Dapatkan Aplikasi AI CRM Terbaik untuk Bisnis Anda

Kelola pelanggan lebih cepat dan efisien dengan aplikasi AI CRM yang otomatis, mudah digunakan, dan siap tingkatkan penjualan bisnis Anda.
CRM AI

Sales Force: Pengertian, Manfaat, Tugas, dan Perannya

sales force

Highlight

  • Sales force adalah tim atau individu dalam perusahaan yang bertanggung jawab menjalankan aktivitas penjualan secara langsung kepada pelanggan
  • Tim sales berkontribusi langsung pada pipeline, konversi, dan pendapatan melalui proses penjualan yang konsisten dan terstruktur.
  • Barantum CRM menyatukan data prospek, aktivitas sales, dan pipeline dalam satu sistem terpusat yang mudah dipantau real-time.
  • Sistem membantu manajemen memonitor kinerja sales secara objektif melalui laporan aktivitas dan KPI yang akurat.
  • Dengan workflow otomatis dan integrasi WhatsApp, Barantum CRM membuat proses follow up lebih konsisten dan terukur.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan perlu memastikan proses penjualan berjalan efektif dan konsisten. Di sinilah sales force memegang peranan penting sebagai ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan pelanggan. Tim ini tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga membangun relasi, memahami kebutuhan pasar, dan menjaga pertumbuhan bisnis tetap berkelanjutan.

Seiring berkembangnya teknologi dan ekspektasi pelanggan, peran sales force juga ikut berevolusi. Pendekatan berbasis data, kolaborasi lintas tim, serta pemanfaatan sistem digital kini menjadi kunci agar kinerja penjualan tetap optimal dan terukur.

Apa Itu Sales Force?

Sales force adalah tim atau individu dalam perusahaan yang bertanggung jawab menjalankan aktivitas penjualan secara langsung kepada pelanggan. Mereka berperan mulai dari mencari prospek, menawarkan produk, hingga memastikan pelanggan puas setelah transaksi. Dengan pendekatan yang tepat, sales force membantu bisnis mencapai target penjualan sekaligus menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Dalam praktiknya, sales force tidak bekerja sendiri. Mereka berkolaborasi dengan marketing, customer service, dan manajemen untuk menyelaraskan strategi penjualan. Banyak perusahaan melaporkan peningkatan konversi hingga 20–30% ketika sales force bekerja dengan proses yang jelas dan dukungan sistem yang terintegrasi.

“Perusahaan yang memakai CRM melaporkan peningkatan produktivitas hingga 94%, penjualan naik sampai 29%, dan forecast accuracy meningkat hingga 42%” sumber: spotio

Fungsi Sales Force dalam Bisnis

Sales force menjalankan fungsi strategis yang berdampak langsung pada kinerja dan pertumbuhan perusahaan. Setiap aktivitas yang dilakukan tim sales berkontribusi pada kualitas pipeline, tingkat konversi, serta pendapatan bisnis secara keseluruhan. Oleh karena itu, memahami fungsi sales force membantu perusahaan memaksimalkan perannya dalam proses penjualan dan hubungan pelanggan. Berikut fungsi utama sales force dalam bisnis.

1. Menjalankan Proses Penjualan secara Langsung

Sales force menjalankan proses penjualan secara langsung melalui interaksi tatap muka maupun digital. Tim sales secara aktif menyampaikan nilai produk, menjelaskan manfaat, dan menjawab pertanyaan pelanggan dengan cepat. Pendekatan ini membantu mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan peluang closing.

2. Menjaga Hubungan dengan Pelanggan

Sales force membangun dan menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan melalui komunikasi yang rutin dan layanan yang konsisten. Hubungan yang terkelola dengan baik meningkatkan kepercayaan pelanggan. Selain itu, loyalitas yang terbentuk membuka peluang pembelian ulang dan rekomendasi dari pelanggan.

3. Menggali Kebutuhan & Peluang Penjualan

Sales force aktif menggali kebutuhan, tantangan, dan tujuan pelanggan melalui percakapan langsung. Informasi ini membantu perusahaan menyesuaikan penawaran agar lebih relevan dan tepat sasaran. Dengan pemahaman yang baik, tim sales dapat mengidentifikasi peluang penjualan baru secara lebih efektif.

4. Meningkatkan Pendapatan Perusahaan

Sales force berfokus pada prospek potensial dan menjalankan follow up secara terarah. Pendekatan ini membantu meningkatkan tingkat konversi dan mendorong pertumbuhan pendapatan secara berkelanjutan. Aktivitas sales yang konsisten juga membantu perusahaan menjaga stabilitas arus penjualan.

5. Menjadi Penghubung antara Bisnis & Pelanggan

Sales force berperan sebagai penghubung utama antara perusahaan dan pelanggan. Tim sales menyampaikan feedback, kebutuhan, dan keluhan pelanggan kepada internal perusahaan. Dengan alur komunikasi ini, bisnis dapat melakukan perbaikan produk dan layanan agar tetap sesuai dengan harapan pasar.

Tugas Utama Sales Force

Agar perannya berjalan optimal, sales force menjalankan tugas yang terstruktur dan saling terhubung. Alur kerja yang jelas membantu tim sales menjaga konsistensi penjualan sekaligus memudahkan perusahaan melakukan evaluasi kinerja. Dengan pembagian tugas yang tepat, setiap aktivitas sales memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target bisnis. Berikut tugas utama sales force dalam proses penjualan.

1. Mencari & Mengelola Prospek Pelanggan

Sales force secara aktif mencari prospek baru melalui berbagai channel penjualan. Tim sales mengumpulkan, mencatat, dan mengelola data calon pelanggan agar siap ditindaklanjuti. Dengan pengelolaan prospek yang rapi, peluang penjualan dapat diprioritaskan secara lebih efektif.

2. Melakukan Presentasi & Penawaran Produk

Sales force menyampaikan presentasi dan penawaran produk dengan pendekatan yang sesuai kebutuhan pelanggan. Tim sales menjelaskan manfaat, keunggulan, dan solusi yang relevan agar pelanggan memahami nilai produk secara jelas. Pendekatan yang tepat membantu meningkatkan minat dan kepercayaan pelanggan.

3. Follow Up Prospek hingga Closing

Sales force melakukan follow up secara konsisten dan tepat waktu untuk menjaga komunikasi dengan prospek. Tindak lanjut yang terencana membantu mendorong prospek menuju keputusan pembelian. Dengan proses follow up yang disiplin, peluang closing dapat meningkat secara signifikan.

Baca juga: 15 Tips Cara Follow Up Customer yang Efektif Hingga Closing

4. Menjaga Kepuasan & Loyalitas Pelanggan

Setelah penjualan terjadi, sales force tetap menjaga hubungan dengan pelanggan. Tim sales memastikan pelanggan merasa puas terhadap produk dan layanan yang diterima. Hubungan yang terjaga dengan baik membuka peluang repeat order dan meningkatkan loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.

5. Membuat Laporan Aktivitas & Penjualan

Sales force mencatat seluruh aktivitas dan hasil penjualan secara rutin. Laporan ini membantu perusahaan memantau progres penjualan, mengevaluasi kinerja tim, dan mengidentifikasi peluang perbaikan. Dengan data yang akurat, manajemen dapat mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat.

Peran Sales Force dalam Meningkatkan Pertumbuhan Bisnis

Sales force memegang peran strategis dalam mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang. Melalui interaksi langsung dengan pelanggan dan prospek, tim sales menjadi ujung tombak perusahaan dalam menghasilkan pendapatan sekaligus membangun hubungan yang berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat dan dukungan sistem yang memadai, sales force membantu perusahaan tetap adaptif dan kompetitif di tengah perubahan pasar. Berikut peran utama sales force dalam mendukung pertumbuhan bisnis.

1. Mendorong Pertumbuhan Penjualan Berkelanjutan

Sales force menjaga alur penjualan tetap stabil melalui pendekatan yang konsisten dan terencana. Tim sales secara aktif mencari peluang baru, mengelola prospek, dan memastikan proses closing berjalan lancar. Dengan aktivitas yang berkelanjutan, perusahaan dapat mempertahankan arus pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada penjualan sesaat.

2. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Melalui interaksi yang personal dan responsif, sales force membantu menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Tim sales memahami kebutuhan pelanggan secara langsung dan memberikan solusi yang relevan. Pendekatan ini membangun kepercayaan serta meningkatkan peluang pelanggan untuk melakukan pembelian ulang.

Baca juga: Pentingnya Customer Experience (CX) dalam Bisnis

3. Membantu Perencanaan Strategi Penjualan

Sales force mengumpulkan berbagai insight dari lapangan, mulai dari tren permintaan hingga respon pelanggan terhadap produk. Data dan informasi ini membantu manajemen menyusun strategi penjualan yang lebih relevan dengan kondisi pasar. Dengan strategi yang tepat, perusahaan dapat mengoptimalkan peluang dan meminimalkan risiko.

4. Mendukung Keputusan Bisnis Berbasis Data

Laporan aktivitas dan hasil penjualan dari sales force menjadi dasar pengambilan keputusan yang lebih akurat. Manajemen dapat mengevaluasi performa tim, efektivitas strategi, serta potensi pasar secara objektif. Keputusan berbasis data membantu perusahaan bergerak lebih cepat dan tepat.

5. Memperkuat Posisi Bisnis di Pasar

Sales force membantu perusahaan memahami dinamika pasar dan perubahan kebutuhan pelanggan. Informasi ini memungkinkan bisnis menyesuaikan pendekatan penjualan dan penawaran produk agar tetap relevan. Dengan pemahaman pasar yang kuat, perusahaan dapat mempertahankan posisi dan keunggulan kompetitif di industri.

Tantangan dalam Mengelola Sales Force

Mengelola sales force tanpa dukungan sistem yang tepat sering menimbulkan berbagai kendala operasional. Ketika aktivitas penjualan masih berjalan manual atau terpisah, perusahaan akan kesulitan menjaga konsistensi kerja tim sales dan akurasi data penjualan. Akibatnya, produktivitas menurun dan proses evaluasi kinerja menjadi tidak optimal. Berikut beberapa tantangan utama yang umum dihadapi perusahaan dalam mengelola sales force.

1. Sulit Memantau Aktivitas Sales di Lapangan

Tanpa sistem terpusat, manajemen kesulitan memantau aktivitas sales secara real-time. Perusahaan tidak dapat memastikan apakah tim sales benar-benar menjalankan kunjungan, follow up, atau meeting sesuai rencana. Kondisi ini membuat kontrol aktivitas lapangan menjadi terbatas dan rawan ketidaksesuaian dengan target.

Baca juga: Cara Mudah Monitor Aktivitas Sales Lapangan dengan CRM

2. Follow Up Prospek Tidak Konsisten

Tanpa pengingat dan alur kerja yang jelas, sales sering melewatkan jadwal follow up prospek. Setiap sales mengandalkan catatan pribadi atau ingatan masing-masing, sehingga konsistensi komunikasi menurun. Akibatnya, banyak peluang penjualan tertunda atau hilang sebelum mencapai tahap closing.

Baca juga: Ini Waktu Yang Tepat dan Terbaik Untuk Follow Up Pelanggan

3. Data Penjualan Tidak Tercatat dengan Baik

Pencatatan manual atau penggunaan banyak file terpisah membuat data penjualan mudah tercecer. Informasi prospek, riwayat komunikasi, dan status penjualan sulit diperbarui secara konsisten. Kondisi ini menyulitkan perusahaan saat melakukan analisis performa atau menyusun strategi penjualan.

4. Produktivitas Sales Tidak Merata

Tanpa visibilitas data yang jelas, perusahaan sulit mengetahui tingkat produktivitas setiap sales. Sebagian sales mungkin bekerja sangat optimal, sementara lainnya tertinggal tanpa terdeteksi. Ketimpangan ini membuat pembagian tugas dan evaluasi kinerja menjadi kurang efektif.

5. Evaluasi Kinerja Sales Kurang Akurat

Kurangnya data real-time menyebabkan evaluasi kinerja sales bersifat subjektif. Manajemen tidak memiliki indikator yang jelas terkait jumlah aktivitas, efektivitas follow up, atau kontribusi penjualan masing-masing sales. Tanpa data yang akurat, perusahaan akan kesulitan mengambil keputusan strategis untuk meningkatkan performa tim.

Mengelola Sales Force Lebih Efektif dengan Barantum CRM

Mengelola sales force akan berjalan lebih efektif ketika perusahaan menggunakan sistem yang terintegrasi dan mudah dioperasikan. Dengan pendekatan CRM, Anda dapat menyatukan data prospek, aktivitas sales, dan pipeline penjualan dalam satu platform terpadu. Alur kerja yang jelas membantu tim sales bekerja lebih terarah, sementara manajemen dapat memantau progres penjualan secara real-time tanpa menunggu laporan manual.

Fitur Barantum CRM untuk Mendukung Sales Force

Barantum CRM menyediakan rangkaian fitur lengkap yang dirancang untuk membantu sales force bekerja lebih efisien, konsisten, dan terarah. Dengan sistem terintegrasi, tim sales dapat mengelola prospek, aktivitas, hingga closing dalam satu platform yang mudah dipantau oleh manajemen. Berikut fitur utama yang mendukung kinerja sales force secara menyeluruh.

1. Penyimpanan Database Pelanggan Terpusat

Barantum CRM menyimpan seluruh data pelanggan dan prospek dalam satu database terpusat. Tim sales dapat mengakses informasi kontak, riwayat interaksi, dan status penjualan dengan cepat. Dengan data yang rapi, proses follow up berjalan lebih akurat dan minim risiko informasi terlewat.

Baca juga: Database Pelanggan: Cara Mengelola & Mendapatkannya

2. Leads Scoring Otomatis untuk Prioritas Follow Up

Sistem secara otomatis memberikan skor pada setiap leads berdasarkan kriteria tertentu. Fitur ini membantu sales memprioritaskan prospek dengan potensi closing lebih tinggi. Dengan begitu, tim dapat memanfaatkan waktu dan energi secara lebih efektif.

Baca juga: Apa itu Leads Scoring? Pengertian, Manfaat, dan Jenisnya

3. Distribusi Leads Otomatis & Merata ke Tim Sales

Barantum CRM mendistribusikan leads secara otomatis dan merata sesuai kapasitas tim sales. Pembagian yang adil mencegah penumpukan leads pada satu orang dan memastikan setiap peluang ditangani dengan cepat sejak awal.

4. Sales Activity untuk Catat Semua Aktivitas Sales

Tim sales mencatat seluruh aktivitas, mulai dari panggilan, meeting, hingga follow up, langsung ke dalam sistem. Pencatatan otomatis ini membantu menjaga konsistensi kerja dan memudahkan evaluasi aktivitas penjualan.

5. Activity Timeline untuk Riwayat Follow Up Lengkap

Setiap interaksi dengan prospek tersusun secara kronologis dalam activity timeline. Sales dan manajemen dapat melihat riwayat komunikasi secara lengkap tanpa harus membuka laporan terpisah, sehingga tindak lanjut menjadi lebih tepat sasaran.

6. Pipeline Penjualan untuk Pantau Progres Closing

Barantum CRM menampilkan pipeline penjualan yang jelas dari tahap awal hingga closing. Tim sales dapat memantau posisi setiap prospek secara real-time, sementara manajemen dapat memproyeksikan potensi penjualan dengan lebih akurat.

7. Workflow Automation untuk Automasi Penjualan

Workflow automation membantu menjalankan proses penjualan yang berulang secara otomatis, seperti pengiriman notifikasi atau perubahan status prospek. Dengan otomatisasi ini, tim sales dapat fokus pada aktivitas yang bernilai lebih tinggi.

Baca juga: Automasi Workflow untuk Meningkatkan Efisiensi Sales

8. Integrasi WhatsApp API & Call Center

Barantum CRM mengintegrasikan WhatsApp API dan call center dalam satu sistem. Seluruh komunikasi pelanggan tercatat otomatis, sehingga tim sales dapat melanjutkan percakapan tanpa kehilangan konteks.

9. Reminder & Notifikasi Otomatis untuk Sales

Sistem mengirimkan reminder dan notifikasi otomatis sesuai jadwal follow up. Fitur ini membantu sales menjaga konsistensi komunikasi dan mengurangi risiko prospek terlewat.

10. Laporan Aktivitas & KPI Sales secara Lengkap

Barantum CRM menyajikan laporan aktivitas dan KPI sales secara real-time. Manajemen dapat memantau performa tim, tingkat produktivitas, dan pencapaian target untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Keunggulan Mengelola Sales Force dengan Barantum CRM

Barantum CRM membantu perusahaan mengelola sales force secara lebih profesional, terstruktur, dan mudah dikontrol. Dengan sistem yang terintegrasi, tim sales dapat bekerja lebih fokus, sementara manajemen memperoleh visibilitas penuh terhadap seluruh proses penjualan. Berikut keunggulan utama yang bisa Anda rasakan.

1. Mempermudah Pekerjaan Tim Sales

Barantum CRM menyederhanakan aktivitas harian tim sales melalui sistem terpusat. Sales dapat mengelola prospek, mencatat aktivitas, dan melakukan follow up tanpa proses manual yang berulang. Alur kerja yang rapi membantu tim bekerja lebih cepat dan minim kesalahan.

2. Meningkatkan Produktivitas & Efektivitas Penjualan

Dengan data prospek yang jelas dan prioritas follow up yang terarah, tim sales dapat fokus pada peluang dengan potensi closing tertinggi. Hasilnya, waktu kerja menjadi lebih efektif dan produktivitas penjualan meningkat secara konsisten.

3. Memudahkan Monitoring & Evaluasi Kinerja Sales

Barantum CRM memudahkan manajemen memantau aktivitas dan performa sales secara real-time. Anda dapat melihat progres penjualan, tingkat follow up, hingga pencapaian target tanpa menunggu laporan manual. Evaluasi kinerja pun menjadi lebih objektif dan berbasis data.

Baca juga: Pantau & Lacak Performa Tim Sales dengan Barantum CRM

4. Data Penjualan Lebih Rapi & Terintegrasi

Seluruh data pelanggan, prospek, dan riwayat interaksi tersimpan dalam satu sistem terpusat. Pengelolaan data yang rapi membantu mengurangi risiko informasi hilang atau duplikasi, sekaligus memudahkan tim dalam melanjutkan komunikasi dengan pelanggan.

5. Cocok untuk Semua Jenis & Skala Bisnis

Barantum CRM dirancang fleksibel untuk berbagai model dan skala bisnis, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. Sistem dapat disesuaikan dengan alur kerja yang sudah berjalan dan berkembang mengikuti kebutuhan bisnis Anda.

6. Dukungan Pelatihan & After Sales Terbaik

Tim Barantum memberikan pelatihan dan pendampingan agar perusahaan dapat memanfaatkan CRM secara optimal. Dukungan after sales yang responsif membantu tim sales dan manajemen mengatasi kendala teknis dengan cepat.

7. Keamanan Data Berstandar ISO 27001 & 9001

Barantum CRM menerapkan standar keamanan internasional ISO 27001 dan ISO 9001. Sistem ini melindungi data penjualan dan informasi pelanggan agar tetap aman, terjaga kerahasiaannya, dan dikelola secara profesional.

Berapa Biaya Menggunakan Barantum CRM?

Setiap bisnis memiliki kebutuhan penjualan yang berbeda. Karena itu, Barantum CRM menawarkan skema biaya yang fleksibel agar Anda dapat menyesuaikan penggunaan sistem dengan ukuran tim sales, kompleksitas proses penjualan, dan target bisnis yang ingin dicapai. Dengan struktur harga yang transparan, Anda dapat mengontrol anggaran tanpa mengorbankan efektivitas kerja tim.

1. Biaya Langganan Per Bulan sesuai Kebutuhan Bisnis

Barantum CRM menyediakan beberapa pilihan paket berlangganan bulanan yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan operasional.

Paket Standard tersedia mulai Rp897.000 per bulan untuk 3 user dan cocok untuk bisnis yang ingin mulai mengelola data pelanggan serta aktivitas sales secara lebih rapi.

Selanjutnya, Paket Professional ditawarkan mulai Rp1.797.000 per bulan untuk 3 user mendukung kebutuhan penjualan yang lebih kompleks dengan fitur otomatisasi dan monitoring kinerja sales yang lebih mendalam.

Sementara itu, Paket Enterprise menggunakan skema harga berbasis konsultasi untuk perusahaan berskala besar yang membutuhkan fleksibilitas, integrasi lanjutan, dan penyesuaian sistem sesuai proses internal.

2. Biaya Kustom Laporan / Integrasi Tambahan (Opsional)

Selain paket berlangganan, Barantum CRM juga menyediakan opsi kustom untuk laporan khusus atau integrasi tambahan dengan sistem lain yang sudah Anda gunakan. Opsi ini membantu bisnis menyesuaikan CRM tanpa harus mengubah alur kerja yang telah berjalan, sehingga proses penjualan tetap efisien dan mudah dikembangkan seiring pertumbuhan bisnis.

Jadwalkan Demo dengan Barantum Sekarang

Ingin melihat langsung bagaimana Barantum CRM membantu Anda mengelola sales force secara lebih efektif? Jadwalkan demo sekarang untuk memahami fitur, alur kerja, dan manfaatnya dalam meningkatkan kinerja penjualan secara rapi, terukur, dan profesional.

Tertarik dengan Barantum?

all product
Jangan tunggu nanti, perubahan besar dimulai dari langkah kecil hari ini! Dapatkan uji coba gratis 7 hari. Daftar dan buat akun Barantum CRM Anda sekarang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) Tentang Sales Force

Apa yang dimaksud dengan sales force dalam bisnis?

Sales force adalah tim atau individu yang bertanggung jawab menjalankan aktivitas penjualan secara langsung, mulai dari mencari prospek, menawarkan produk, hingga menjaga hubungan dengan pelanggan.

Apa fungsi utama sales force bagi perusahaan?

Sales force berfungsi menjalankan proses penjualan, menjaga hubungan pelanggan, menggali kebutuhan pasar, meningkatkan pendapatan, serta menjadi penghubung antara bisnis dan pelanggan.

Apa tantangan terbesar dalam mengelola sales force?

Tantangan utama meliputi sulitnya memantau aktivitas sales lapangan, follow up yang tidak konsisten, data penjualan yang tercecer, serta evaluasi kinerja yang kurang akurat.

Bagaimana CRM membantu meningkatkan kinerja sales force?

CRM membantu menyatukan data prospek, aktivitas sales, dan pipeline penjualan dalam satu sistem terpusat sehingga kinerja sales lebih terukur, konsisten, dan mudah dipantau.

Apakah Barantum CRM cocok untuk semua skala bisnis?

Barantum CRM dirancang fleksibel untuk berbagai skala bisnis, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar, dengan paket dan fitur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional.

CRM AI

Ingin tahu lebih lanjut?

1
Scan the code