Perbedaan CRM dan ERP Semua Yang Perlu Kamu Ketahui

Bedanya CRM dan ERP

Perbedaan CRM dan ERP

Perbedaan CRM dan ERP merupakan hal yang perlu Anda ketahui sejak dini sebelum Anda memutuskan menggunakan sistem aplikasi untuk pengembangan bisnis atau perusahaan Anda. Masih banyak orang yang bingung apa saja perbedaan CRM dan ERP, mereka juga tidak mengetahui apakah mereka menggunakan CRM atau ERP. Banyak modul CRM diduplikasi pada sistem ERP. Beberpa vendor ERP mengklaim bahwa sistem ERP mereka termasuk dalam CRM. Baca terus artikel ini agar Anda mengetahui semua tentang perbedaan CRM dan ERP!


Mengenal CRM dan ERP

Untuk mengetahui lebih banyak tentang perbedaan CRM dan ERP, ada baiknya kita perlu mengetahui apa itu CRM dan apa itu ERP terlebih dahulu. Mengingat kedua jenis aplikasi ini adalah aplikasi yang memegang peranan penting dalam pengembangan bisnis atau perusahaan Anda. Kedua aplikasi ini yaitu CRM dan ERP juga dapat digunakan bersama dengan mengintegrasikan bisnis internal. Mari kita kenali dulu tentang kedua aplikasi ini!

1. Apa Itu CRM?

CRM adalah singkatan dari Customer Relationship Management yang dapat mengelola interaksi antara perusahaan dan pelanggan saat ini dan pelanggan potensial. CRM berfungsi untuk memantau dan mengelola interaksi pelanggan, layanan pelanggan dan aktivitas penjualan serta pemasaran produk serta menganalisa performa atau kinerja tim penjualan, interaksi pelanggan dan data siklus penjualan pelanggan untuk meningkatkan profitabilitas.

Baca juga Apa itu CRM? Pengertian CRM, Manfaat CRM serta Penggunaannya

CRM tidak hanya sebuha strategi dalam sistem manajemen, tetapi juga satu set perangkat lunak dan teknologi. Yang bertujuannya untuk mengotomasi siklus penjualan dan mengurangi biaya penjualan dengan meningkatkan kepuasan pelanggan, nilai pelanggan, meningkatkan pelayanan pelanggan,dan membantu retensi pelanggan serta meningkatkan pertumbuhan penjualan. Sehingga pada akhirnya akan meningkatkan profit Perusahaan.

Baca juga Menciptakan Nilai Pelanggan (Customer Value) dengan Strategi CRM

2. Apa Itu ERP?

Apa itu ERP dilansir dari situs wikipedia ERP yang merupakan singkatan dari Enterprise Resource Planning. ERP adalah aplikasi yang berguna untuk mengawasi manajemen produksi, manajemen akun dan manajemen rantai pasokan barang. Ini menggunakan database umum yang dikelola dalam sistem manajemen database untuk menyediakan integrasi proses bisnis inti dengan pandangan yang terus diperbarui.

Sistem ERP mengintegrasikan bidang perencanaan, pembelian, inventaris, penjualan, pemasaran, keuangan dan sumber daya manusia. Fungsinnya memperluas fungsi MRP dan ide intinya adalah manajemen rantai pasokan. ERP akan memastikan kelancaran arus informasi antara administasi, rekening, SDM dan produksi.


3. Perbedaan Dan Hubungan Antara CRM Dan ERP?

Perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) dan manajemen hubungan pelanggan (CRM) serupa dalam banyak hal karena keduanya digunakan untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan secara keseluruhan. Perbedaan mendasar dari kedua aplikasi ini adalah jika ERP adalah aplikasi yang berguna untuk mengawasi manajemen produksi, manajemen akun dan manajemen rantai pasokan barang. Sedangkan, CRM (Customer Relationship Management) berguna untuk mengawasi interaksi pelanggan, layanan pelanggan dan aktivitas penjualan serta pemasaran produk. Namun mari kita simak sama sama semua hal tentang perbedaan CRM dan ERP.

Pertama, tujuan utama CRM adalah untuk membangun, mengembangkan dan memelihara hubungan pelanggan. Dan ERP menekankan bahwa tujuan bisnis adalah untuk meningkatkan produktivitas seluruh bisnis yang menguntungkan.

Kedua, ada perbedaan fokus dari keduanya, erp berfokus pada “perencanaan sumber daya internal”, dan CRM lebih berfokus pada “pasar dan pelanggan. Selain itu, fungsi intinya sangat berbeda dan memiliki perbedaan tertentu.

Perbedaan CRM dan ERP
Perbedaan CRM dan ERP

 

Fungsi sistem CRM meliputi:

  1. Manajemen hubungan pelanggan: informasi mengenai pelanggan, pelacakan interaksi pelanggan, manajemen kesepakatan.
  2. Otomatisasi pemasaran: strategi pemasaran, pemasaran email, dan manajemen aktifitas.
  3. Otomatisasi penjualan: manajemen kontak, analisis saluran penjualan, perkiraan penjualan.
  4. Sistem Layanan pelanggan: manajemen tiketing, integrasi chat dan call center, penjadwalan dan realokasi item layanan.
  5. Manajemen layanan di tempat: penjadwalan, pengiriman, pembuatan faktur.
  6. Manajemen Informasi : informasi pelanggan yang masuk dari situs web perusahaan, manajemen dokumen.
  7. Otomatisasi pusat panggilan: pemrosesan panggilan masuk dan keluar, histori panggilan, rekaman percakapan
  8. Analitik: Laporan kinerja tim, laporan penjualan, laporan kesepakatan, laporan aktifitas, forecast penjualan

Fungsi umum dalam sistem ERP adalah:

  1. Akuntansi: mengelola transaksi terkait keuangan
  2. Manajemen proyek: seluruh proses dari awal proyek hingga akhir proyek
  3. Manajemen hubungan pelanggan: informasi pelanggan dasar, pelacakan pelanggan, manajemen kontrak.
  4. Sumber daya manusia: manajemen personalia, file personalia, pelatihan karyawan, manajemen gaji.
  5. Inventaris: Memberikan informasi terbaru tentang pasokan produk
  6. Manufaktur: adalah inti dari ERP
  7. Rantai pasokan: lacak proses dari manufaktur hingga distribusi

Perbedaan CRM dan ERP inti telah disebutkan di atas, tetapi itu bukan satu-satunya perbedaan, ada juga perbedaan CRM dan ERP lainya sebagai berikut:

  1. CRM terutama untuk manajemen hubungan pelanggan dengan perusahaan, sementara ERP terutama berfokus pada perencanaan sumber daya perusahaan.
  2. CRM adalah alat bagi perusahaan untuk melacak setiap transaksi pelanggan, sedangkan ERP adalah alat untuk membantu perusahaan mengelola proses bisnis
  3. Dibandingkan dengan ERP, CRM lebih efisien dan sederhana
  4. CRM adalah alat untuk meningkatkan penjualan dan pelayanan, sedangkan ERP bertujuan untuk memantau biaya produksi.

Meskipun perbedaan yang disebutkan di atas antara CRM dan ERP agak berbeda, kedua sistem memiliki hubungan yang saling mendukung. CRM dan ERP dapat berbagi data bagi seluruh organisasi secara real time. Sehingga seluruh karywan dapat berinteraksi dalam aplikasi CRM dan ERP melalui berbagi file, melihat data laporan, memberikan komentar, dsb.

Baca juga Lima Alasan Anda Memilih Aplikasi CRM Barantum Untuk Bisnis Anda


Integrasi CRM dan ERP

Sistem CRM dan ERP cenderung tetap independent. Karena pada dasarnya arsitektur pemograman yang membuat fungsi dasarnya sangat berbeda. Namun, kebanyakan perusahaan tidak ingin menginvestasikan waktu dan tenaga untuk mengintegrasikan keduanya, melainkan menggunakan metode entri data manual. Hasilnya ini akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk melakukan entri data dan seringnya terjadi kesalahan dalam proses entri.

Integrasikan sistem CRM dan ERP, dapat mengubah prospek penjualan menjadi penjualan dengan lebih baik. Meningkatkan laba atas investasi secara keseluruhandan menyederhanakan proses penjualan sekaligus meningkatkan layanan pelanggan. Hal ini akan membantu meningkatkan pendapatan dan efisiensi perusahaan secara menyeluruh.

Berikut adalah 5 alasan spesifik mengapa Anda perlu mengintegrasikan CRM dengan sistem ERP:

  1. Meningkatkan manajemen pelanggan. Dengan mengintegrasikan sistem CRM dan ERP, karyawan dapat mengakses informasi terkait pelanggan dalam sistem ERP dan CRM secara bersamaan tanpa berpindah sistem. Mempermudah karyawan untuk melacak calon pelanggan, serta jelajahi lebih banyak peluang bisnis
  2. Memiindahkan jalur penjualan ke penjualan. Jika Anda mengintegrasikan CRM dengan sistem ERP, Anda dapat mengubah prospek penjualan menjadi prospek penjualan dengan lebih baik dan proses penjualan perusahaan Anda akan lebih otomatis.
  3. Meningkatkan laba atas investasi secara keseluruhan. Mengintegrasikan sistem CRM dan ERP dapat memastikan pengurangan biaya dan meningkatkan laba atas investasi secara keseluruhan.
  4. Menyederhanakan proses penjualan. Integrasikan dua data sistem bersama-sama, untuk menghindari risiko salah input data di antara keduanya. Dan staf penjualan Anda tidak perlu berkonsultasi dengan gudang untuk memeriksa riwayat pesanan atau masalah inventaris, untuk menghindari miskomunikasi.
  5. Data yang ditautkan meningkatkan efisiensi kerja. Melalui integrasi, semua karyawan dapat mengakses semua yang mereka butuhkan. Sehingga mengurangi risiko dan kerumitan duplikasi data dan entri. Dan dapat meningkatkan efisiensi penjualan dan kepuasan pelanggan Anda.

Jadi Pilih CRM Atau ERP?

Setelah mengetahui perbedaan CRM dan ERP serta fungsi utama dari CRM dan ERP dapat kita simpulkan bahwa Pelanggan dan penjualan dikelola oleh CRM sedangkan produktivitas dan karyawan dikelola oleh ERP. Aplikasi CRM berfokus pada interaksi yang dikelola oleh sebuah perusahaan dengan pelanggan dan menyimpan banyak informasi data pelanggan.

Karena masalah pendanaan, sebagian besar perusahaan tidak tahu bagaimana memilih di antara keduanya. Biasanya, jika Anda perlu mengelola interaksi dengan pelanggan, Anda harus memilih alat CRM.  Karena CRM kondusif untuk penggunaan sumber daya perencanaan yang optimal. CRM membantu untuk memprediksi pendapatan dan mengotomasi fungsi penjualan dan pemasaran.

Sebaliknya, jika Anda umumnya tidak puas dengan proses bisnis yang ada, Anda mungkin memerlukan ERP baru. ERP membantu dalam menstandarisasi proses bisnis sehingga menyusun informasi yang berguna. Inilah letak perbedaaan antara ERP dan CRM dan keduanyanya digunakan secara bersama oleh perusahaan karena peran yang berbeda dan saling melengkapi.

In this article

Join the Conversation

nineteen + twenty =