Kenali Strategi Pemasaran Paling Efektif

strategi pemasaran

Pengertian Strategi Pemasaran

 

Strategi pemasaran adalah suatu perencanaan yang di susun dan disimpulkan berdasarkan analisa pada situasi atau kondisi pasar terhadap produk atau jasa perusahaan. Dan disepakati untuk di terapkan dalam metode penawaran atau penjualan produk berdasar rperencanaan tersebut dengan tujuan jumlah penjualan semakin bertambah dan profit juga meningkat sehingga semakin cepat juga mencapai ROI.

Dalam dunia usaha saat ini seiring perkembangan teknologi yang semakin maju khususnya di tahun 2019 ini, maka persaingan dalam bisnis juga jadi lebih ketat dengan jumlah kompetitor terus bertumbuh. Perusahaan besar sekalipun butuh Strategi pemasaran yang tepat untuk bisa bertahan.

Banyak sekali elemen yang menjadi faktor penentu strategi pemasaran bagi sebuah Perusahaan. Apalagi di era digital jaman sekarang semakin mudah dan semakin banyak cara untuk melakukan pemasaran atau pengenalan produk kepada masyarakat. Namun ada cara yang paling efektif yang merupakan dasar atau fundamental dalam menentukan strategi pemasaran.

Strategi pemasaran dengan metode STP (Segmentation, Target, dan Positioning) bisa dibilang cara paling dasar, namun paling tepat untuk dilakukan dan hasilnya akan membawa dampak yang signifikan bagi arah penjualan perusahaan.

Kita akan membahas satu persatu strategi pemasaran dengan metode STP ini.

strategi pemasaran
strategi pemasaran metode segmentation,targeting,positioning

Strategi Pemasaran Segmentasi ( Market Segmentation)

 

Strategi pemasaran segmentasi merupakan proses menentukan segment pasar. Yaitu membagi kelompok masyarakat kedalam sebuah pasar lalu di kelompokan kedalam segmen-segmen atau kelopok yang mempunyai nilai pasar / Market Value, dan dapat di identifikasi berdasarkan minat, daya beli, pola pembelian, kelas ekonomi, usia, pendidikan, demografi, dsb.

Tujuan market segmentation ini yaitu membuat perusahaan menganalisa kebutuhan masyarakat berdasarkan kelompok – kelompok yang sudah di tentukan dan melihat peluang untuk memenuhi kebutuhan satu atau lebih dari segmen pasar tertentu.

Thompson (2000) menyatakan bahwa tantangan dalam pemasaran adalah untuk mengidentifikasi pasar potensial yang menguntungkan untuk dilayani karena jarang sekali satu program pemasaran dapat memuaskan pasar yang heterogen yang berbeda selera dan karakteristik untuk itu diperlukan segmentasi pasar. Sementari itu, Kotler (2003) menyatakan: 

“Market segmentation is the process of breaking a heterogeneous group of potential buyer into smaller homogeneous groups of buyer, that is with relatively similar buying characteristics or needs”

Selanjutnya Kotler, Kartajaya, Huan dan Liu (2003) menyatakan bahwa segmentasi adalah melihat pasar secara kreatif, segmentasi merupakan seni mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang-peluang yang muncul di pasar. Pada saat yang sama segmentasi merupakan ilmu (science) untuk memandang pasar berdasarkan variabel geografis, demografis, psikografis dan perilaku.

Pentingnya Menentukan Segmentasi Pasar

  1. Segmentasi memungkinkan perusahaan untuk lebih fokus dalam mengalokasikan sumber daya. Dengan menganalisa hasil pengelompokan segmen pasar, Perusahaan mempunyai peta strategis untuk menetapkan segmen mana yang akan dilayani. Perusahaan juga dapat me-metakan kompetitordan menentukan posisi Perusahaan dalam pasar.
  2. Hasil analisa dari Segmentasi menjadi dasar dalam menentukanlangkah strategis. Hal ini akan memberikan acuan dalam penentuan positioning.
  3. Segmentasi merupakan faktor utamauntuk menjadi lebih unggul dari kompetitor. Dengan memandang pasar dari sudut yang unik dan menerapkan cara yang berbeda dari yang dilakukan kompetitor.

Prosedur dan Proses Segmentasi Pasar

Dalam strategi pemasaran ada tiga tahap yang harus dilakukan dalam segmentasi pasar (menurut Kotler,2003) yaitu:

  1. Tahapan pertama yaitu Survey Stage, disinilah tahap melakukan eksplorasi baik melalui focus group discussion atau dengan wawancara terhadap beberapa kelompok konsumen untuk memperoleh keterangan dari calon konsumen.
  2. Yang kedua ialah Analysis Stage,pada tahapan ini Tim Marketing/ Perusahaan melakukan analisa dari hasil
  3. Yang terakhir yaitu Profiling Stage ini adalah tahap untuk identifikasi profildari kelompok – kelompok yang terbentuk. Tujuannya adalah agar teridentifikasi perbedaan dari masing-masing kelompok berdasarkan perilakunya, demografi, valuenya, dsb.

 

Syarat Segmentasi Yang Efektif

Dalam melakukan segmentasi perusahaan perlu memperhatikan efektifitas segmentasi tersebut. Syarat segmentasi yang efektif menurut Kotler (2003):

1. Measurable (terukur)
Measurable berarti segmen pasar harus dapat membantu perusahaan dalam mengukur potensi pasar, daya          beli konsumen serta ukuran alokasi sumberdaya.

2. Substansial (banyak)
Substansial berarti segmen tersebut harus besar dan profitable untuk dilayani.

3. Accessible (dapat diakses)
Accessible berarti segmen tersebut harus mudah dijangkau untuk dilayani.

4. Differentiable (dapat dibedakan)
Differentiabel berarti segmen tersebut dapat dibedakan dengan jelas.

5. Actionable (dapat dilayani)
Actionable berarti segmen tersebut dapat dijangkau atau dilayani dengan sumber daya yang dimiliki    perusahaan.

 

STRATEGI PEMASARAN TARGET MARKET

 

Langkah berikutnya dalam menentukan strategi pemasaran, setelah proses identifikasi segmen pasar, adalah mengevaluasi jenis – jenis segmen tersebut untuk memutuskan segmen mana yang menjadi target market. Ini perlu di terapkan dalam membuat strategi pemasaran. Ketika mengevaluasi segmen pasar yang berbeda perusahaan harus melihat dua faktor yaitu :

  1. Daya tarik pasar secara keseluruhan
  2. Tujuan dan resource perusahaan.

Perusahaan harus melihat apakah suatu segmen potensial memiliki karakteristik yang secara umum menarik seperti ukuran, pertumbuhan, profitabilitas, skala ekonomi, resiko yang rendah, dsb. Perusahan juga perlu mempertimbangkan tujuan serta sumber daya perusahaan, apakah berinvestasi dalam segmen tersebut masuk akal atau tidak.

Target Pemasaran
Target Pemasaran

Selanjutnya ada tiga kriteria yang harus dipenuhi perusahaan pada saat mengevaluasi dan menentukan segmen mana yang akan dijadikan target.

  1. Perusahaan harus memastikan bahwa segmen pasar yang menjadi target cukup besar dan dapat menguntungkan bagi perusahaan. Perusahaan bisa sajamemilih segmen yang kecil namun dengan melihat potensi segmen tersebut akan berkembang dan menguntungkan di masa mendatang. Ini berarti Perusahaan harus menganalisa secara menyeluruh kompetisi yang ada di sektor tersebut berikut potensinya untuk tumbuh karena akan berkaitan juga dengan ukuran dan pertumbuhan target segmen perusahaan.
  2. Strategi targetingharus berdasar pada keunggulan kompetitif P Keunggulan kompetitif merupakan ukuran apakah perusahaan mempunyai sumber daya dan kemampuan yang cukup untuk menguasai segmen pasar yang dipilih sehingga memberikan value bagi konsumen.
  3. Segmen pasar yang menjadi targetsebaiknya didasarkan pada situasi persaingannya. Perusahaan harus menganalisa situasi persaingan yang dapat mempengaruhi daya tarik targeting perusahaan. Beberapa faktor contohnya; intensitas persaingan segmen, potensi masuknya pemain baru, tantangan industri, adanya produk pengganti, Dengan menggunakan beberapa kriteria diatas perusahaan dapat menemukan kesesuaian perusahaan dengan segmen pasar yang tepat.

 

POSITIONING ( Market Positioning)

 

Strategi Pemasaran Positioning merupakan gambaran dari sebuah merek (brand) yang terbentuk dalam pikiran konsumen ketika mendengar nama perusahaan atau produk. Intinya adalah bagaimana sebuah produk dimata konsumen berbeda dengan produk pesaing. Milton M. Presley et al dalam Advertising procedure mengatakan :

“Positioning product is the place your product occupies in consumers’ minds relative to competing products. Think brand image, benefit promise, and competitive advantage. It’s how you plan to compete in the marketplace. It’s the reasons customers should buy your product, and not the competitors”.

brand positioning
positioning : posisi merek/brand di mata konsumen

Sementara itu Fanggidae, 2006, menyatakan positioning adalah suatu strategi dalam kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk menciptakan perbedaan (differents), keuntungan (advantages), manfaat (benefit) yang membuat konsumen selalu ingat dengan suatu produk. Sederhananya yaitu bagaimana Perusahaan dapat mendefinisikan identitas dan kepribadian perusahaan dalam benak konsumen. Strategi pemasaran Positioning menuntut perusahaan untuk menemukan cara dalam merebut kepercayaan pelanggan. Selain itu dalam positioning Perusahaan memberikan sebuah janji kepada konsumen. Janji tersebut harus ditepati dan kemampuan perusahaan untuk menepati janji merupakan bagian yang vital dan strategi. Karena alasan inilah, positioning yang tepat merupakan hal yang krusial bagi keberhasilan akhir perusahaan.

Dalam menentukan positioning perusahaan dapat memperhatikan faktor-faktor di bawah ini :

  • Proposisi nilai dan manfaat yang dapat diberikan perusahaan
  • Capaian yang telah dihasilkan perusahaan
  • Segmen pasar dan pelanggan yang ditargetkan
  • Atribut yang jadi keunggulan produk dan merk perusahaan
  • Bisnis baru yang dimasuki
  • Originalitas dan posisi sebagai perusahaan atau merk baru di pasar

Dalam mengkomunikasikan positioning sebuah produk perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor di bawah ini:

1. Be creative
Perusahaan harus kreatif dalammencuri perhatian konsumen atau yang menjadi target market.
2. Simplicity
Komunikasi yang disampaikan harus sesederhana dan sejelas mungkin
3.Consistent & flexible
Perusahaan harus selalu konsisten baik produknya dan layanannya dan dapat beradaptasi dengan melihat kondisi.
4.Own, dominate, protect
Dalam komunikasi perusahaan harus memiliki satu atau beberapa kata ampuh di benak pelanggan
5.User their language
Dalam mengkomunikasikan positioning perusahaan harus menggunakan bahasa pelanggan.

 

Era Digital Membuat Strategi Pemasaran lebih Tepat Sasaran

Strategi Pemasaran dengan CRM

Kesimpulannya agar Anda sukes dalam menerapkan strategi pemasaran Anda, Kenali siapa target pasar Anda dan lacak selalu efektivitasnya. Bangun Hubungan Baik dengan Setiap Pelanggan. Bisnis hari ini dituntut untuk selalu engage dengan pelanggan kapanpun dimanapun. Gunakan CRM (Customer Relationship Management) sebagai solusinya. Buatlah orang lain berbicara tentang brand Anda. Pada akhirnya, marketing terbaik berasal dari orang-orang sekitar kita, yang dengan sukarela merekomendasikan brand bisnis Anda.

Anda bisa membaca tentang CRM disni :

  1. Mengefektifkan Big Data Untuk Keperluan Marketing Bisnis
  2. Contoh CRM dan Tutorial Cara Kerja CRM Barantum
  3. Manfaat Aplikasi CRM bagi Perkembangan Bisnis Anda

Banyak perusahaan pada jaman sekarang, berlomba lomba untuk meng-implementasikan sistem CRM sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka. Dengan Aplikasi CRM perusahaan akan mendapatkan gambaran tentang konsumennya, calon konsumen dan peta persaingan disertai dengan analisis yang komperhensif melalui software/perangkat lunak CRM.  Anda bisa mencoba aplikasi CRM dari Barantum.com secara gratis selama 14 hari (Klik disini)

 

 

4 Shares
In this article

Join the Conversation

five × four =