Seiring meningkatnya kesadaran pengguna terhadap privasi digital, cara orang berinteraksi di platform messaging pun mulai berubah. WhatsApp sebagai salah satu platform komunikasi terbesar turut beradaptasi dengan menghadirkan fitur username, yang memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon.
Perubahan ini tentu membawa dampak besar bagi bisnis yang menggunakan WhatsApp sebagai channel utama komunikasi. Untuk menjembatani kebutuhan privasi pengguna dan operasional bisnis, WhatsApp memperkenalkan Business-Scoped User ID (BSUID) sebagai identitas baru dalam sistem mereka.
Daftar Isi
Apa Itu WhatsApp BSUID (Business-Scoped User ID)?

Business-Scoped User ID (BSUID) adalah ID (identitas) unik yang digunakan WhatsApp untuk mengenali pengguna dalam interaksi dengan bisnis tertentu.
Berbeda dengan nomor telepon yang bersifat universal, BSUID hanya berlaku dalam konteks satu bisnis. Artinya, satu pengguna bisa memiliki BSUID yang berbeda ketika berinteraksi dengan bisnis yang berbeda.
Hal ini memungkinkan WhatsApp tetap menyediakan identitas pelanggan bagi bisnis, tanpa harus membuka informasi pribadi seperti nomor telepon.
Fungsi Business-Scoped User ID (BSUID) Bagi Bisnis

Meski terlihat seperti perubahan teknis di belakang layar, BSUID memiliki peran yang cukup krusial dalam menjaga operasional bisnis tetap berjalan. Tanpa ID ini, banyak proses seperti tracking pelanggan hingga automation bisa terganggu.
1. Pelanggan Memiliki ID Uning Masing-Masing
Perama, BSUID berfungsi sebagai pengganti nomor telepon dalam mengidentifikasi pelanggan. Setiap pengguna akan memiliki ID yang unik.
Dengan begitu, bisnis tetap bisa mengenali siapa yang sedang berinteraksi dan menyimpan riwayat percakapan.
2. Tersedia Melalui Webhook WhatsApp API
Dalam implementasinya, BSUID akan dikirim melalui webhook WhatsApp API, sama seperti sebelumnya saat menggunakan nomor telepon.
Hal ini memungkinkan sistem seperti CRM, chatbot, hingga automation tetap berjalan dengan melakukan sedikit penyesuaian. Bisnis hanya perlu menambahkan field baru dan memastikan sistem dapat membaca serta memproses ID tersebut.
3. Melindungi Privasi Pelanggan
Terakhir, BSUID membantu menjaga privasi pelanggan karena nomor telepon tidak lagi otomatis dibagikan ke bisnis.
Pelanggan memiliki kontrol penuh apakah ingin membagikan nomor mereka atau tidak. Hal ini membuat interaksi terasa lebih aman dan nyaman, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan terhadap brand.
Mengapa WhatsApp Beralih dari Nomor Telepon ke BSUID (Business-Scoped User ID)?

Perubahan ini bukan tanpa alasan. Saat ini, banyak pengguna menganggap nomor telepon sebagai data pribadi yang sensitif.
Dengan hadirnya BSUID, WhatsApp memberikan solusi yang memungkinkan komunikasi tetap berjalan tanpa harus mengorbankan privasi pengguna.
Bagi bisnis, ini berarti perlu beradaptasi dari sistem yang sebelumnya bergantung pada nomor telepon, menjadi sistem yang lebih fleksibel dengan berbagai ID pengguna.
Manfaat BSUID (Business-Scoped User ID) Bagi Bisnis
Di balik perubahan ini, sebenarnya ada peluang besar bagi bisnis untuk meningkatkan kualitas sistem dan pengalaman pelanggan. Jika diimplementasikan dengan tepat, BSUID justru bisa menjadi fondasi untuk operasional yang lebih modern.
1. Menjaga Kelangsungan Komunikasi
Pertama, BSUID memastikan bisnis tetap bisa menerima dan merespons pesan dari pelanggan, termasuk dari pengguna yang tidak membagikan nomor teleponnya. Tanpa BSUID, bisnis berisiko kehilangan akses ke percakapan, terutama dari user yang menggunakan username.
2. Tetap Bisa Mengenali Pelanggan Tanpa Nomor Telepon
Kedua, dengan BSUID, bisnis tetap memiliki acuan untuk mengenali pelanggan yang sedang berinteraksi, meskipun nomor telepon tidak tersedia. Hal ini membantu komunikasi tetap berjalan dengan konteks yang jelas, tanpa harus bergantung pada satu jenis data saja.
3. Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan
Ketiga, privasi yang lebih terjaga membuat pelanggan merasa lebih aman saat berinteraksi dengan bisnis. Kepercayaan ini penting, terutama dalam membangun hubungan jangka panjang dan meningkatkan loyalitas pelanggan.
4. Mengurangi Risiko Penyalahgunaan Data
Selanjutnya, karena nomor telepon tidak selalu terlihat, risiko spam atau penyalahgunaan data menjadi lebih kecil. Hal ini juga membantu bisnis menjaga reputasi dan menghindari praktik komunikasi yang tidak diinginkan.
5. Mempermudah Skalabilitas Sistem
Terakhir, BSUID dirancang untuk terintegrasi dengan berbagai sistem backend. Hal ini memudahkan bisnis dalam mengembangkan automation, campaign, hingga integrasi lintas platform tanpa bergantung pada satu jenis data saja.
Cara Kerja Business-Scoped User ID (BSUID)
Untuk bisa mengimplementasikan BSUID dengan optimal, penting bagi bisnis memahami bagaimana ID ini bekerja dalam sistem WhatsApp Business.
1. BSUID dalam Sistem Webhook WhatsApp API
Pertama, saat pelanggan mengirim pesan, BSUID akan dikirim melalui webhook sebagai ID utama. Sehingga sistem backend bisnis harus mampu menangkap data ini dan menggunakannya sebagai referensi untuk memproses pesan, menyimpan data pelanggan, hingga menjalankan automation.
2. Karakteristik Unik BSUID
Selanjutnya, BSUID memiliki beberapa karakteristik penting yang perlu dipahami:
- Setiap BSUID bersifat unik dan tidak bisa dimiliki oleh dua pengguna berbeda
- Satu pengguna bisa memiliki BSUID berbeda di setiap bisnis
- BSUID tidak bisa digunakan lintas bisnis tanpa integrasi khusus
Karakteristik ini memastikan keamanan data sekaligus menjaga batas antar bisnis.
3. Kemampuan dan Batasan BSUID
Berikutnya, BSUID dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti tracking pelanggan, integrasi CRM, hingga automation campaign.
Namun, berbeda dengan nomor telepon, BSUID tidak bisa digunakan untuk komunikasi di luar ekosistem WhatsApp. Oleh karena itu, jika bisnis masih membutuhkan nomor telepon, perlu ada strategi tambahan untuk memintanya dari pelanggan.
4. Ketersediaan Nomor Telepon dalam Kondisi Tertentu
Terakhir, untuk mendukung bisnis selama transisi ini dan seterusnya, kami akan terus membagikan nomor telepon dalam beberapa situasi.
- Pengguna yang belum menggunakan username: Jika pelanggan belum mengaktifkan username, bisnis tetap akan menerima nomor telepon beserta BSUID sebagai ID pengguna.
- Interaksi sebelumnya menggunakan nomor telepon: Jika sebelumnya sudah pernah terjadi interaksi menggunakan nomor telepon, maka WhatsApp masih akan mengirimkan nomor tersebut selama periode tertentu (hingga 30 hari setelah interaksi terakhir).
Dengan adanya skenario ini, bisnis memiliki waktu untuk beradaptasi secara bertahap tanpa harus mengubah seluruh sistem sekaligus.
Namun, untuk pengguna yang sudah menggunakan username, nomor telepon tidak lagi dibagikan secara otomatis. Dalam kondisi ini, bisnis tetap dapat meminta nomor telepon jika memang dibutuhkan, misalnya untuk kebutuhan verifikasi atau komunikasi lanjutan di luar WhatsApp.

WhatsApp juga akan menyediakan alur berbagi kontak yang lebih terintegrasi, sehingga pelanggan dapat membagikan nomor telepon mereka dengan lebih mudah dan minim kesalahan.
Oleh karena itu, bisnis perlu mulai menyesuaikan alur komunikasi, termasuk chatbot dan customer journey, agar dapat mengakomodasi kondisi di mana nomor telepon tidak selalu tersedia, sekaligus tetap memberikan opsi bagi pelanggan untuk membagikannya secara sukarela.
Timeline Pembaruan Nomor Telepon ke BSUID (Business-Scoped User ID)
Untuk membantu bisnis beradaptasi, WhatsApp menyediakan timeline implementasi yang dapat dijadikan acuan dalam mempersiapkan sistem dan strategi.
|
Periode |
Tahapan |
Penjelasan |
|
Okt – Des 2025 |
Sosialisasi Username |
WhatsApp mulai menginformasikan kepada bisnis dan partner mengenai fitur username serta ID pengguna baru (BSUID), termasuk bagaimana mempersiapkan sistem untuk perubahan ini. |
|
Jan – Apr 2026 |
Testing BSUID |
BSUID mulai diuji coba. Webhook akan mulai mengirimkan data BSUID, dimulai dengan data simulasi (dummy) pada Februari, lalu data asli (live) pada Maret. |
|
Mei 2026 |
Uji Coba Username Bisnis |
Bisnis mulai dapat mengklaim dan menggunakan username mereka sendiri di WhatsApp. |
|
Juni 2026 |
Uji Coba di Beberapa Negara |
Pengguna di negara tertentu mulai bisa menggunakan fitur username dan berinteraksi dengan bisnis tanpa harus membagikan nomor telepon. |
|
Sisa Tahun 2026 |
Peluncuran Global |
Fitur username dan BSUID mulai tersedia secara global, sehingga pengguna di berbagai negara dapat menggunakannya secara luas. |
Optimalkan Komunikasi Pelanggan di Era BSUID dengan Barantum
Perubahan ini mungkin terasa kompleks di awal, terutama bagi bisnis yang sudah terbiasa menggunakan nomor telepon sebagai pusat data pelanggan. Namun, dengan pendekatan yang tepat, BSUID justru menjadi peluang untuk membangun sistem komunikasi yang lebih modern, aman, dan scalable.
Barantum siap membantu Anda dalam proses transisi ini, mulai dari integrasi WhatsApp API, pengelolaan CRM, hingga automation berbasis AI yang sudah disesuaikan dengan sistem BSUID.
Dengan solusi yang tepat, Anda tidak hanya bisa beradaptasi, tetapi juga selangkah lebih maju dalam memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.
Tertarik dengan Barantum?
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang terjadi dengan data pelanggan yang saat ini menggunakan nomor telepon?
Data pelanggan yang menggunakan nomor telepon tetap aman dan tidak akan hilang. Bisnis masih dapat menggunakannya untuk komunikasi seperti biasa. Namun ke depannya, pengguna dapat memilih menggunakan username sehingga bisnis juga perlu mulai mengelola identitas baru berupa Business-Scoped User ID (BSUID).
Mengapa WhatsApp memperkenalkan fitur nama pengguna?
WhatsApp menghadirkan fitur nama pengguna untuk meningkatkan privasi pengguna, sehingga mereka dapat berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon. Fitur ini juga menjadi salah satu yang paling banyak diminta karena memberikan rasa aman dan kontrol lebih dalam berinteraksi.
Apakah fitur nama pengguna menggantikan nomor telepon?
Tidak. Nomor telepon tetap digunakan sebagai identitas utama. Jika bisnis sudah memilikinya dari interaksi sebelumnya, komunikasi tetap dapat berjalan seperti biasa meskipun pengguna sudah menggunakan username.
Kapan fitur nama pengguna WhatsApp akan dirilis dan bagaimana prosesnya?
Fitur ini direncanakan mulai diuji coba pada Juni 2026 di beberapa negara, kemudian akan dirilis secara bertahap ke lebih banyak wilayah hingga tersedia secara global.
Bagaimana WhatsApp mencegah penyalahgunaan atau peniruan identitas pada username?
WhatsApp menerapkan kebijakan untuk mencegah penyalahgunaan username dan menyediakan verifikasi untuk akun bisnis atau brand. Jika terjadi peniruan identitas, bisnis dapat melaporkannya untuk ditindaklanjuti.

CRM Specialist and SEO Content Writer.
As CRM Specialist and SEO Content Writer I craft compelling content that enhances brand identity and drives engagement, leveraging my expertise to connect with audiences and boost conversions.