Alokasi Dana Belanja IT Meningkat Sampai 30% di 2019

software bisnis

KINERJA PERUSAHAAN MENINGKAT DENGAN METODE DEVOPS SOFTWARE BISNIS

 

Tingginya perkembangan yang terjadi pada industri software bisnis.  Pada akhirnya memang berdampak pada semakin besarnya pemanfaatan software aplikasi pada perusahaan yang ada di Indonesia. Dimana metode Devops (developmet and operations) saat ini dan kedepan akan menjadi satu tren yang banyak di aplikasikan pada software. Karena ternyata metode ini mampu menjawab beberapa masalah yang  terjadi dalam sebuah perusahaan.

DevOps sendiri secara deskripsi merupakan suatu pendekatan yang menggabungkan Dev dan Ops agar sistem yang ada bisa lebih mudah, cepat dan terkontrol dalam memproduksi atau mengembangkan sistem dalam skala besar. Sehingga dengan pendekatan tersebut bisa di jelaskan bahwa DevOps merupakan sebuah praktek secara bersama-sama antara bagian operasional dan bagian pengembangan  pada seluruh siklus hidup sebuah layanan. Dimana keberadaan desain yang di kembangkan bertujuan untuk mendukung sistem produksi yang lebih berkualitas.

Dari hasil survey yang dilakukan oleh TechInsights Reports di jelaskan bahwa metode Devops secara meyakinkan mampu menjadi solusi terbaik dari beberapa masalah.  Sekitar 95% responden menyebutkan Devops mampu meningkatkan kerjasama antar departemen, 21% responden mengatakan Devops mampu mendongkrak rata-rata 20% pendapatan dan 21% kualitas aplikasi. Sehingga bisa dikatakan metode  ini mampu untuk mengefisiensikan waktu  dan juga meningkatkan potensi pendapatan perusahaan.

 

SOFTWARE BISNIS LOKAL MAKIN DI MINATI, PERUSAHAAN MENAIKAN ANGGARAN BELANJA IT

 

Aplikasi Monitoring Sales

Keunggulan yang terjadi pada software local sebagai akibat karena adanya dua hal : pertama mereka lebih mamahami karakter dalam negeri dan kedua aplikasinya lebih bersifat friendly. Pada akhirnya memang meningkatkan angka penjualan software local yang ada di Indonesia. Terlebih dengan adanya satu kondisi bahwa saat ini anggaran belanja software local meningkat 30% dibandingkan beberapa tahun lalu.

Terbukti, hingga saat ini apresasi perusahan local dalam mengggunakan software local mulai meningkat.  Dari analisa data yang di sampaikan oleh Handri Kosada, CEO Barantum.com di jelaskan bahwa hingga saat ini sudah lebih dari 22 sektor industri yang mempercayakan aplikasi softwarenya dengan menggunakan Barantum.com.

Artikel terkait lainnya : Masa Depan Software CRM dan Perkembangannya di 2019

POTENSI BISNIS SOFTWARE MENINGKAT & MENJADI ALTERNATIF SOLUSI TERBAIK

 

Tingginya kebutuhan perusahaan akan perlunya mengaplikasikan sebuah sistem dalam perusahaan. Pada akhirnya menjadi satu potensi bisnis yang besar tidak saja bagi perusahaan yang fokus pada penyediaan aplikasi software. Tapi hal itupun sangat bermanfaat bagi perusahaan untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan terutama dalam hal peningkatan omzet perusahaan.

Robert Adrian, Business Development Director  Barantum menjelaskan, “Bahwa dengan adanya aplikasi sistem Call Center yang terintegrasi dengan sistem CRM ( Customer Relationship Management ). Pada akhirnya perusahaan bisa lebih memaksimalkan kinerja perusahaan.  Contoh nyata yang terjadi adalah, dengan sistem ini efektifitas kerja dari staff telemarketing bisa di tingkatkan  hingga 35%.

Sedangkan bagi telemarketing yang malas bisa di tekan hingga mencapai 50%. Karena tidak ada alasan untuk bagian telemarketing untuk tidak memfollow-up pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya setiap hari. Hal itu juga karena sistem call center dan contract centernya telah mencakup seluruh layanan customer service baik inbound call ataupun outbond call.

Lebih lanjut Team Barantum menjelaskan, bahwa sebuah sistem Call Center yang baik. Memang tidak saja berfungsi sebagai sarana untuk menggali lebih jauh potensi dari customer. Tapi call centerpun mampu sebagai media yang efektif untuk divisi telemarketing, client telephone, hingga melakukan debt collection.

SOFTWARE MASA DEPAN BERBASIS TEKNOLOGI TELEPHONE SELULER

 

mobile crm

Jika dahulu telephone seluler dianggap sebagai sebuah gaya hidup. Tapi saat ini alat tersebut bisa berfungsi ganda.  Tidak saja sebagai penunjang  gaya hidup, tapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan performa seseorang dalam bekerja.

Dengan besarnya potensi yang bisa di garap dari pasar telephone seluler yang ada di Indonesia. Dimana berdasarkan data dari Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, Kementerian Perindustrian tercatat bahwa jumlah pelanggan telekomunikasi seluler di Indonesia meningkat 4x lipat dari 63 juta menjadi 211 juta pelanggan. Bahkan kondisi itu akan terus meningkat seiring waktu dan bahkan mungkin bisa melebihi jumlah penduduk Indonesia yang saat ini berjumlah 250 juta jiwa.

Oleh karena itulah, pada akhirnya aplikasi software kedepan akan bisa diimplementasikan pada beberapa media. Sama halnya dengan sistem CRM yang di produksi oleh Barantum. Dimana aplikasi tersebut sudah mampu berkompetisi dengan produk sejenis yang berasal dari luar. Hal itu semakin memperkuat statemen di atas bahwa software local memiliki tempat tersendiri bagi perusahaan yang ada di Indonesia. Karena sistemnya telah terintegrasi dalam beberapa media salah satunya telephone seluler. Dengan kondisi tersebut, maka semakin memudahkan dan mengefektifkan kerja dari team sales. Karena aplikasi CRM barantum dengan goggle apps seperti google maps dan google calendar mampu menjadikan telephone seluler kita laksana sekretaris pribadi yang kita miliki.

 

TREN SOFTWARE KEDEPAN, MENGGUNAKAN SISTEM BERBASIS CLOUD

 

software call center cloud based
software call center cloud based

Semakin tingginya tingkat persaingan dalam sebuah bisnis maka dibutuhkan satu perangkat sistem kerja yang mampu mensupport kinerja bisnis tersebut. Kondisi itulah  yang pada akhirnya menjadi dasar kenapa pada akhirnya masalah keamanan menjadi salah satu kunci pokok yang mesti menjadi perhatian dari sebuah sistem aplikasi.

Konsep kerja seperti itulah yang pada akhirnya dijadikan satu tren dalam pengembangan sistem aplikasi software  yang saat ini berkembang. Adalah sistem data berbasis cloud yang saat ini dan kedepan akan menjadi trend dalam sistem software  aplikasi.  Kondisi itu awalanya di publish oleh  storage.salesforce.com  yang  memprakarsai berkembangnya Cloud Computing. Karena situs tersebut merupakan pencetus yang pertama untuk aplikasi perusahaan yang dijalankan dengan Internet. Yang kemudian perkembangan Cloud Computing disusul dengan web Amazon pada tahun 2006 yang menggunakan teknologi Elastic Compute Cloud.

Berkat sistem data  berbasis Cloud itulah yang pada akhirnya hingga tahun 2019 ini berdasarkan data analisis yang di keluarkan oleh Team Research & Development Barantum bahwa peningkatan jumlah klien dari waktu ke waktu semakin terlihat secara signifikant. Karena klien merasa yakin bahwa data yang tersimpan dalam sistem CRM dan Call Center yang diberikan oleh Barantum.com akan tersimpan dengan baik.

Mungkin yang jadi pertanyaan, kenapa klien tersebut tertarik dan pada akhirnya menggunakan aplikasi CRM dan Call Center yang berbasis cloud. Karena  sistem ini mampu menjamin keamanan data yang disimpan, mampu meningkatkan akses yang diberikan kepada klien dan yang paling utama lainnya adalah biaya yang di keluarkan lebih murah dibandingkan dengan membangun server local.

Baca juga : Infografis Industri Aplikasi CRM Jawaban Kenapa Harus Pakai CRM

 

In this article

Join the Conversation

5 × 3 =

1 comment

  1. TattooLV- Las Vegas Tattoo       Balas

    this is great do you mind if I share it?