Dapatkan Aplikasi AI CRM Terbaik untuk Bisnis Anda

Kelola pelanggan lebih cepat dan efisien dengan aplikasi AI CRM yang otomatis, mudah digunakan, dan siap tingkatkan penjualan bisnis Anda.
CRM AI

Solusi Aplikasi CRM Terbaik untuk Bisnis Agency

Solusi Aplikasi CRM Terbaik untuk Bisnis Agency

Key Notes:

  • CRM membantu bisnis agency mengelola data klien, komunikasi, hingga progres proyek dalam satu platform.
  • Agency dapat meningkatkan efektivitas follow up, mempercepat proses closing, dan menjaga hubungan jangka panjang dengan klien.
  • CRM memudahkan tim memantau seluruh perjalanan pelanggan, mulai dari prospek hingga proyek selesai.
  • Dibandingkan pencatatan manual, CRM memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap performa tim dan proyek.
  • Barantum CRM menjadi salah satu rekomendasi untuk agency karena menyediakan fitur mulai dari Omnichannel Chat, AI Agent, Sales Pipeline, hingga Project Management dalam satu sistem.
  • Agency dapat memilih paket CRM sesuai kebutuhan serta mengembangkan operasional bisnis tanpa harus mengganti sistem.

Bisnis agency memiliki proses penjualan yang berbeda dengan bisnis retail atau e-commerce. Setiap prospek biasanya melewati beberapa tahapan, mulai dari konsultasi, pitching, negosiasi, penawaran harga, hingga akhirnya menjadi proyek yang dikerjakan dalam jangka waktu tertentu. Semakin banyak klien yang ditangani, semakin kompleks pula proses koordinasi antar tim.

Sayangnya, masih banyak agency yang mengandalkan spreadsheet, grup chat, atau pencatatan manual untuk mengelola seluruh proses tersebut. Akibatnya, data klien mudah tercecer, follow up sering terlewat, progres proyek sulit dipantau, dan peluang bisnis pun ikut hilang. Di sinilah CRM untuk bisnis agency berperan sebagai pusat pengelolaan pelanggan sekaligus operasional bisnis agar seluruh proses berjalan lebih terstruktur.

Apa Itu CRM untuk Bisnis Agency?

CRM (Customer Relationship Management) untuk bisnis agency adalah aplikasi yang membantu mengelola seluruh hubungan dengan klien, mulai dari prospek masuk, proses pitching, negosiasi, deal, hingga pengelolaan proyek dan retensi pelanggan dalam satu sistem. Dengan CRM, seluruh informasi pelanggan tersimpan secara terpusat sehingga setiap divisi memiliki data yang sama dan selalu diperbarui secara real-time.

Berbeda dengan CRM yang digunakan pada bisnis dengan transaksi cepat, CRM untuk agency dirancang untuk mendukung proses penjualan yang lebih panjang dan melibatkan banyak aktivitas. Mulai dari account manager, sales, project manager, hingga tim operasional dapat berkolaborasi menggunakan data yang sama tanpa harus berpindah-pindah aplikasi.

Apa Saja Manfaat CRM untuk Bisnis Agency?

Mengelola bisnis agency tidak hanya tentang mendapatkan klien baru, tetapi juga memastikan setiap proyek berjalan sesuai jadwal dan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik. Berikut beberapa manfaat CRM yang dapat dirasakan oleh bisnis agency.

1. Mengelola Data Klien & Proyek Agency Secara Terpusat

Seluruh informasi klien tersimpan dalam satu database, mulai dari data kontak, histori komunikasi, proposal, kontrak kerja sama, hingga timeline proyek yang sedang berjalan. Dengan begitu, setiap anggota tim dapat mengakses informasi yang sama tanpa harus meminta data kepada rekan kerja lain.

2. Meningkatkan Efektivitas Follow Up Calon Klien

Dalam bisnis agency, keputusan kerja sama sering kali membutuhkan beberapa kali diskusi sebelum klien menyetujui proposal. Tanpa sistem yang baik, peluang follow up yang terlewat akan semakin besar.

CRM membantu mengotomatisasi reminder dan aktivitas follow up, sehingga account manager dapat mengetahui prospek mana yang harus segera dihubungi. Alhasil, peluang closing menjadi lebih tinggi karena setiap calon klien mendapatkan perhatian pada waktu yang tepat.

3. Membantu Meningkatkan Retensi Klien & Loyalitas

Melalui CRM, agency dapat menyimpan histori proyek, preferensi pelanggan, hingga jadwal komunikasi berikutnya. Oleh karena itu, tim dapat memberikan layanan yang lebih personal, menawarkan proyek lanjutan, atau mengirimkan campaign secara berkala agar hubungan dengan klien tetap terjaga.

4. Mempermudah Penjadwalan Pitching dan Pengerjaan Proyek

CRM membantu mengatur jadwal meeting, aktivitas, task, hingga milestone proyek dalam satu dashboard. Dengan demikian, setiap anggota tim mengetahui tanggung jawabnya masing-masing dan pekerjaan dapat berjalan lebih terorganisir.

5. Meningkatkan Produktivitas Tim Sales dan Account Manager

CRM mengurangi pekerjaan manual sales dan account manager seperti memperbarui spreadsheet, mencari riwayat percakapan, atau membuat laporan aktivitas melalui otomatisasi pencatatan aktivitas dan pengelolaan data pelanggan. Hasilnya, tim memiliki lebih banyak waktu untuk membangun hubungan dengan klien dan meningkatkan peluang penjualan.

6. Memantau Kinerja Tim dan Proyek Secara Real-Time

Pemilik agency membutuhkan informasi yang akurat mengenai kondisi bisnis setiap saat. Tanpa dashboard yang terintegrasi, proses evaluasi sering memerlukan waktu lebih lama karena data berasal dari berbagai sumber.

CRM menyediakan dashboard real-time yang menampilkan perkembangan pipeline, performa account manager, status proyek, hingga aktivitas tim. Informasi ini membantu manajemen mengambil keputusan lebih cepat berdasarkan data yang aktual.

“Implementasi CRM memberikan rata-rata ROI sebesar US$8,71 untuk setiap US$1 investasi. Nilai tersebut diperoleh melalui peningkatan produktivitas tim penjualan, otomatisasi proses bisnis, dan pengambilan keputusan yang lebih berbasis data.” Sumber: Nucleus Research

Singkatnya, CRM bukan hanya membantu agency memperoleh lebih banyak klien. Sistem ini juga mendukung koordinasi antar tim, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan setiap peluang bisnis dapat dikelola secara lebih efektif.

Kelola Data Klien, Follow Up, dan Jadwal Pitching dalam Satu Dashboard

Apa Bedanya Mengelola Bisnis Agency dengan dan tanpa CRM?

Perbedaan utama antara agency yang menggunakan CRM dan yang masih mengandalkan proses manual terletak pada efisiensi kerja, kolaborasi tim, serta kemampuan memantau seluruh perjalanan klien. Berikut perbandingannya.

Aktivitas

Tanpa CRM

Dengan CRM Barantum

Penyimpanan data klien

Tersebar di spreadsheet, email, dan chat

Seluruh data tersimpan dalam satu database terpusat

Tracking leads

Dilakukan manual dan rawan terlewat

Leads tercatat otomatis beserta sumbernya

Follow up prospek

Mengandalkan pengingat manual

Reminder dan follow up otomatis

Penjadwalan meeting

Menggunakan kalender atau chat terpisah

Terintegrasi dengan aktivitas dan timeline klien

Monitoring proyek

Sulit mengetahui progres setiap proyek

Progress proyek dipantau dalam satu dashboard

Monitoring account manager

Evaluasi dilakukan secara manual

Aktivitas setiap account manager tercatat otomatis

Retensi pelanggan

Bergantung pada ingatan masing-masing tim

Broadcast dan automation membantu menjaga hubungan dengan pelanggan

Dashboard laporan

Membutuhkan rekap manual

Dashboard real-time menampilkan performa sales, proyek, dan tim

 

Dari perbandingan tersebut terlihat bahwa penggunaan CRM tidak hanya mempermudah pekerjaan operasional, tetapi juga membantu agency memberikan layanan yang lebih profesional kepada setiap klien. Hal ini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis.

Bagaimana Cara Kerja CRM untuk Bisnis Agency?

CRM untuk bisnis agency bekerja dengan menghubungkan seluruh proses, mulai dari calon klien pertama kali menghubungi agency hingga proyek selesai dan hubungan dengan pelanggan tetap terjaga. Dengan alur kerja yang terintegrasi, setiap divisi dapat berkolaborasi menggunakan data yang sama sehingga proses penjualan maupun pengelolaan proyek menjadi lebih efisien.

Cara Kerja CRM untuk Bisnis Agency

Proses berikut menggambarkan bagaimana CRM membantu agency mengelola seluruh customer journey secara otomatis dan terstruktur:

1. Calon Klien Menghubungi Agency

Calon klien biasanya menghubungi agency melalui berbagai saluran, seperti WhatsApp, Instagram, Facebook Messenger, email, website, atau telepon. Jika setiap channel dikelola secara terpisah, respons menjadi lebih lambat dan riwayat percakapan sulit ditelusuri.

Melalui Omnichannel Chat, seluruh percakapan masuk ke dalam satu inbox. Dengan begitu, tim sales maupun account manager dapat merespons lebih cepat tanpa harus berpindah aplikasi.

Fitur: Omnichannel Chat

2. Data Klien Otomatis Tercatat beserta Sumber Leads-nya

Setiap prospek yang masuk akan otomatis dibuatkan profil pelanggan lengkap dengan informasi kontak, histori komunikasi, serta asal sumber leads. Informasi ini membantu agency mengetahui channel pemasaran mana yang menghasilkan prospek berkualitas.

Selain itu, data pelanggan tersimpan secara terpusat sehingga seluruh tim memiliki akses terhadap informasi yang sama tanpa perlu melakukan input berulang.

Fitur: Leads Tracking / Predefined Source

3. AI Agent Melayani dan Melakukan Kualifikasi Kebutuhan Klien

Tidak semua calon klien siap langsung berbicara dengan account manager. Sebagian hanya ingin mencari informasi mengenai layanan, harga, atau jenis proyek yang dapat dikerjakan.

AI Agent dapat menjawab pertanyaan umum selama 24 jam sekaligus mengumpulkan kebutuhan awal pelanggan, seperti jenis layanan, estimasi anggaran, industri, maupun target proyek. Setelah informasi terkumpul, prospek yang memenuhi kriteria dapat diteruskan kepada tim yang tepat.

Fitur: AI Agent

4. AI Agent Melakukan Follow Up Klien yang Belum Merespons

Sering kali calon klien belum memberikan keputusan setelah konsultasi pertama. Jika follow up dilakukan secara manual, peluang untuk kehilangan prospek menjadi lebih besar.

CRM memungkinkan AI Agent mengirimkan follow up otomatis berdasarkan waktu atau workflow yang telah ditentukan. Pendekatan ini membantu menjaga komunikasi tanpa membebani tim sales.

Fitur: AI Agent Follow Up

Cabang:

Jika klien merespons → kembali ke Tahap 3 untuk melanjutkan proses konsultasi dan kualifikasi.

Jika klien tidak merespons → sistem dapat melakukan Auto Close dan memasukkan prospek ke workflow Re-engagement untuk dihubungi kembali pada waktu yang lebih tepat.

5. Klien Diteruskan ke Account Manager yang Tepat

Setelah kebutuhan pelanggan dipahami, CRM secara otomatis mendistribusikan prospek kepada account manager yang tersedia atau sesuai dengan aturan distribusi yang telah ditentukan. Cara ini membuat pembagian prospek menjadi lebih adil sekaligus mengurangi risiko dua account manager menghubungi pelanggan yang sama.

Fitur: Round Robin (Rotator)

6. Account Manager Mencatat Hasil Pitching & Follow Up

Setiap kali melakukan meeting, presentasi, panggilan telepon, maupun diskusi dengan calon klien, account manager dapat langsung mencatat hasilnya di dalam CRM. Seluruh aktivitas tersimpan dalam timeline pelanggan sehingga anggota tim lain tetap memahami perkembangan prospek apabila terjadi pergantian PIC atau kolaborasi lintas divisi.

Fitur: Activity (Task/Call/Meeting/Notes/Deals)

7. Sistem Mengirim Reminder & Follow Up Otomatis kepada Klien

Setelah proposal dikirim atau meeting selesai, CRM dapat mengirimkan reminder otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hal ini membantu memastikan tidak ada aktivitas penting yang terlupakan. Selain reminder meeting, sistem juga dapat digunakan untuk mengingatkan jadwal presentasi, revisi proposal, pembayaran, hingga tindak lanjut proyek.

Fitur: WhatsApp Automation

8. Progress Prospek Dipantau pada Sales Pipeline

Setiap prospek memiliki tahapan yang berbeda, mulai dari New Lead, Qualified, Proposal, Negotiation, hingga Deal. CRM menampilkan seluruh tahapan tersebut dalam bentuk pipeline yang mudah dipahami. Dengan tampilan visual ini, manajemen dapat mengetahui jumlah prospek pada setiap tahap serta mengidentifikasi peluang yang memerlukan perhatian lebih.

Fitur: Sales Pipeline

9. Klien Menjadi Close Won (Deal) atau Close Lost

Ketika proses negosiasi selesai, status pelanggan dapat diperbarui menjadi Close Won apabila kerja sama berhasil disepakati atau Close Lost apabila prospek batal melanjutkan. Informasi tersebut membantu agency menghitung conversion rate sekaligus mengevaluasi penyebab keberhasilan maupun kegagalan setiap peluang bisnis.

Fitur: Sales Pipeline

10. Timeline, Tugas, dan Milestone Proyek Dikelola Setelah Deal

Melalui Project Management, agency dapat mengelola timeline proyek, membagi tugas kepada setiap PIC, menetapkan milestone, memantau progres pekerjaan, hingga mengawasi penggunaan anggaran dalam satu dashboard. Seluruh perkembangan proyek dapat dipantau secara real-time sehingga kolaborasi antar divisi menjadi lebih efektif.

Fitur: Project Management

11. Broadcast untuk Retensi & Re-engagement Klien Lama

Melalui fitur Broadcast WhatsApp, pesan dapat dikirim kepada segmen pelanggan tertentu tanpa perlu menghubungi satu per satu. Agency dapat menawarkan layanan tambahan, paket baru, maupun campaign khusus kepada pelanggan lama untuk meningkatkan repeat business. Strategi ini membantu meningkatkan retensi sekaligus membuka peluang proyek berikutnya.

Fitur: Broadcast WhatsApp (Blast)

Cabang:

Jika klien merespons, proses dapat kembali ke Tahap 3 untuk konsultasi kebutuhan baru.

Apabila pelanggan membutuhkan penawaran lebih lanjut, sistem dapat langsung meneruskan percakapan ke Tahap 5, yaitu account manager yang sesuai.

12. Laporan & Analitik Kinerja Tim dan Proyek

Seluruh aktivitas yang terjadi di dalam CRM akan tersaji dalam dashboard analitik secara real-time. Manajemen dapat memantau performa sales, account manager, jumlah leads, conversion rate, progres proyek, hingga efektivitas campaign pemasaran.

Fitur: Dashboard Laporan & Analitik

Melalui alur kerja tersebut, CRM tidak hanya membantu agency memperoleh lebih banyak klien, tetapi juga memastikan setiap proses setelah penjualan berjalan lebih terstruktur. Mulai dari komunikasi, pengelolaan proyek, hingga retensi pelanggan dapat dilakukan dalam satu platform sehingga produktivitas tim meningkat dan pengalaman pelanggan menjadi lebih baik.

Apa Rekomendasi Aplikasi CRM Agency Terbaik di Indonesia?

Barantum CRM merupakan salah satu rekomendasi aplikasi CRM untuk agency di Indonesia karena dirancang untuk membantu bisnis mengelola seluruh customer journey, mulai dari prospek pertama masuk, proses pitching, negosiasi, deal, hingga project delivery dan retensi pelanggan. Seluruh data pelanggan, aktivitas account manager, komunikasi, serta progres proyek tersimpan dalam satu sistem sehingga kolaborasi antar tim menjadi lebih mudah.

Rekomendasi Aplikasi CRM Agency Terbaik di Indonesia

Selain menyediakan fitur CRM yang lengkap, Barantum juga menghadirkan Omnichannel Chat, AI Agent, WhatsApp Business API, Sales Pipeline, Project Management, hingga Dashboard Analitik dalam satu platform. Dengan implementasi yang cepat serta dukungan tim lokal, bisnis agency dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Apa Saja Fitur CRM Agency Barantum?

Setiap agency memiliki alur kerja yang berbeda. Oleh karena itu, CRM perlu menyediakan fitur yang mampu mendukung proses bisnis dari awal hingga akhir. Berikut beberapa fitur utama Barantum yang membantu meningkatkan efisiensi operasional agency.

1. Omnichannel Chat untuk Komunikasi Klien dalam Satu Inbox

Omnichannel Chat menyatukan seluruh percakapan dari WhatsApp, Instagram, Facebook Messenger, Telegram, email, hingga live chat website ke dalam satu dashboard. Selain mempercepat respons, seluruh histori percakapan juga tetap tersimpan sehingga setiap anggota tim memiliki informasi yang sama.

Baca juga: Barantum Omnichannel, Solusi Omnichannel Chat Terbaik

2. AI Agent untuk Respons & Kualifikasi Klien Secara Otomatis

Melalui AI Agent, pertanyaan umum yang berulang mengenai layanan, harga, maupun proses kerja sama dapat dijawab secara otomatis selama 24 jam. Selain itu, AI juga mampu melakukan kualifikasi awal dengan mengumpulkan kebutuhan pelanggan sebelum diteruskan kepada account manager yang tepat.

3. Predefined Source untuk Tracking Sumber Leads Agency

Fitur Predefined Source membantu mencatat sumber setiap leads secara otomatis, baik dari Google Ads, Meta Ads, website, media sosial, referral, maupun channel lainnya. Data tersebut memudahkan manajemen menentukan channel yang memberikan hasil terbaik.

4. Sales Pipeline untuk Monitoring Prospek hingga Deal

Melalui Sales Pipeline, seluruh perjalanan pelanggan dapat dipantau secara visual. Tim sales dan manajemen dapat mengetahui posisi setiap prospek, mengidentifikasi peluang yang berpotensi closing, serta melakukan evaluasi terhadap proses penjualan.

5. WhatsApp Automation untuk Reminder & Follow Up Klien

Dengan WhatsApp Automation, agency dapat mengirim reminder meeting, proposal, pembayaran, maupun tindak lanjut proyek secara otomatis sesuai workflow yang telah ditentukan. Hal ini membantu menjaga komunikasi tanpa menambah beban kerja tim.

Baca juga: Solusi WhatsApp Automation Terbaik untuk Semua Bisnis

6. Project Management untuk Mengelola Timeline & Milestone Proyek

Melalui fitur Project Management, seluruh tugas, timeline, milestone, PIC, anggaran, serta progres pekerjaan dapat dipantau dalam satu dashboard. Setiap anggota tim mengetahui tanggung jawabnya masing-masing sehingga koordinasi menjadi lebih mudah dan risiko keterlambatan proyek dapat diminimalkan.

7. Activity Timeline untuk Monitoring Aktivitas Tim

Dengan Activity Timeline seluruh aktivitas account manager, mulai dari panggilan telepon, meeting, follow up, hingga catatan negosiasi akan tersimpan secara kronologis, manajemen dapat memantau produktivitas tim sekaligus memastikan setiap peluang bisnis mendapatkan tindak lanjut yang tepat.

8. Integrasi Call Center untuk Monitoring Panggilan Klien

Melalui Integrasi Call Center, seluruh aktivitas panggilan melalui telepon, terutama ketika membahas proyek dengan nilai besar dapat tercatat secara otomatis sehingga histori komunikasi pelanggan tetap terdokumentasi dalam CRM.

Baca juga: Integrasi Call Center & CRM untuk Layanan Pelanggan Efektif

9. Broadcast WhatsApp untuk Promosi & Retensi Klien

Pelanggan lama merupakan aset yang sangat berharga bagi bisnis agency. Oleh karena itu, menjaga hubungan setelah proyek selesai menjadi langkah penting untuk memperoleh repeat business.

Dengan Broadcast WhatsApp, agency dapat mengirimkan informasi layanan baru, promo, webinar, maupun campaign kepada pelanggan berdasarkan segmentasi tertentu sehingga komunikasi menjadi lebih relevan.

10. Dashboard Laporan & Analitik untuk Monitoring Kinerja Agency

Melalui Dashboard Laporan & Analitik, manajemen dapat memantau jumlah leads, conversion rate, performa account manager, progres proyek, aktivitas tim, hingga efektivitas campaign pemasaran secara real-time. Dashboard ini membantu agency mengambil keputusan bisnis berdasarkan data, bukan asumsi.

Secara keseluruhan, fitur-fitur tersebut saling terintegrasi sehingga agency tidak memerlukan banyak aplikasi untuk mengelola pelanggan, proyek, maupun aktivitas tim. Hasilnya, proses operasional menjadi lebih sederhana, kolaborasi meningkat, dan kualitas layanan kepada klien tetap terjaga.

Mengapa Memilih Barantum sebagai CRM Agency Anda?

Memilih CRM bukan sekadar membeli software, tetapi juga menentukan fondasi operasional bisnis dalam jangka panjang. Karena itu, agency membutuhkan solusi yang mampu mendukung proses penjualan sekaligus pelaksanaan proyek secara menyeluruh.

Barantum sebagai CRM Agency Anda

Berikut beberapa alasan mengapa banyak bisnis memilih Barantum sebagai solusi CRM untuk agency:

1. Solusi All-in-One untuk Sales, Account Management, dan Project Management

Barantum mengintegrasikan CRM, Omnichannel Chat, AI Agent, WhatsApp Business API, Sales Pipeline, Project Management, Broadcast, hingga Dashboard Analitik dalam satu platform.

Dengan sistem yang terintegrasi, tim sales, account manager, project manager, dan manajemen dapat bekerja menggunakan data yang sama sehingga kolaborasi menjadi lebih efisien.

2. Harga Fleksibel & Transparan Sesuai Skala Bisnis

Setiap agency memiliki kebutuhan yang berbeda, baik dari jumlah pengguna maupun kompleksitas operasionalnya.

Barantum menyediakan pilihan paket yang fleksibel sehingga bisnis dapat memilih solusi sesuai kebutuhan saat ini dan melakukan penyesuaian seiring pertumbuhan perusahaan.

3. Implementasi Cepat dengan Tim Support Responsif

Perpindahan dari proses manual ke CRM tidak harus memakan waktu lama.

Tim implementasi Barantum membantu proses onboarding, konfigurasi sistem, pelatihan pengguna, hingga pendampingan setelah implementasi. Dengan demikian, agency dapat segera menggunakan CRM tanpa mengganggu operasional bisnis.

4. Rating 4,9/5 dari 1.200+ Ulasan Google

Kepercayaan pelanggan menjadi salah satu indikator kualitas layanan sebuah platform CRM.

“Barantum memperoleh rating 4,9/5 dari 1.221 ulasan di Google Business (per 12 Juni 2026), menunjukkan tingginya tingkat kepuasan pelanggan terhadap solusi CRM dan layanan implementasinya.” Sumber: detik.com

Tingginya tingkat kepuasan pelanggan menunjukkan bahwa Barantum telah membantu banyak perusahaan meningkatkan efektivitas penjualan, layanan pelanggan, dan operasional bisnis mereka.

5. Keamanan Data Bersertifikasi ISO 27001

Data pelanggan merupakan aset penting bagi setiap agency.

Barantum menerapkan standar keamanan informasi melalui sertifikasi ISO 27001 serta mematuhi UU PDP No.27 tahun 2022 di Indonesia, sehingga data bisnis dan pelanggan dapat dikelola dengan lebih aman. Selain itu, sistem juga mendukung kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data sehingga perusahaan dapat menjalankan operasional dengan lebih percaya diri.

Secara keseluruhan, Barantum tidak hanya membantu agency memperoleh lebih banyak pelanggan, tetapi juga mendukung pengelolaan proyek, kolaborasi antar tim, hingga retensi pelanggan dalam satu platform yang terintegrasi.

Tingkatkan Closing & Retensi Klien Agency Tanpa Follow Up yang Terlewat

Berapa Biaya CRM Agency Barantum?

Investasi CRM sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan operasional dan skala bisnis agency. Barantum menyediakan beberapa pilihan paket yang dapat digunakan oleh agency kecil hingga perusahaan yang membutuhkan workflow lebih kompleks. Selain biaya langganan, terdapat biaya penggunaan untuk layanan tertentu seperti Broadcast WhatsApp, AI Agent, dan Call Center.

1. Biaya Langganan Paket Sesuai Kebutuhan Bisnis

Berikut pilihan paket CRM Barantum yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis agency.

Paket

Biaya per Bulan

Cocok Untuk

Tambahan User

Standard

Rp897.000 (3 user)

Agency yang baru mulai menggunakan CRM

Rp299.000/user/bulan

Professional

Rp1.797.000 (3 user)

Agency yang membutuhkan automasi dan AI

Rp599.000/user/bulan

Enterprise

Hubungi Tim Sales

Agency dengan kebutuhan kompleks dan custom integrasi

Disesuaikan

Paket Professional menjadi pilihan yang tepat bagi banyak agency karena telah mendukung fitur automasi seperti WhatsApp Automation dan AI Agent, sehingga proses follow up maupun kualifikasi pelanggan dapat berjalan lebih efisien.

2. Biaya Broadcast, AI Agent, dan Telepon Sesuai Penggunaan

Selain biaya langganan, beberapa layanan dihitung berdasarkan jumlah penggunaan sehingga bisnis hanya membayar sesuai kebutuhan.

Fitur

Keterangan

Biaya

Broadcast Marketing

Pesan promosi

Rp597/percakapan

Broadcast Utility

Notifikasi & pemberitahuan

Rp367/percakapan

Broadcast Authentication

OTP

Rp367/percakapan

Broadcast Service

Chat dimulai pelanggan

Gratis

AI Agent

Respons otomatis

Mulai Rp150/respons

Telepon Call Center

Panggilan masuk & keluar

Mulai Rp15/detik

 

Seluruh penggunaan Broadcast WhatsApp, AI Agent, dan Call Center menggunakan sistem saldo prepaid dengan minimum top up Rp500.000. Model ini memberikan fleksibilitas bagi agency karena biaya operasional dapat disesuaikan dengan volume komunikasi dan aktivitas pelanggan.

Jadwalkan Demo dengan Barantum Sekarang

Jadwalkan demo bersama tim Barantum untuk melihat bagaimana CRM dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis agency Anda. Dalam sesi ini, Anda dapat berkonsultasi mengenai workflow perusahaan, melihat simulasi penggunaan fitur, serta memperoleh rekomendasi implementasi yang sesuai dengan proses bisnis yang sedang berjalan.

Tertarik dengan Barantum?

all product
Jangan tunggu nanti, perubahan besar dimulai dari langkah kecil hari ini! Dapatkan uji coba gratis 7 hari. Daftar dan buat akun Barantum CRM Anda sekarang.

FAQ (Frequently Asked Questions) Mengenai CRM Untuk Bisnis Agency

Apakah CRM Cocok untuk Agency Kecil atau Freelance Creative?

Ya. CRM dapat digunakan oleh agency dalam berbagai skala, termasuk agency kecil maupun freelancer yang menangani banyak klien. Dengan CRM, data pelanggan, aktivitas follow up, dan jadwal proyek tetap terorganisir sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien meskipun jumlah anggota tim masih terbatas.

Apa Bedanya CRM Agency dengan Pencatatan Klien Manual di Spreadsheet?

Spreadsheet hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan data. Sementara itu, CRM membantu mengelola seluruh proses bisnis, mulai dari komunikasi pelanggan, tracking leads, sales pipeline, automasi follow up, project management, hingga dashboard analitik dalam satu platform yang saling terintegrasi.

Apakah CRM Bisa Membantu Mengelola Banyak Klien dan Proyek Sekaligus?

Tentu. CRM memungkinkan agency memantau banyak klien, proposal, proyek, timeline, dan aktivitas tim secara bersamaan. Dengan dashboard yang terpusat, setiap progres pekerjaan dapat dipantau secara real-time sehingga koordinasi antar divisi menjadi lebih mudah.

Bagaimana Jika Account Manager Berganti, Apakah Riwayat Klien Tetap Tersimpan?

Ya. Seluruh histori komunikasi, aktivitas meeting, proposal, catatan negosiasi, hingga progres proyek tetap tersimpan di dalam CRM. Account manager yang baru dapat melanjutkan komunikasi dengan pelanggan tanpa kehilangan informasi penting.

Apakah CRM Agency Dapat Digunakan oleh Beberapa Divisi atau Tim Sekaligus?

Bisa. Barantum CRM dirancang untuk mendukung kolaborasi lintas divisi, seperti sales, account management, customer service, project management, hingga manajemen. Seluruh tim bekerja menggunakan data yang sama sehingga koordinasi menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien.

Nur Ahmad Syaepudin
Reviewed by Nur Ahmad Syaepudin

Digital Marketing Lead with expertise in SEO, digital growth, and performance-driven marketing. I focus on developing data-driven strategies to strengthen online visibility, optimize digital performance, and drive sustainable business growth.

CRM AI

Ingin tahu lebih lanjut?

1
Scan the code