- CRM nonprofit membantu organisasi mengelola data donatur, relawan, dan komunikasi dalam satu sistem terintegrasi.
- CRM memudahkan organisasi meningkatkan retensi donatur, mengelola kampanye sosial, dan memantau dampak program secara real-time.
- Perbedaan utama CRM dan pengelolaan manual terletak pada automasi, kolaborasi tim, serta kemudahan pelaporan.
- Barantum CRM membantu organisasi nonprofit mengelola fundraising, komunikasi, dan hubungan dengan donatur melalui satu platform.
- Beragam fitur seperti AI Agent, WhatsApp Automation, Broadcast, dan Dashboard Analitik membantu meningkatkan efisiensi operasional organisasi.
- Organisasi dapat memilih paket CRM sesuai kebutuhan dengan biaya yang transparan dan implementasi yang cepat.
Organisasi nonprofit menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan perusahaan komersial. Selain menjalankan berbagai program sosial, organisasi juga perlu menjaga hubungan yang baik dengan donatur, relawan, mitra, hingga penerima manfaat. Sayangnya, banyak organisasi masih mengelola seluruh informasi tersebut menggunakan spreadsheet, aplikasi chat, dan dokumen yang terpisah.
Akibatnya, data donatur menjadi sulit ditelusuri, riwayat komunikasi sering terlewat, dan koordinasi antaranggota tim menjadi kurang efisien. Kondisi ini dapat menghambat proses fundraising sekaligus mengurangi peluang membangun hubungan jangka panjang dengan para donatur.
“Menurut Fundraising Effectiveness Project (FEP), tingkat retensi donatur pada 2024 hanya mencapai 42,9%, turun 2,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Artinya, lebih dari separuh donatur tidak kembali berdonasi pada tahun berikutnya” Sumber: FEP Report
Karena itu, semakin banyak organisasi mulai memanfaatkan nonprofit CRM untuk mengelola seluruh proses komunikasi, fundraising, hingga pelaporan dalam satu platform. Dengan sistem yang terintegrasi, organisasi dapat memberikan pengalaman yang lebih baik kepada donatur sekaligus meningkatkan efektivitas setiap program sosial yang dijalankan.
Daftar Isi
Apa Itu CRM untuk Organisasi Nonprofit?
CRM untuk organisasi nonprofit adalah sistem yang membantu yayasan, lembaga sosial, maupun organisasi nirlaba mengelola hubungan dengan donatur, relawan, mitra, dan berbagai pemangku kepentingan dalam satu platform. Sistem ini menyimpan seluruh data, riwayat komunikasi, aktivitas fundraising, hingga perkembangan program sehingga informasi lebih mudah diakses oleh seluruh tim.
Berbeda dengan CRM yang banyak digunakan untuk aktivitas penjualan, CRM nonprofit berfokus pada membangun hubungan jangka panjang dengan donatur dan mendukung keberhasilan program sosial. Mulai dari proses memperoleh donatur baru, melakukan tindak lanjut, mengirim pembaruan program, hingga mengukur efektivitas kampanye dapat dilakukan secara lebih terstruktur.
Selain itu, CRM juga membantu organisasi mengurangi pekerjaan administratif yang berulang melalui berbagai fitur automasi. Dengan demikian, tim fundraising dan relawan dapat lebih fokus menjalankan kegiatan sosial, memperkuat hubungan dengan donatur, serta meningkatkan dampak positif dari setiap program yang dijalankan.
Apa Saja Manfaat CRM untuk Organisasi Nonprofit?
Menggunakan CRM untuk organisasi nonprofit tidak hanya membantu menyimpan data donatur, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat hubungan dengan para pendukung, dan memudahkan evaluasi setiap program sosial.
Berikut beberapa manfaat utama yang dapat diperoleh organisasi nonprofit dengan menggunakan CRM:
1. Mengelola Data Donatur & Relawan Secara Terpusat
Setiap organisasi nonprofit berinteraksi dengan banyak pihak, mulai dari donatur, relawan, mitra, hingga sponsor. Jika seluruh data tersebut tersebar di berbagai spreadsheet atau aplikasi, proses pencarian informasi akan memakan waktu dan berisiko menimbulkan duplikasi data.
Melalui CRM nonprofit, seluruh data kontak, riwayat donasi, aktivitas relawan, hingga komunikasi terdahulu tersimpan dalam satu database terpusat. Dengan demikian, setiap anggota tim dapat mengakses informasi yang sama sehingga koordinasi menjadi lebih mudah dan pelayanan kepada donatur lebih konsisten.
2. Meningkatkan Efektivitas Follow Up & Komunikasi dengan Donatur
CRM membantu tim mengelola follow up secara terjadwal melalui pengingat otomatis, pencatatan histori komunikasi, hingga pengiriman pesan melalui berbagai saluran komunikasi. Hasilnya, tidak ada donatur yang terlewat dan setiap interaksi dapat dilakukan secara lebih personal.
3. Membantu Meningkatkan Retensi Donatur & Loyalitas
Mendapatkan donatur baru memang penting, tetapi mempertahankan donatur lama sering kali memberikan dampak yang lebih besar terhadap keberlanjutan organisasi. Oleh karena itu, menjaga hubungan jangka panjang menjadi salah satu prioritas utama bagi organisasi nonprofit.
“Donor merasa 71% lebih terlibat ketika organisasi nonprofit menggunakan komunikasi yang dipersonalisasi. Selain itu, 44% donor menyatakan bersedia meningkatkan kontribusi mereka apabila pengalaman komunikasi disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.” Sumber: Share Services
Dengan CRM, organisasi dapat mengelompokkan donatur berdasarkan riwayat donasi, minat program, maupun tingkat keterlibatan. Informasi tersebut memungkinkan tim mengirimkan komunikasi yang lebih relevan sehingga hubungan dengan donatur tetap terjaga dan loyalitas semakin meningkat.
4. Mempermudah Pengelolaan Kampanye & Program Sosial
CRM membantu mengelola setiap kampanye melalui pencatatan aktivitas, pemantauan progres, serta penyimpanan data donatur yang terlibat dalam masing-masing program. Dengan demikian, seluruh tim memiliki visibilitas yang sama terhadap perkembangan setiap kegiatan.
5. Meningkatkan Produktivitas Tim Fundraising dan Relawan
Melalui berbagai fitur automasi, CRM dapat mengurangi pekerjaan yang berulang sehingga tim fundraising dan relawan dapat lebih fokus menjalankan program sosial, mencari peluang kolaborasi, dan meningkatkan keberhasilan penggalangan dana.
6. Memantau Kinerja Program & Dampak Sosial Secara Real-Time
Dengan dashboard laporan dan analitik, seluruh indikator penting dapat dipantau secara real-time. Informasi ini membantu pimpinan organisasi mengambil keputusan yang lebih cepat, mengidentifikasi peluang perbaikan, serta menyusun strategi fundraising yang lebih efektif di masa mendatang.
Sebagai hasilnya, organisasi nonprofit tidak hanya memiliki sistem pengelolaan data yang lebih rapi, tetapi juga mampu membangun hubungan yang lebih kuat dengan donatur, meningkatkan efektivitas program, dan memperbesar dampak sosial yang ingin dicapai.
Apa Bedanya Mengelola Organisasi Nonprofit dengan dan tanpa CRM?
Mengelola organisasi nonprofit secara manual masih memungkinkan ketika jumlah donatur dan program sosial masih terbatas. Namun, seiring pertumbuhan organisasi, cara tersebut sering kali menyebabkan data tersebar, komunikasi tidak konsisten, dan proses pelaporan menjadi lebih lambat.
Sebaliknya, CRM nonprofit membantu menyatukan seluruh proses pengelolaan donatur, relawan, komunikasi, hingga pelaporan dalam satu sistem sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien.
|
Aspek |
Tanpa CRM |
Dengan CRM |
|
Data Donatur & Relawan |
Tersebar di berbagai file dan spreadsheet |
Terpusat dalam satu database |
|
Riwayat Komunikasi |
Sulit ditelusuri dan bergantung pada individu |
Seluruh histori tersimpan otomatis |
|
Follow Up Donatur |
Dilakukan manual dan berisiko terlewat |
Reminder dan automasi membantu tindak lanjut tepat waktu |
|
Pengelolaan Kampanye |
Sulit memantau banyak program sekaligus |
Seluruh kampanye dapat dipantau dalam satu dashboard |
|
Kolaborasi Tim |
Informasi sering tidak sinkron |
Semua anggota tim mengakses data yang sama |
|
Pelaporan |
Disusun secara manual dan memerlukan waktu |
Dashboard menyajikan laporan secara real-time |
Melalui CRM, organisasi dapat bekerja lebih terstruktur sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik kepada donatur. Selain meningkatkan efisiensi operasional, sistem ini juga membantu organisasi membangun hubungan jangka panjang dengan para pendukung sehingga kegiatan fundraising dapat berjalan lebih berkelanjutan.
Bagaimana Cara Kerja CRM untuk Organisasi Nonprofit?
CRM untuk organisasi nonprofit bekerja dengan menghubungkan seluruh proses komunikasi, fundraising, pengelolaan donatur, hingga pelaporan dalam satu platform. Setiap interaksi akan tercatat secara otomatis sehingga tim dapat memberikan respons yang lebih cepat, melakukan tindak lanjut secara konsisten, dan memantau perkembangan setiap donasi secara menyeluruh.

Alur kerja CRM nonprofit yang terintegrasi biasanya berlangsung sebagai berikut:
1. Calon Donatur atau Relawan Menghubungi Organisasi
Calon donatur atau relawan dapat menghubungi organisasi melalui WhatsApp, Instagram, Facebook Messenger, Telegram, email, live chat website, maupun kanal komunikasi lainnya. Seluruh percakapan akan masuk ke satu inbox sehingga tim tidak perlu berpindah-pindah aplikasi.
Fitur: Omnichannel Chat
2. Data Donatur & Relawan Otomatis Tercatat beserta Sumbernya
Setelah percakapan dimulai, sistem secara otomatis menyimpan identitas calon donatur atau relawan beserta asal kanal komunikasi maupun kampanye yang menghasilkan kontak tersebut. Informasi ini memudahkan organisasi mengevaluasi efektivitas setiap program fundraising.
Fitur: Leads Tracking / Predefined Source
3. AI Agent Melayani dan Melakukan Kualifikasi Minat Donatur
AI Agent dapat menjawab pertanyaan umum mengenai organisasi, program sosial, maupun cara berdonasi selama 24 jam. Selain itu, sistem juga membantu mengidentifikasi minat calon donatur sehingga tim memperoleh informasi awal sebelum melakukan komunikasi lanjutan.
Fitur: AI Agent
4. AI Agent Melakukan Follow Up Donatur yang Belum Merespons
Jika calon donatur belum memberikan respons, AI Agent akan mengirimkan pesan tindak lanjut secara otomatis sesuai skenario yang telah ditentukan. Dengan begitu, peluang komunikasi tetap terjaga tanpa membebani pekerjaan tim fundraising.
Fitur: AI Agent Follow Up
- Jika donatur merespons → kembali ke Tahap 3: AI Agent Melayani dan Melakukan Kualifikasi Minat Donatur.
- Jika donatur tidak merespons → Auto Close dan masuk ke workflow re-engagement sehingga organisasi dapat menghubungi kembali pada waktu yang lebih tepat.
5. Donatur Diteruskan ke Tim Fundraising yang Tepat
Setelah calon donatur menunjukkan minat untuk berdonasi atau membutuhkan pendampingan lebih lanjut, sistem akan mendistribusikan percakapan secara otomatis kepada anggota tim fundraising yang tersedia. Pembagian ini membantu pemerataan beban kerja sekaligus mempercepat respons kepada setiap donatur.
Dengan distribusi yang terstruktur, organisasi dapat memastikan tidak ada donatur yang terlambat ditangani sehingga peluang memperoleh donasi maupun membangun hubungan jangka panjang menjadi lebih besar.
Fitur: Round Robin (Rotator)
6. Tim Mencatat Hasil Komunikasi & Aktivitas Donatur
Setiap percakapan, panggilan, pertemuan, maupun catatan tindak lanjut akan tersimpan secara otomatis dalam histori donatur. Seluruh anggota tim dapat melihat perkembangan komunikasi tanpa harus meminta informasi kepada rekan kerja lainnya.
Riwayat aktivitas yang lengkap juga membantu organisasi menjaga konsistensi pelayanan kepada donatur, terutama ketika terjadi pergantian staf atau relawan.
Fitur: Activity (Call/Meeting/Notes)
7. Sistem Mengirim Reminder & Update Program Otomatis kepada Donatur
Menjaga komunikasi setelah donasi sama pentingnya dengan memperoleh donatur baru. Oleh karena itu, CRM dapat mengirimkan pengingat, ucapan terima kasih, informasi perkembangan program, maupun undangan mengikuti kegiatan sosial secara otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Automasi ini membantu organisasi mempertahankan hubungan yang lebih dekat dengan donatur tanpa harus mengirim pesan satu per satu.
Fitur: WhatsApp Automation
8. Progress Donasi Dipantau dalam Pipeline Fundraising
Setiap calon donatur akan memiliki tahapan yang jelas, mulai dari kontak pertama, proses komunikasi, komitmen berdonasi, hingga penyelesaian donasi. Dengan tampilan pipeline yang visual, tim fundraising dapat mengetahui posisi setiap donatur dan menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
Cara ini memudahkan organisasi memprioritaskan donatur yang membutuhkan perhatian lebih sekaligus memonitor efektivitas proses fundraising secara keseluruhan.
Fitur: Sales Pipeline
9. Donasi Terkonfirmasi atau Donatur Membatalkan Donasi
Setelah proses komunikasi selesai, status donasi akan diperbarui sesuai hasil akhirnya, baik donasi berhasil dikonfirmasi maupun dibatalkan oleh calon donatur. Seluruh perubahan status tersebut tercatat secara otomatis sehingga organisasi memiliki data fundraising yang akurat.
Informasi ini juga membantu tim mengevaluasi tingkat keberhasilan setiap kampanye dan mengidentifikasi peluang peningkatan strategi fundraising pada periode berikutnya.
Fitur: Sales Pipeline
10. Broadcast Update Program & Kampanye kepada Donatur
Organisasi dapat mengirimkan informasi mengenai perkembangan program, laporan penggunaan donasi, ajakan mengikuti kampanye baru, maupun kegiatan sosial kepada banyak donatur sekaligus melalui satu dashboard. Pengiriman dapat dilakukan berdasarkan segmentasi tertentu agar pesan yang diterima tetap relevan bagi masing-masing donatur.
Jika ada donatur yang merespons pesan tersebut, sistem dapat langsung mengarahkan percakapan kembali ke AI Agent atau meneruskannya kepada tim fundraising sehingga komunikasi tetap berjalan tanpa hambatan.
Fitur: Broadcast WhatsApp (Blast)
- Jika donatur merespons → kembali ke Tahap 3: AI Agent Melayani dan Melakukan Kualifikasi Minat Donatur, atau Tahap 5: Donatur Diteruskan ke Tim Fundraising.
11. Laporan & Analitik Kinerja Program dan Fundraising
Seluruh aktivitas fundraising, komunikasi dengan donatur, performa kampanye, hingga perkembangan program sosial akan tersaji dalam dashboard yang mudah dipahami. Organisasi dapat memantau indikator penting tanpa harus mengumpulkan data secara manual dari berbagai sumber.
Dengan laporan dan analitik secara real-time, pimpinan organisasi dapat mengevaluasi efektivitas strategi fundraising, mengukur keterlibatan donatur, serta mengambil keputusan yang lebih cepat berdasarkan data yang akurat.
Fitur: Dashboard Laporan & Analitik
Melalui alur kerja yang terintegrasi tersebut, CRM nonprofit membantu organisasi mengelola hubungan dengan donatur secara lebih sistematis. Setiap proses, mulai dari komunikasi awal hingga pelaporan, dapat dilakukan dalam satu platform sehingga tim fundraising lebih produktif, hubungan dengan donatur semakin kuat, dan dampak sosial yang dihasilkan organisasi dapat terus berkembang.
Apa Rekomendasi Aplikasi CRM Nonprofit Terbaik di Indonesia?
Memilih CRM nonprofit yang tepat merupakan langkah penting bagi organisasi yang ingin mengelola donatur, relawan, komunikasi, dan program sosial secara lebih efektif. Solusi yang ideal tidak hanya menyediakan database donatur, tetapi juga mampu mengotomatiskan proses fundraising, memudahkan kolaborasi tim, serta menyajikan laporan yang mendukung pengambilan keputusan.
Solusi yang dapat dipertimbangkan adalah Barantum CRM, platform CRM buatan Indonesia yang dirancang untuk membantu organisasi mengelola hubungan dengan donatur dan relawan melalui satu sistem terintegrasi. Barantum menggabungkan CRM, Omnichannel Chat, AI Agent, WhatsApp Business API, Broadcast, hingga Dashboard Analitik sehingga seluruh proses fundraising dapat berjalan lebih efisien.
Selain mudah digunakan, Barantum juga memiliki fitur yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan berbagai organisasi nonprofit, baik yayasan, lembaga sosial, komunitas, maupun organisasi kemanusiaan. Dengan implementasi yang relatif cepat serta dukungan tim lokal yang responsif, organisasi dapat mempercepat transformasi digital tanpa harus mengubah alur kerja yang sudah berjalan.
Bagaimana Barantum Membantu Organisasi Nonprofit Mengelola Donatur?
Organisasi nonprofit membutuhkan lebih dari sekadar database donatur. Mereka memerlukan sistem yang mampu menghubungkan seluruh proses, mulai dari komunikasi, fundraising, pengelolaan relawan, hingga pelaporan dalam satu platform. Dengan pendekatan tersebut, setiap tim dapat bekerja lebih efisien sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik kepada para donatur.
Berikut beberapa fitur utama Barantum CRM yang membantu organisasi nonprofit mengelola hubungan dengan donatur secara lebih efektif.
1. Komunikasi Donatur Lebih Terpusat dengan Omnichannel Chat
Dengan Omnichannel Chat, seluruh percakapan masuk ke satu dashboard sehingga tim dapat memberikan respons yang lebih cepat tanpa harus berpindah-pindah aplikasi. Selain meningkatkan efisiensi kerja, organisasi juga dapat menjaga kualitas komunikasi dengan setiap donatur secara konsisten.
2. Respons & Kualifikasi Donatur Lebih Cepat dengan AI Agent
Melalui AI Agent, organisasi dapat memberikan respons selama 24 jam sekaligus melakukan kualifikasi awal terhadap minat calon donatur. Setelah kebutuhan donatur dipahami, AI Agent dapat meneruskan percakapan kepada anggota tim yang paling sesuai sehingga proses komunikasi menjadi lebih efisien.
3. Tracking Sumber Donatur & Relawan dengan Predefined Source
Fitur Predefined Source membantu mencatat sumber setiap kontak secara otomatis, baik dari website, media sosial, WhatsApp, email, maupun kegiatan offline. Dengan data tersebut, organisasi dapat menentukan strategi pemasaran dan fundraising yang memberikan hasil terbaik.
4. Monitoring Tahapan Donasi dengan Sales Pipeline
Melalui Sales Pipeline, seluruh tahapan fundraising dapat dipantau secara visual, mulai dari calon donatur, proses komunikasi, komitmen berdonasi, hingga donasi yang telah terkonfirmasi. Hal ini membantu tim fundraising menentukan prioritas tindak lanjut tanpa kehilangan peluang donasi.
5. Reminder & Update Program Otomatis dengan WhatsApp Automation
Dengan WhatsApp Automation, seluruh proses tersebut dapat dijalankan secara otomatis berdasarkan jadwal atau skenario tertentu. Hasilnya, hubungan dengan donatur tetap terjaga tanpa menambah beban administrasi bagi tim.
6. Monitoring Aktivitas Tim Fundraising dengan Activity Timeline
Melalui Activity Timeline, setiap anggota tim dapat melihat perkembangan hubungan dengan donatur secara lengkap. Fitur ini juga membantu menjaga kesinambungan komunikasi apabila terjadi pergantian staf maupun relawan.
7. Monitoring Panggilan Donatur dengan Integrasi Call Center
Dengan Integrasi Call Center, seluruh aktivitas panggilan dapat tercatat secara otomatis beserta histori dan rekamannya. Informasi tersebut memudahkan organisasi melakukan evaluasi kualitas komunikasi sekaligus memastikan setiap donatur memperoleh pelayanan yang konsisten.
8. Broadcast Kampanye & Program kepada Donatur dengan WhatsApp Broadcast
Melalui WhatsApp Broadcast, organisasi dapat mengirimkan informasi kepada ribuan donatur sekaligus dengan segmentasi yang lebih terarah. Dengan demikian, setiap pesan dapat disesuaikan dengan kelompok donatur tertentu sehingga komunikasi menjadi lebih relevan dan efektif.
9. Monitoring Kinerja Program melalui Dashboard Laporan & Analitik
Fitur Dashboard Laporan & Analitik menyajikan seluruh indikator tersebut dalam tampilan yang mudah dipahami dan diperbarui secara real-time. Dengan informasi tersebut, pimpinan organisasi dapat mengevaluasi strategi fundraising, mengidentifikasi peluang peningkatan, serta mengukur dampak dari setiap program sosial yang dijalankan.
Melalui kombinasi fitur-fitur tersebut, Barantum CRM membantu organisasi nonprofit membangun hubungan yang lebih kuat dengan donatur, meningkatkan efektivitas fundraising, serta menjalankan program sosial secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Mengapa Memilih Barantum sebagai CRM Nonprofit Anda?
Memilih CRM bukan hanya tentang kelengkapan fitur, tetapi juga tentang kemudahan implementasi, keamanan data, serta kemampuan sistem mendukung pertumbuhan organisasi dalam jangka panjang. Barantum menghadirkan solusi yang dirancang untuk membantu organisasi nonprofit mengelola hubungan dengan donatur dan menjalankan proses fundraising secara lebih efisien.

Berikut beberapa keunggulan yang menjadikan Barantum sebagai CRM yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan organisasi nonprofit Anda:
1. Solusi All-in-One dalam Satu Platform
Barantum mengintegrasikan CRM, Omnichannel Chat, AI Agent, WhatsApp Business API, Broadcast, hingga Dashboard Analitik dalam satu platform. Dengan begitu, organisasi tidak perlu menggunakan banyak aplikasi terpisah untuk mengelola komunikasi, fundraising, maupun pelaporan.
2. Harga Fleksibel & Transparan
Setiap organisasi nonprofit memiliki kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, Barantum menyediakan pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan skala organisasi sehingga investasi teknologi menjadi lebih efisien dan mudah direncanakan.
3. Implementasi Cepat & Support Responsif
Perusahaan dapat mulai menggunakan sistem dalam waktu 3–7 hari kerja (tergantung antrean implementasi dan kompleksitas kebutuhan) tanpa harus mengganggu aktivitas operasional yang sedang berjalan. Tim Barantum juga siap memberikan dukungan selama proses onboarding agar implementasi berjalan lebih lancar dan optimal.
4. Rating 4,9/5 dari 1.200+ Ulasan Google
Barantum telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dan organisasi di Indonesia. Rating 4,9/5 dari lebih dari 1.200 ulasan Google menjadi salah satu bukti kepuasan pelanggan terhadap kualitas produk maupun layanan yang diberikan.
“Barantum memperoleh rating 4,9/5 dari 1.221 ulasan di Google Business (per 12 Juni 2026), menunjukkan tingginya tingkat kepuasan pelanggan terhadap solusi CRM dan layanan implementasinya.” Sumber: detik.com
5. Keamanan Data Bersertifikasi ISO 27001
Data donatur merupakan aset penting bagi setiap organisasi nonprofit. Karena itu, Barantum menerapkan standar keamanan informasi yang mengacu pada ISO 27001 dan mematuhi UU PDP No.27 Tahun 2022 di Indonesia sehingga pengelolaan data menjadi lebih aman dan membantu organisasi menjaga kepercayaan para donatur.

Berapa Biaya CRM Nonprofit Barantum?
Investasi dalam CRM nonprofit dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala organisasi. Barantum menyediakan beberapa pilihan paket berlangganan yang fleksibel, sehingga organisasi nonprofit dapat memilih solusi yang paling sesuai dengan jumlah pengguna, kompleksitas operasional, serta fitur yang dibutuhkan.
Selain biaya langganan, terdapat biaya penggunaan untuk beberapa fitur tertentu, seperti WhatsApp Broadcast, AI Agent, dan layanan telepon. Dengan model ini, organisasi hanya membayar sesuai fitur yang benar-benar digunakan.
1. Biaya Langganan Paket
Barantum menyediakan beberapa pilihan paket yang fleksibel sehingga organisasi dapat memilih solusi yang paling sesuai tanpa perlu membayar fitur yang belum dibutuhkan.
|
Paket |
Biaya per Bulan |
Cocok Untuk |
Tambahan User |
|
Standard |
Rp897.000 (3 user) |
Kebutuhan dasar pengelolaan donatur dan komunikasi |
Rp299.000/user/bulan |
|
Professional |
Rp1.797.000 (3 user) |
Organisasi yang membutuhkan automasi, AI Agent, dan WhatsApp Automation |
Rp599.000/user/bulan |
|
Enterprise |
Hubungi Tim Sales |
Organisasi dengan kebutuhan kompleks dan integrasi khusus |
Disesuaikan |
Paket tersebut dapat dipilih sesuai kebutuhan organisasi. Seiring bertambahnya jumlah pengguna atau kompleksitas operasional, organisasi dapat melakukan penyesuaian paket agar sistem tetap mendukung pertumbuhan program dan aktivitas fundraising.
2. Biaya Broadcast, AI Agent, dan Telepon Sesuai Penggunaan
Selain biaya langganan paket, terdapat biaya penggunaan untuk beberapa fitur yang hanya dihitung berdasarkan pemakaian.
|
Fitur |
Keterangan |
Biaya |
|
Broadcast Marketing |
Pesan promosi atau kampanye fundraising |
Rp597/percakapan |
|
Broadcast Utility |
Notifikasi atau pembaruan program |
Rp367/percakapan |
|
Broadcast Authentication |
OTP atau verifikasi |
Rp367/percakapan |
|
Broadcast Service |
Percakapan yang diawali pelanggan |
Gratis |
|
AI Agent |
Respons otomatis kepada donatur |
Mulai Rp150/respons |
|
Telepon |
Panggilan melalui Call Center |
Mulai Rp15/detik |
Untuk penggunaan WhatsApp Broadcast dan AI Agent, Barantum menggunakan sistem prepaid dengan minimum top up Rp500.000. Sementara itu, layanan Telepon (Call Center) dihitung berdasarkan durasi penggunaan (per detik), sehingga organisasi hanya membayar sesuai pemakaian aktual.
Jadwalkan Demo dengan Barantum Sekarang
Melalui sesi demo bersama tim Barantum, Anda dapat melihat bagaimana CRM bekerja sesuai kebutuhan organisasi, mulai dari pengelolaan komunikasi, automasi follow up, monitoring tahapan fundraising, hingga penyajian laporan secara real-time. Tim kami juga akan membantu merekomendasikan solusi dan paket yang paling sesuai dengan skala organisasi Anda.
Jadwalkan demo sekarang dan temukan bagaimana Barantum CRM dapat membantu organisasi nonprofit menjalankan misi sosial dengan proses yang lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan.
Tertarik dengan Barantum?
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) Tentang CRM Untuk Organisasi Non Profit
Apakah CRM cocok untuk organisasi nonprofit berskala kecil maupun besar?
Ya. CRM dapat digunakan oleh organisasi nonprofit dari berbagai skala, mulai dari yayasan kecil hingga lembaga sosial berskala nasional. Sistem ini membantu mengelola data donatur, relawan, kampanye, dan komunikasi dalam satu platform sehingga operasional menjadi lebih efisien.
Apa manfaat CRM dibandingkan pencatatan donatur secara manual?
CRM memungkinkan organisasi menyimpan data donatur secara terpusat, mencatat riwayat interaksi, mengirim follow up otomatis, memantau kampanye, serta menghasilkan laporan secara real-time. Hal ini lebih efisien dibandingkan menggunakan spreadsheet atau pencatatan manual.
Apakah CRM dapat membantu meningkatkan retensi donatur?
Ya. CRM membantu organisasi menjaga hubungan dengan donatur melalui komunikasi yang lebih personal, pengiriman broadcast tersegmentasi, reminder otomatis, serta pencatatan riwayat donasi sehingga peluang donatur untuk kembali berdonasi dapat meningkat.
Bagaimana jika pengurus atau relawan berganti, apakah data tetap tersimpan?
Ya. Seluruh data donatur, relawan, riwayat komunikasi, dan aktivitas organisasi tetap tersimpan di dalam CRM. Pengurus baru dapat melanjutkan pekerjaan dengan mudah karena seluruh informasi terdokumentasi secara terpusat.
Apakah CRM nonprofit dapat digunakan oleh beberapa divisi atau cabang organisasi?
Tentu. CRM mendukung penggunaan oleh banyak pengguna, divisi, maupun cabang dalam satu sistem. Setiap pengguna dapat memiliki hak akses yang berbeda sehingga kolaborasi antar tim menjadi lebih aman, terstruktur, dan efisien.

CRM Specialist and SEO Content Writer.
As CRM Specialist and SEO Content Writer I craft compelling content that enhances brand identity and drives engagement, leveraging my expertise to connect with audiences and boost conversions.
