9 KESALAHAN FATAL SEORANG SALES PEMULA YANG WAJIB DI HINDARI

crm indonesia barantum

9 KESALAHAN FATAL SEORANG SALES PEMULA YANG WAJIB DI HINDARI

Bisa di katakan saat ini profesi sales menjadi salah satu profesi favorite yang banyak di cari.  Tetapi tunggu dulu, banyak dicari bukan artinya  sembarangan, tetapi lebih kepada sales yang punya integritas . Kenapa, karena saat ini profesi sales menjadi salah satu tumpuan perusahaan di saat masih berlangsungnya pandemi covid19.

Memang untuk menjadi seorang sales profesional bukannya mudah. Tetapi bukan juga sulit, karena profesi ini mudah di jalankan oleh siapapun . Sehingga wajar saat ini banyak kita jumpai para sales pemula. Sejatinya memang untuk menjadi sales bukan harus berlatar belakang pendidikan sales atau marketing.

Karena sales itu adalah bisa di katakan  juga seni dalam bernegosiasi, sehingga apapun profesi awal anda bisa menjadi seorang sales. Tetapi satu hal yang mesti menjadi perhatian adalah, cobalah untuk berusaha untuk menjadi seorang sales yang profesional. Karena dengan menjadi sales profesional itulah value anda akan semakin meningkat.

Nah untuk para sales awal atau yang baru menjalani profesi sebagai sales. Ada  beberapa hal yang mesti kalian perhatian agar kedepannya anda bisa lebih mudah untuk menjalankan profesi tersebut.  Ada sekitar 9 point penting yang mesti menjadi perhatian bagi para sales pemula.

  1. Kesalahan Pertama : Tidak langsung memfollowup calon customer, sehingga mereka menunggu terlalu lama.Kerja seorang sales adalah mencari memfollowup dan memaintenance, jadi ketika seorang sales sudah mendapatkan calon klien cobalah untuk langsung memfollowupnya sampai di satu titik bahwa yang bersangkutan tidak ingin membeli/ menyewa produk kita.
  2. Kesalahan Kedua : Tidak menentukan secara benar target sasaran yang ingin di capai.Bagaimana akan menghasilkan dengan tingkat closing yang tinggi, jika target-target yang ada bidik bukanlah target yang benar. Artinya anda hanya bekerja membuang waktu saja.
  1. Kesalahan Ketiga : Melakukan pembenaran dan pembelaan terhadap produk yang kita ual/ sewa secara over ( berlebihan).Ingat bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, dan setiap produk itu sudah pasti ada competitornya. Jadi ketika anda over memberikan pembenaran tentang produk yang kita pasarkan justru hal itu kadang menjadi bumerang untuk diri dan produk yang  kita pasarkan.
  1. Kesalahan Keempat : Selalu berusaha untuk menjelekkan, membandingkan produk dan brand lain ( brand pesaing kita).Jika hal itu terus menerus kita lakukan, maka yang terjadi adalah justru calon customer akan semakin penasaran dengan produk yang kita bandingkan. Ini akan merugikan perusahaan karena lama kelamaan calon customer hilang.
  1. Kesalahan Kelima : Kurang paham dengan produk yang anda pasarkan kepada publik.Jika kondisi ini terjadi, biasanya justru calon konsumen akan menjadi kurang respect dengan diri kita. Secara calon customer secara jujur sebenarnya ingin mendapatkan info bukan sebaliknya.
  2. Kesalahan Keenam : terlalu banyak berkata-kata tanpa memberikan kesempatan terhadap calon customer  untuk berdialog. Ini juga membuat calon customer menjadi kurang respect dengan  diri kita, karena pada akhirnya mereka tidak mendapatkan informasi  yang lengkap.
  1. Kesalahan Ketujuh : Selalu berfikir dari sisi penjual adalah salah satu hal yang sebaiknya di hindari. Justru yang lebih baik adalah berfikir dari sisi pembeli/ klien.Ketika hal  itu di lakukan maka yang terjadi adalah diri kita kurang bisa menangkap apa  yang di butuhkan oleh calon customer. Kondisi ini juga akan merugikan sales yang bersangkutan.
  1. Kesalahan Kedelapan : kita sebagai sales juga terlalu pasrah dengan apa yang di kemukakan oleh calon customer. Karena dengan kita terlalu pasrah membuat calon customer menjadi kurang  yakin dengan produk yang kita tawarkan.
  2. Kesalahan Kesembilan : Tidak bisa mengelola atau memaintenance customer dengan baik. Jika hal ini anda lakukan, maka customer akan merasa bahwa dirinya hanya di butuhkan pada saat awal sebelum menjadi customer.  Karena seorang customer itu akan  menjadi loyal jika keberadaannya juga di maintenance oleh perusahaan.

CRM, APLIKASI BISNIS UNTUK MENJADIKAN  SALES LEBIH PROFESIONAL

 Baca juga artikel berikut  : Aplikasi CRM di Indonesia Senjata Perusahaan Menghadapi New Normal

sumber : kompasiana https:kompasiana/artikel/whatsapp

Seorang sales memang mesti bekerja secara cerdas. Karena dalam dirinya mesti ada 3 kemampuan yang bisa menjadikan dirinya unggul. Pertama skill dalam bidang komunikasi, kedua dalam bidang manajerial dan kedua dalam bidang leadership.

Untuk point skill komunikasi dan leadership memang bisa di kembangkan sambil berjalan. Tetapi skill manajerial itu tidak bisa di lakukan sambil berjalan. Karena ada beberapa hal yang membuat kondisi itu mesti di lakukan sejak awal seseorang menjadi sales profesional : (1) Sales butuh media untuk penyimpanan database calon klien dan klien (2) Sales membutuhkan media untuk tempat mengontrol FollowUp dari calon klien yang baru di kenalnya atau kontrol klien yang sudah lama masuk dalam list klien (3) Sales harus bisa membuat program-program sales atau program promosi yang bersifat temporary dengan cara yang tepat dan benar (4) Sales harus mampu secara strukturan dan mendalam memberikan laporan kepada koordinator atau sales kepala. Karena hal itu berguna untuk bahan evaluasi termasuk dari sisi manajemen perusahaan  (5) Sales harus bisa bekerjasama dengan team dan kepala sales. Agar semua program team sales berjalan dengan  baik dan lancar.

Nah dengan semua yang telah di jelaskan diatas, adalah CRM sebuah aplikasi bisnis yang bisa menjadi media efektif sales dalam menjalankan aktivitasnya.  CRM bisa menjadi pendukung skill manajerial  yang mesti di miliki oleh seorang sales. Terkait  kemampuan CRM dalam membantu sales profesional dalam bekerja.   Itulah yang pada akhirnya  CRM Barantum selalu mengupdate aplikasinya agar  bisa lebih maksimal digunakan oleh seorang sales.

Itulah  kenapa, CRM Barantum sebagai sebuah entitas bisnis yang peduli dengan perkembangan dan pengembangan bisnis pelaku industri di Indonesia. Merasa perlu untuk  mencoba  melakukan kolaborasi dengan Manajemen Whatsapp untuk memberikan satu instrumen terbaik yang bisa di gunakan oleh pelaku bisnis . Jika pada akhirnya CRM Barantum menjadi salah satu Official  Partner Whatsapp itu adalah bentuk komitmen Manajemen CRM Barantum untuk sektor bisnis di Indonesia.

Lantas dengan adanya kolaborasi tersebut, apa sejatinya yang  bisa di dapat oleh pelaku bisnis.  Setidaknya  ada tiga hal penting  yang bisa menjadi pertimbangan para pelaku bisnis untuk mengoptimalkan penggunaan  WA Business dengan  terintegrasi CRM Barantum.

  1. WA Business : Dapat Meningkatkan Performance dari Manajemen  Sales & Marketing( karena customer lama dan baru menjadi mudah  untuk di maintenance . Sehingga konsep bisnis berdasarkan Customer Based Oriented bisa di jalankan )
  2. WA Business : Dapat Meningkatkan  Produktivitas Bisnis(karena integrasi antara CRM & Whatsapp Business API, bisa menjangkau semua divisi yang ada di dalam perusahaan)
  3. WA Business : Dapat Meningkatkan dan Mengubah Kualitas Customer( Pada saat terintegrasinya CRM dengan Whatsapp Business API, maka perusahaan bisa meningkatkan kualitas customer menjadi Loyal Customer ).

 

In this article

Join the Conversation

four × three =