleksibel agar mudah disesuaikan dengan skala dan kebutuhan bisnis.

1. Biaya Langganan Per Bulan sesuai Kebutuhan Bisnis

Paket Standard mulai dari Rp897.000 per bulan untuk 3 user. Pada paket ini, tim sales sudah dapat mengelola pipeline penjualan, memantau progres prospek, serta melakukan follow up secara lebih rapi melalui sistem CRM terpusat.

Untuk Paket Professional tersedia mulai Rp1.797.000 per bulan untuk 3 user. Paket ini membuka fitur automasi yang lebih canggih, termasuk AI Agent dan chatbot, sehingga tim sales dapat menangani lebih banyak leads, mempercepat respon, dan meningkatkan peluang closing.

Sementara Paket Enterprise menggunakan skema harga berbasis konsultasi. Paket ini dirancang untuk bisnis dengan kebutuhan sales funnel yang lebih kompleks, seperti jumlah user yang besar, alur penjualan multi-divisi, serta integrasi lanjutan dengan sistem internal perusahaan.

Dengan pilihan ini, bisnis dapat meningkatkan paket seiring pertumbuhan tanpa perlu mengganti platform CRM.

2. Biaya Kustom Laporan & Integrasi Tambahan (Opsional)

Selain biaya langganan, Barantum CRM menawarkan opsi kustom laporan dan integrasi tambahan sesuai kebutuhan bisnis. Anda dapat menyesuaikan dashboard sales funnel, menambahkan integrasi sistem, atau mengaktifkan automasi lanjutan untuk mendukung strategi penjualan.

Karena bersifat opsional, skema ini memberi Anda kendali penuh atas biaya. Dengan begitu, bisnis dapat mengembangkan sistem CRM secara bertahap seiring pertumbuhan kebutuhan sales funnel.

Jadwalkan Demo dengan Barantum Sekarang

Jika Anda ingin mengelola sales funnel secara lebih rapi, terukur, dan berdampak langsung pada penjualan, melihat langsung sistemnya adalah langkah terbaik. Demo membantu Anda memahami alur kerja dan manfaat Barantum CRM untuk tim sales.

Segera jadwalkan demo dan eksplorasi solusi Barantum CRM untuk meningkatkan efektivitas proses penjualan Anda.

Tertarik dengan Barantum?

all product
Jangan tunggu nanti, perubahan besar dimulai dari langkah kecil hari ini! Dapatkan uji coba gratis 7 hari. Daftar dan buat akun Barantum CRM Anda sekarang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) Tentang Sales Funnel

Apa yang dimaksud dengan sales funnel dalam proses penjualan?

Sales funnel adalah kerangka yang menggambarkan tahapan perjalanan calon pelanggan sejak mengenal produk hingga melakukan pembelian, sehingga tim sales dapat menyesuaikan pendekatan di setiap tahap.

Mengapa sales funnel penting bagi tim sales?

Sales funnel membantu tim sales memahami kesiapan prospek, mengukur konversi di setiap tahap, serta mengoptimalkan follow up agar peluang penjualan tidak terlewat.

Apa perbedaan sales funnel dan sales pipeline?

Sales funnel berfokus pada perjalanan dan kesiapan calon pelanggan, sedangkan sales pipeline menitikberatkan pada alur kerja internal tim sales dalam mengelola prospek hingga closing.

Apa saja tahapan umum dalam sales funnel?

Tahapan sales funnel yang umum digunakan meliputi awareness, interest, consideration, intent, evaluation, hingga purchase, yang mencerminkan kesiapan prospek secara bertahap.

Bagaimana Barantum CRM membantu mengelola sales funnel?

Barantum CRM membantu mengelola sales funnel melalui database terpusat, visualisasi funnel, workflow automation, lead scoring, dan laporan penjualan berbasis data dalam satu platform.

hero cta whatsapp marketing

Solusi WhatsApp Marketing Terpercaya di Indonesia

Kirim kampanye promosi ke ribuan pelanggan hanya dengan satu klik.
1
Scan the code