Aplikasi CRM Untuk Keperluan Marketing Bisnis
Aplikasi CRM Menunjang Strategi Bisnis

Aplikasi CRM Memaksimalkan Big Data untuk Menunjang Strategi Bisnis

Di dunia e-commerce, big data memegang peran penting untuk menganalisis konsumen, operasional, potensi pasar, hingga inovasi produk. Dengan menerapkan aplikasi CRM yang tepat sebagai penunjang strategi bisnis Anda.

 

Konsep big data semakin santer digaungkan seiring dengan perkembangan teknologi. Kini data tak lagi eksklusif milik kalangan eksakta, tapi juga mulai dipelajari oleh lingkungan yang lebih luas.

baca juga Aplikasi CRM Solusi Terbaik Industri Otomotif 2019

Seiring tumbuhnya ekosistem bisnis berbasis online seperti e-commerce, pengolahan big data layak menjadi salah satu sorotan utama untuk menganalisis kebutuhan dan keputusan yang tepat. Pengolahan data yang tepat di dukung oleh sistem aplikasi CRM yang tepat akan memberikan akurasi yang tinggi untuk memprediksi tren pasar dan mendapatkan potensi prospek yang tepat. Selanjutnya, bagaimana cara mencari peluang untuk mengembangkan bisnis.

Di dunia e-commerceAplikasi CRM memegang peranan penting untuk menganalisis konsumen, operasional, potensi pasar, hingga inovasi produk. Analisis data ini memberikan framework secara keseluruhan mengenai profil konsumen dan potensi yang dapat digali sebagai strategi pengembangan bisnis, terutama dalam mendapatkan prospek dan memberikan pelayanan pelanggan yang lebih baik lagi.

Salah satu implementasinya, data konsumen dikumpulkan dari interaksi mereka di dalam aplikasi CRM yang kemudian dianalisis untuk memaksimalkan strategi konversi penjualan.

Tidak hanya strategi yang semakin inovatif, investasi dalam pengolahan data ini juga menjanjikan efisiensi, meningkatkan profit, dan juga loyalitas konsumen. Berikut beberapa analisis data yang dapat menunjang strategi e-commerce dengan menggunakan Aplikasi CRM.

Baca juga : Apa itu CRM

 

Meningkatkan Pengalaman Belanja Konsumen

Aplikasi CRM Memanjakan Pelanggan
Aplikasi CRM Terbaik memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan

Salah satu hal krusial untuk meningkatkan loyalitas konsumen adalah dengan memberikan pengalaman pelayanan dukungan pelanggan yang memuaskan.

Contohnya, saat konsumen mengunjungi sebuah website, mereka tidak hanya berniat untuk langsung berbelanja, tapi juga mencari-cari insight produk apa yang kira-kira mereka butuhkan. Dengan data, pelaku e-commerce dapat memberikan rekomendasi produk yang sesuai dengan minat konsumen berdasarkan histori pencariannya.

Tidak hanya itu, analisis data juga berguna untuk mengevaluasi alur belanja konsumen dari mereka datang hingga keluar dari website. Contohnya adalah mengeavaluasi testing yang dilakukan untuk mengetahui mana fitur yang paling nyaman digunakan oleh konsumen. Misal interaksi filter yang seperti apa yang paling digunakan, apakah navigasi halaman sudah cukup jelas bagi mereka, dan sebagainya.

Kepuasan pengalaman belanja konsumen tentu sangat berpengaruh bagi keputusan mereka untuk kembali ke e-commerce tersebut atau tidak.

 

Memanjakan Pelanggan dengan aplikasi CRM

 

Sejalan dengan meningkatkan pengalaman belanja, data yang terkumpul di dalam aplikasi crm juga bisa memberikan strategi promosi yang lebih baik dengan melakukan analisa yang mendalam terhadap perilaku konsumen  atau pelanggan.

Misal data histori konsumen yang sudah terdaftar dianalisis kategori produk apa yang paling diminati. Ketika ada promosi belanja online seperti 11/11 atau Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional), pelaku e-commerce bisa melakukan personalisasi untuk hanya memberikan diskon-diskon yang relevan bagi konsumen terdaftar.

Channel yang paling umum untuk mendistribusikan personalisasi diskon/promosi ini adalah melalui EDM, sosial media, dan notifikasi mobile app. Dengan memberikan promosi yang relevan kepada target sasaran yang tepat tentu menjadi strategi yang paling efektif untuk memaksimalkan konversi pembelian.

 

Meningkatkan Inovasi E-commerce dengan dukungan Aplikasi CRM

 

Inovasi merupakan harga mati di dalam bisnis untuk tetap fleksibel terhadap perubahan tren. Terutama dalam bisnis pengembang software seperti Aplikasi CRM di Indonesia, Inovasi juga bertindak untuk meramalkan kondisi pasar ke depannya dan menjaga konsumen agar tetap loyal.

Dengan analisis big data, bisnis e-commerce yang ter-integrasi dengan Aplikasi CRM dapat melihat kecenderungan konsumen di waktu-waktu tertentu. Kecenderungan perilaku inilah yang dimanfaatkan untuk menggagas inovasi yang lebih tepat sasaran.

Misalnya, jika dulu diskon konvensional hanya berupa potongan harga, sekarang promosi menjelma menjadi bentuk-bentuk yang inovatif dan engaging. Di dalam aplikasi kini tersedia promo cashback, flash sale, kuis di sosial media, hingga games.

 

Terbukti, berdasarkan studi Snapcart di bulan Ramadan lalu menemukan bahwa 33% konsumen menyukai promo cashback, 22% menyukai flash sale, 21% games di dalam aplikasi (contoh: shake-shake), dan 17% diskon konvensional.

 

Data Snapcart tersebut menunjukkan bahwa inovasi sangat penting untuk menjaga engagement konsumen. Perilaku belanja konsumen pun tidak serta merta stagnan tapi akan terus berubah seiring dengan perkembangan jaman. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah pelaku e-commerce untuk tetap relevan.

baca juga Barantum CRM Solusi Terbaik Bagi Bisnis Anda

Perang Strategi E-commerce yang Kian Sengit

 

Aplikasi CRM dan Big DataIndonesia adalah negara dengan pasar online terbesar di Asia Tenggara. Tidak heran banyak pemain e-commerce yang begitu agresif untuk menarik pelanggan.

Tren belanja online semakin meningkat tiap tahunnya, tidak hanya dipengaruhi oleh kemelekan pengguna terhadap teknologi dan pembayaran online, tapi juga eksposure promosi besar-besaran dari pelaku e-commerce.

Kemajuan e-commerce ini memang diprediksi akan terus naik dari tahun ketahun. Bahkan Chief Marketing Officer Lazada Achmad Alkatiri kepada Okezone.com memperkirakan kejayaan toko online akan berlangsung dua hingga tiga tahun mendatang.

Perang strategi pun kian sengit mengingat banyaknya pesta belanja online akhir tahun seperti 11/11 atau Single’s Day, 12/12 atau Harbolnas, dan juga promo Natal dan Tahun Baru. Setidaknya, bagi Lazada yang kerap berada di urutan lima besar Peta E-commerce Indonesia, pasti sudah menyiapkan amunisinya untuk menarik pengunjung sebanyak-banyaknya.

Kreativitas memang penting untuk menciptakan strategi marketing dan promosi yang wow dan booming. Namun dengan mengadopsi sistem aplikasi CRM  , pelaku e-commerce dapat memutuskan lebih akurat mana strategi yang paling efektif dari segi biaya untuk memaksimalkan potensi keuntungan setinggi-tingginya dan meningkatkan dukungan layanan pelanggan.

Bagi pelaku e-commerce besar, pemanfaatan big data mungkin bukanlah hal yang baru. Namun ini menjadi tantangan besar bagi pemain kecil dan para pemula, karena dibutuhkan pendekatan yang lebih terstruktur dalam mengumpulkan data dan menganalisanya.

Seorang pakar Aplikasi CRM menjelaskan kepada Dailysocial bahwa infrastruktur dan SDM adalah tantangan utama bagi pelaku e-commerce untuk mengadopsi big data. Konsistensi dan kedisplinan pemanfaatan big data dan penggunaan Aplikasi CRM menjadi sebuah tren bagi bisnis masa kini dan tantangan yang patut diberi perhatian lebih.

Selain itu investasi terhadap pengolahan data tentu dapat berbenturan dengan prioritas lainnya terutama bagi pemain kecil. Namun mengingat pengembalian hasil yang menjanjikan untuk strategi bisnis yang lebih matang, tidak ada salahnya bila para pemain kecil untuk mulai mempelajarinya. Karena Aplikasi CRM dapat digunakan oleh berbagai sektor industri baik itu kecil, menengah ataupun skala besar.

Meningkatnya awareness dalam penggunaan dan penerapan sistem Aplikasi CRM di banyak perusahaan di Indonesia pada 2018 pun diprediksi akan dapat membuat setiap pelaku bisnis online tertarik untuk menerapkannya, terutama untuk memprediksi tren pasar dan mengambil keputusan tepat untuk memenangi market share lebih banyak dan dalam rangka memberikan layanan dukungan pelanggan yang lebih baik lagi.

Peran Aplikasi CRM ini juga akan memancing inovasi layanan dukungan pelanggan yang lebih berkualitas dan meningkatkan competitive advantage. Persaingan e-commerce yang semakin bergengsi juga menumbuhkan ekosistem bisnis yang sehat dan mengurangi potensi monopoli pasar.

Pihak yang paling diuntungkan tentu konsumen dan pelanggan itu sendiri karena membuat mereka memiliki banyak pilihan layanan berkualitas dengan kepuasan belanja online yang maksimal.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Daftar Sekarang