JANGAN MENGAKU SALES PROFESIONAL, JIKA 5 HAL INI MASIH ANDA LAKUKAN

crm indonesia barantum

JANGAN MENGAKU SALES PROFESIONAL, JIKA 5 HAL INI MASIH ANDA LAKUKAN

Jika kita bertanya  kepada semua pelaku bisnis, profesi apa  yang saat ini  begitu di butuhkan oleh perusahaan.  Sudah pasti salah satunya adalah Profesional Sales. Karena sebagus dan sehebat apapun produk  yang dihasilkan perusahaan, jika tidak di imbangi dengan kualitas sales yang profesional maka produk tersebut tidak akan banyak di minati konsumen.


Di zaman  yang  tidak normal seperti saat ini, ketika pandemi covid 19 masih terus berlangsung. Bagi pelaku usaha hanya terdapat dua hal yang mesti terus di lakukan, yaitu : Mempertahankan bisnis yang ada dengan segala penyesuaian yang ada atau Mempertahankan kondisi yang ada dengan menguatkan posisi sales sebagai salah satu ujung tombak bagi perusahaan.

Jika pilihannya adalah point pertama yaitu mempertahankan dengan banyaknya penyesuaian. Ini bagus tetapi sejauh dan seberapa lama kita bisa bertahan dalam kondisi yang tidak bisa di prediksi seperti saat ini. Artinya pilihan tersebut kurang tepat, mengingat perusahaan butuh  udara segar setiap saat. Jika  udara segar itu tidak kunjung tiba maka sudah bisa di pastikan perusahaan akan kolaps dan akhirnya mati.

Beda jika pilihannya adalah  yang kedua, dengan mempertahankan kondisi perusahaan yang ada dengan terus menguatkan posisi sales yang ada sebagai salah satu ujung tombak perusahaan. Namun masalah tidak terhenti sampai di sini, karena menguatkan posisi sales terlebih dahulu kita harus tahu kualitas dan kredibilitas personal sales yang saat  ini di miliki oleh perusahaan.  Jangan sampai karena sekadar mempertahankan tetapi tidak melihat performance sales yang ada, justru hal ini pun akan merugikan perusahaan.

 

5 HAL YANG “HARAM” DI LAKUKAN PROFESIONAL SALES SAAT JUALAN

 Baiknya jika kita ingin mengimplementasikan pilihan kedua, beberapa hal yang mesti di lakukan atau perhatian oleh manajemen adalah : (1) Nilai kembali kualitas team  sales anda, jangan sampai tidak sesuai dengan kriteria dan kondisi yang ada (2) Perhatikan cara mereka bekerja dengan melihat performance kerja mereka saat ini dari data yang sudah ada (3) Segera carikan solusi  terbaik jika team sales ada yang kurang pas dengan kriteria perusahaan.

Diluar itu semua, sejatinya menjadi seorang profesional sales  itu bukan perkara mudah. Tetapi juga bukan perkara sulit jika kita mau berusaha untuk mencapainya. Setidaknya sebelum kalian merasa profesional sebagai seorang sales. Perhatikan 5 hal berikut  yang  tidak boleh di lakukan oleh seorang profesional sales dalam bekerja.

  1. Jangan sampai seorang Profesional Sales tidak memiliki target.Membiasakan bekerja secara “smart”, artinya seorang sales harus bisa memprediksi kondisi yang ada. Jangan membuang-buang waktu untuk melakukan hal yang terasa “masih abu-abu”. Karena prioritas kerja sales adalah mencapai target. Bukan bekerja atas dasar kalau atau nanti akan. Sehingga haram hukumnya bagi seorang profesional sales jika dia  tidak punya target dalam bekerja.
  2. Jangan sampai seorang profesional sales mengabaikan satu pekerjaan awal bernama riset.Hal terbaik yang bisa anda lakukan sebagai seorang profesional sales adalah melakukan riset. Jangan sampai  anda bertemu dengan calon customer dalam kondisi “otak kosong”. Artinya anda  belum melakukan riset ringan terkait calon customer yang akan anda ajak bertemu atau presentasi. Dengan riset awal, setidaknya kita akan bisa membuka atau mengembangkan komunikasi dari data yang kita dapatkan dari second opinion.
  3. Jangan sampai seorang profesional sales justru berbicara panjang lebar. Terlebih informasi yang di sampaikan  kurang relevan dengan apa yang jadi kebutuhan calon customer. Berbicara panjang lebar boleh jika hal itu memang bisa lebih menguatkan argumentasi anda. Tetapi jika kondisinya sebaliknya, justru dengan panjangnya obrolan  yang anda lakukan membuat calon customer kurang peduli dan tahu apa yang sedang di butuhkan. Sebaiknya  hal itu di hindari, karena satu hal yang akan mereka ingat hanya apakah produk atau jasa yang kita miliki benar-benar berguna dan sesuai dengan apa yang di butuhkan.
  4. Jangan sampai seorang profesional sales tidak mampu menjawab pertanyaan ataupernyataan yang disampaikan oleh calon customer. Ini satu hal yang harus di pahami benar oleh seorang sales. Bagaimana jadinya dia bisa memberikan solusi  terbaik  untuk calon customer, jika dirinya sendiri saja tidak memahami apa yang dia jual dan tawarkan kepada calon customer-nya.
  5. Jangan sampai seorang profesional sales tidak mampu menjaga “amanat” atau kesetiaan seorang customer. Dalam arti jangan sampai sales hanya pandai menjual tanpa bisa menjaga customer-nya. Hal akan merugikan perusahaan, karena menjaga customer lama lebih untung 5x dibanding mendapatkan customer baru. Sehingga seorang profesional sales harus bisa membuat customer setia dan loyal  terhadap produk yang di jualnya.

CRM BISA MENJADI  MEDIA EFEKTIF BAGI SALES DALAM MENGOPTIMALKAN POTENSI CUSTOMER

 

Baca juga artikel berikut : Industri Manufaktur : Pentingnya CRM Sebagai Langkah Awal Memasuki Industri 4.0

Itulah sebabnya, kenapa seorang  profesional sales itu harus pandai. Karena dirinya harus bisa mengarahkan, membuktikan dan menjaga produk yang di jualnya  agar bisa di terima dengan baik oleh customer. Intinya seorang profesional sales harus bisa mengatakan  bahwa produk yang di jualnya adalah solusi terbaik bagi bisnis customer tersebut.

Itulah sebabnya, keberadaan aplikasi bisnis seperti CRM menjadi salah satu kunci bagi profesional sales dalam bekerja. Kenapa, karena dari namanya saja CRM  ( Customer Relationship Management). Sehingga sudah pasti keberadaan CRM untuk membantu sales dalam menjaga kesetiaan customer terhadap penggunaan produknya.

Karena sejatinya CRM ini adalah salah satu pendekatan terbaru dalam konteks pengelolaan perusahaan dalam hubungannya dengan customer.  Dimana tujuan akhir dari  implementasi  CRM dalam perusahaan adalah untuk memaksimalkan komunikasi dan pemasaran yang ditujukan kepada calon customer dan customer melalui pengelolaan berbagai kontak atau informasi yang telah tersedia. Dengan pengelolaan database customer itulah, pada akhirnya perusahaan bisa mendapatkan berbagai macam data dan informasi yang berasal dari customer. Gunanya sudah pasti untuk beberapa hal yang terkait dengan customer seperti : permasalahan dari customer, tren yang sedang di gemari oleh customer atau  upaya untuk mengembangkan atau membuat diversifikasi produk.  Jika semua hal tersebut di lakukan, maka siklus  produk tidak akan turun tetapi terus akan berada di atas. Karena perusahaan memiliki sumber data ter-update yang berasal dari database customer.

manfaat whatsapp business api

CRM BARANTUM JADI OFFICIAL PARTNER WHATSAPP ( FITUR WHATSAPP BUSINESS API JADI UNGGULANNYA ).

Kini CRM telah berkembang  cukup pesat. Dimana saat ini dengan beberapa keunggulannya, CRM bisa menjadi salah satu instrumen penting bagi perusahan dalam mengelola customer. Terlebih dengan kelebihannya yang  bisa diintegrasikan dengan berbagai aplikasi komunikasi. Seperti yang dilakukan CRM BARANTUM, berkolaborasi dengan MANAJEMEN WHATSAPP ( WhatsApp Business API). Tujuannya Cuma satu yaitu bisa mengoptimalkan potensi bisnis yang ada di sisi customer.

Karena di Era Industri 4.0, keberadaan WA Business bisa menjadi alternatif solusi terbaik bagi pelaku bisnis yang di dasarkan :  Bahwa WA Business mampu meningkatkan performance perusahaan dalam mengelola customer. Sehingga perusahaan bisa melakukan  Strategi Customer Based Oriented dengan menggunakan WA Business  yang sudah terintegrasi dengan CRM (  Customer Relationship Management). Hasil akhirnya sudah pasti customer  meningkat kualitasnya menjadi Loyal Customer.

  1. WA Business : Dapat Meningkatkan Performance dari Manajemen  Sales & Marketing( karena customer lama dan baru menjadi mudah  untuk di maintenance . Sehingga konsep bisnis berdasarkan Customer Based Oriented bisa di jalankan )
  2. WA Business : Dapat Meningkatkan  Produktivitas Bisnis(karena integrasi antara CRM & Whatsapp Business API, bisa menjangkau semua divisi yang ada di dalam perusahaan)
  3. WA Business : Dapat Meningkatkan dan Mengubah Kualitas Customer ( Pada saat terintegrasinya CRM dengan Whatsapp Business API, maka perusahaan bisa meningkatkan kualitas customer menjadi Loyal Customer ).

 

In this article

Join the Conversation

10 − 7 =