Perusahaan Asuransi dan Transformasi Digital

Perusahaan Asuransi dan CRM

Perusahaan Asuransi di Indonesia

 

Perusahaan Asuransi adalah lembaga yang menyediakan berbagai polis asuransi untuk melindungi nasabahnya dari berbagai macam resiko kerugian. Bisnis asuransi adalah bisnis mengambil alih risiko dari nasabah untuk ditanggung perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi bekerja dengan menggunakan akumulasi dana premi yang dibayarkan nasabah untuk menutup klaim nasabah yang terkena musibah/risiko tersebut. Definisi Asuransi sendiri seperti yang tertuang dalam Undang-Undang No. 2 Th 1992 tentang usaha perasuransian [1] adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, di mana pihak penanggung (Perusahaan Asuransi) mengikatkan diri kepada tertanggung (Nasabah), dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. [*1]

Dalam Asuransi ada yang namanya Polis Asuransi. Polis asuransi adalah suatu perjanjian asuransi ataupun pertanggungan yang sifatnya konsensual atau terdapat kesepakatan. Polis asuransi harus dibuat secara tertulis dalam suatu akta antara pelanggan dan perusahaan penyedia Asurani yang mengadakan perjanjian. Akta yang dibuat itulah yang dinamakan Polis asuransi. Jadi singkatnya Polis Asurani merupakan tanda bukti tertulis kesepakatan antara pihak tertanggung (nasabah) dan pihak penanggung (perusahaan asuransi). Beberapa contoh perusahaan asuransi adalah : FWD Life, Panin Dai-Ichi Life, AXA Mandiri, Manulife, Prudential, Sinarmas dan lain-lain.

Secara sederhana proses bisnis Perusahaan Asuransi adalah sebagai berikut :

  • Menarik Nasabah:
    Perusahaan asuransi melalui agen asuransi atau tenaga penjualannya, menawarkan produk dan mencari seseorang yang akan menjadi nasabah/pelanggannya. Perusahaan asuransi akan membagi setiap pembeli asuransi atau pemegang polis ke dalam bagian yang berbeda-beda. Jadi, jika Anda menggunakan asuransi kesehatan, tidak akan dicampur dengan asuransi jiwa atau yang lainnya. Asuransi akan menanggung setiap kerugian Anda sesuai dengan jumlah yang diambil pemegang polis.
  • Mengumpulkan Premi:
    Nasabah atau pelanggan akan diberi jadwal pembayaran premi (biasanya per/bulan). Melalui pembayaran premi ini maka jumlah uang dari setiap nasabah akan dikelola guna mengatasi permasalahan yang dialami nasabah lain (yang melakukan klaim). Jadi, secara garis besarnya proses pengolahan uang yang dijalankan perusahaan asuransi adalah perputaran uang nasabah untuk menutup risiko (klaim) yang dialami nasabah lain.
  • Membayar Klaim:
    Jika terdapat klaim dari nasabah yang mengalami risiko, perusahaan asuransi akan membayarkan sesuai dengan ketentuan. Perusahaan asuransi akan memastikan kejadian atas klaim yang dilakukan nasabah adalah benar-benar musibah dan bukan merupakan kejadian yang disengaja.
proses bisnis asuransi
proses bisnis asuransi secara sederhana

 

Agen Perusahaan Asuransi

 

Jika Anda berpikir tentang Perusahaan Asuransi, gambaran paling mungkin yang muncul di benak Anda adalah agen Asuransi yang berusaha keras meyakinkan Anda mengapa premi mahal itu sepadan.

Mengenai Agen Asuransi Pemerintah Indonesia sudah mengaturnya dalam Pasal 27 PP No. 73 Tahun 1992 menyebutkan bahwa:

  • Setiap agen asuransi hanya dapat menjadi agen dari satu perusahaan asuransi saja.
  • Agen asuransi wajib memiliki perjanjian keagenan dengan perusahaan asuransi yang diageninya.
  • Semua tindakan agen asuransi yang berkaitan dengan transaksi asuransi menjadi tanggung jawab perusahaan asuransi yang diageninya.
  • Agen asuransi dalam menjalankan kegiatannya harus memberikan keterangan yang benar dan jelas kepada calon tertanggung tentang program asuransi yang dipasarkan dan ketentuan isi polis, termasuk hak dan kewajiban calon tertanggung tersebut.

Hal ini menjadi sebuah bukti bahwa pemerintah menganggap masalah asuransi adalah sebuah hal yang penting dan menjadi kebutuhan umum dan perlu diatur berdasarkan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Transformasi Digital Perusahaan Asuransi

 

Seiring kemajuan dan perkembangan teknologi, Perusahaan Asuransi bermigrasi dari hubungan pribadi ‘nyata’ ke hubungan pribadi ‘virtual’ untuk membangun, mempertahankan, dan mengelola pelanggan. Lalu apa saja yang perlu dilakukan oleh Agen Perusahaan Asuransi dalam usahanya mempertahankan kepuasan Pelanggan.

perusahaan asuransi fokus pada pelanggan
transformasi digital untuk fokus kepada kepuasan pelanggan

1. Fokus pada pelanggan

Solusi CRM yang di implementasikan Perusahaan Asuransi membantu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan karyawan mereka. Perusahaan asuransi lebih mudah beradaptasi dan fleksibel terhadap perubahan kebutuhan dan tren konsumen. Sementara mayoritas CRM asuransi tradisional hanya memiliki pendekatan ‘penjualan’, solusi holistik saat ini lebih fokus pada ‘hubungan’ yang menguntungkan. Faktor penting yang berkontribusi adalah :

  1. Mengenali kebutuhan berbagai kebutuhan pelanggan
  2. Meningkatnya permintaan untuk memberikan pengalaman pelanggan yang mulus dan menyenangkan di seluruh saluran.
  3. Menempatkan pelanggan di kursi pengemudi untuk membuat keputusan bisnis.

2. Dibangun oleh data dan diperkuat dengan otomatisasi

Aliran data yang mulus memecah batas-batas silo bagi tenaga kerja Perusahaan. Tidak hanya memberi Perusahaan Asuransi gambaran lengkap tentang kebutuhan Nasabah mereka tetapi juga menganalisis, menafsirkan dan memprediksi perilaku klien dan juga memfasilitasi pengambilan keputusan strategis. Otomatisasi akan membuat proses yang mubazir menjadi lebih efisien dan alur kerja lebih cepat. Dengan sinkronisasi data CRM yang otomatis dan cerdas, agen asuransi dapat menerima pembaharuan data secara real-time pada penjualan pemasaran dan layanan pelanggan. Dengan menggunakan data yang tersedia di pasar melalui media sosial, integrasi lembaga pemeringkat kredit, dsb., Perusahaan Asuransi dapat :

  1. Mendeteksi sebuah penipuan dengan cepat
  2. Tingkatkan prediksi
  3. Kembangkan produk baru sesuai selera pasar.

3. Kemitraan Pilihan

Aliansi strategis agen asuransi dan mitra, seperti rumah sakit berjalan seiringan. Mereka membantu dalam memahami perilaku klien dan perincian kesehatan, memberikan informasi berharga untuk penjaminan emisi. Mereka telah membuka jalan baru kemitraan, misalnya;

  1. Bermitra dengan portal perjalanan
  2. Bermitra dengan perusahaan pengarsipan pajak (mendorong asuransi sebagai opsi untuk menghemat pajak)
  3. Bermitra dengan startup teknologi kesehatan.

4. Dinamika harga waktu nyata

Agregator asuransi ‘pasar’ terbukti menjadi pengubah permainan dalam industri ini. Saluran offline dan online memiliki tarif berbeda untuk menarik pelanggan. Agregator menekankan berbagai algoritma penetapan harga dan tarif dan manfaat menengah untuk kemudian diteruskan ke pelanggan.

5. Fleksibilitas dengan penghematan biaya

Di banyak organisasi asuransi, pendekatan penghematan biaya saja telah membuat investasi lebih bermanfaat. Ini membantu untuk menjadi fleksibel dan kredibel. Sementara pada saat yang sama memungkinkan pengalaman pelanggan untuk memainkan peran kunci. Transformasi digital yang dilakukan perusahaan Asuransi dengan implementasi software CRM telah memperkuat hubungan antara perusahaan asuransi dan pelanggan atau nasabahnya dengan layanan yang lebih personal, terlepas dari waktu dan lokasi. Prevalensi mobilitas membantu para eksekutif untuk melihat, membuat, dan memodifikasi data CRM pada perangkat seluler yang mendukung internet.

Perusahaan asuransi dengan cepat merangkul digitalisasi agar tetap kompetitif dan sukses. Namun, sangat penting untuk menyadari bahwa transformasi digital tidak hanya tentang sistem dan proses, tetapi juga memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah. Itulah mengapa Transformasi Digital Perusahaan Asuransi sebaiknya dimulai dari Implementasi sistem CRM untuk meningkatkan kepuasan Pelanggan, manajemen Pelanggan, sekaligus menaikan Nilai Perusahaan. (baca : Sistem CRM dalam Bisnis Asuransi untuk Kelola Hubungan Pelanggan)

 

Peran CRM bagi Pertumbuhan Perusahaan Asuransi

 

Sektor asuransi adalah salah satu sektor paling dinamis dalam lansekap bisnis di Indonesia. Peraturan yang diberlakukan oleh pemerintah dapat dengan mudah membuat perubahan dalam margin. Meskipun, ini adalah salah satu sektor yang paling tidak dapat diprediksi, namun memiliki potensi besar, terlihat dari banyaknya investasi pemain internasional yang besar. Perkembangan teknologi dan perubahan terus-menerus membuat perusahaan Asuransi untuk selalu update dengan perkembangan, alat dan solusi terbaru untuk membuat lingkungan lebih kondusif bagi diri mereka sendiri. Untuk tetap mengikuti tren terbaru terutama tren teknologi digital saat ini. Merampingkan operasi bisnis dan mengelola data pelanggan menjadi semakin penting untuk setiap Perusahaan Asuransi.

Meskipun benar bahwa mengelola database pelanggan bukan satu-satunya hal yang diperlukan dalam bisnis, tetapi bila dapat mempertahankan database pelanggan yang solid, itu adalah hal yang menguntungkan bagi perusahaan asuransi. Dalam industri yang didorong oleh persaingan, membuat tim Anda dapat mengakses data terkait pelanggan akan meningkatkan prospek penjualan dan manajemen pelanggan dengan cara yang paling efisien dan hemat biaya.

Di sinilah sektor CRM diperlukan dalam rangka transformasi digital dalam sektor Industri Asuransi. Software CRM dapat dengan mudah mengelola data pelanggan untuk perusahaan. Sehubungan dengan perkembangan terbaru di sektor CRM, sekarang perusahaan dapat menyimpan data pelanggan mereka di cloud sehingga dapat menghemat biaya dan keamanan data lebih terjamin. Dengan munculnya perangkat lunak CRM berbasis Cloud pertama di Indonesia yaitu Barantum CRM yang dapat terintegrasi dengan Barantum Call Center dapat memberikan solusi langsung ke industri asuransi.

 

CRM UNTUK ASURANSI

 

Manfaat CRM bagi Perusahaan Asuransi:

 

  • CRM membantu perusahaan asuransi dalam memberikan layanan tingkat profesional kepada pelanggan mereka, karena memberikan akses ke semua informasi yang relevan dalam sepersekian detik.
  • Setiap karyawan perusahaan dapat memberikan pelanggan mereka dengan semua informasi yang tepat setiap kali mereka mengakses data pelanggan.
  • CRM membantu menjaga informasi pusat selalu update.
  • Aplikasi CRM akan sangat membantu dalam menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
  • Membantu mengelola sejumlah besar data, formulir, kontrak, laporan, dan dokumen lain tentang sistem manajemen pusat yang dapat diakses kapan saja oleh karyawan perusahaan. Sehingga membuat kerja mereka lebih efisien.

(baca juga : Manfaat Aplikasi CRM bagi Perkembangan Bisnis Anda)

Fitur perangkat lunak CRM yang dapat membantu Perusahaan Asuransi mengelola data mereka secara efisien adalah:

Manajemen Alamat:

Perangkat lunak CRM dapat membantu mempertahankan proses otomatis untuk manajemen alamat. Dengan klik mouse lainnya karyawan dapat memeriksa apakah informasi yang diberikan benar atau tidak. Termasuk juga memeriksa duplikasi. Selain itu, karyawan dapat memfilter pelanggan sesuai dengan target mereka dan memfilter bidang spesifik konten lainnya untuk menampilkan target pelanggan yang dituju

Manajemen Dokumen yang Tepat:

Solusi CRM dapat membantu perusahaan asuransi untuk membuat dan mengelola berbagai jenis dokumen. Dokumen dapat dibuat dalam bentuk Microsoft Excel, PDF, email, grafik dll., Sesuai dengan kemudahan karyawan. Presentasi rapat untuk rapat penjualan juga disimpan dan dapat di akses langsung melalui server pusat, yang memberikan akses ke semua karyawan ke dokumen mereka saat ini. Kata kunci juga dapat digunakan untuk menemukan dokumen tertentu.

Mempertahankan Hak Dokumen:

Fitur lain dalam solusi CRM adalah memberikan hak kepada karyawan mereka. Perusahaan dapat memberikan hak kepada karyawan mereka berdasarkan hierarki mereka. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan fitur administrasi Profesional atau grup. Seseorang dapat dengan mudah memberikan hak ke catatan data. Karyawan dapat diberikan akses ke data yang mereka miliki haknya. Fitur ini mudah dikelola dengan menggunakan Antarmuka yang ramah Pengguna.

CRM membantu dalam menghasilkan Peluang:

Perangkat lunak CRM memiliki fitur “Peluang” pintar yang diaktifkan yang pada gilirannya dapat membantu karyawan perusahaan untuk mengelola pelanggan potensial dan prospek mereka. Misalnya: Layanan pemberitahuan dan tindakan otomatis, dapat membantu mengingatkan perusahaan tentang acara yang akan datang, ulang tahun, dan bahkan memberi tahu kapan janji temu dijadwalkan. Prakiraan dan laporan dapat dengan mudah dibuat untuk mengelola prospek.

Aksesibilitas Ponsel & Tablet:

Karyawan asuransi sekarang dapat mengakses informasi dari mana saja, apakah itu PC di rumah atau smartphone dan laptop ketika mereka sedang bepergian. Perangkat lunak CRM dapat mengakses database pusat melalui browser internet di ponsel / laptop dan tablet.

Manajemen tugas:

Perangkat lunak CRM adalah asisten pribadi Anda. Ini memungkinkan Anda mengelola tugas Anda dengan mudah. Seseorang dapat dengan mudah memonitor tugas yang sedang berlangsung dan membuat tindak lanjut setelah selesai. Filter dalam Software CRM memungkinkan Anda mengurutkan dan menampilkan tugas berdasarkan tanggal tenggat, orang yang bertanggung jawab, dll. Masih ada lagi, ada fitur pengingat yang mengirimkan pengingat tepat waktu ketika Anda mendekati tenggat waktu Anda.

(fitur CRM lebih lengkap : Aplikasi CRM)

Teknik CRM Penjualan berfungsi sebagai tongkat ajaib untuk sektor asuransi dalam mengelola basis data pelanggan mereka. Di Indonesia sendiri, Sistem CRM memainkan peran utama dengan bertindak sebagai alat bisnis penting untuk sejumlah tujuan. Untuk mencoba Aplikasi CRM Gratis selama 14 hari, Anda bisa mengujungi www.barantum.com

 

In this article

Join the Conversation

2 + 1 =