Solusi Call Center Cloud untuk Tim Support dan Sales Anda

Atur panggilan masuk dan keluar, bagi antrian otomatis, dan pantau performa tim dalam satu platform.
hero cta call center

Pelajari Apa itu Telesales, Tugas & Jenisnya Dalam Bisnis

Apa itu Telesales Pengertian, Jenis, Tujuan dan Tugasnya

Keynotes:

  • Definisi: Telesales adalah penjualan melalui telepon tanpa tatap muka untuk mengubah leads menjadi closing cepat dan efisien.
  • Tugas: Menghubungi prospek, menawarkan produk, follow up, menggali kebutuhan, menangani keberatan, dan mencatat aktivitas penjualan secara terstruktur.
  • Tantangan: Leads tidak terkelola, follow up tidak konsisten, monitoring sulit, dan data tidak rapi sehingga banyak peluang penjualan hilang.
  • Solusi: Gunakan Barantum CRM dan Call Center untuk mengelola leads terpusat, otomatisasi follow up, distribusi leads, dan monitoring real-time.
  • Keunggulan: Barantum menyediakan sistem terintegrasi, scalable, setup cepat, keamanan tinggi, dan after sales responsif 24 jam.

Banyak bisnis memiliki leads, tetapi closing tetap rendah karena proses telesales tidak terstruktur dengan baik. Follow up sering terlambat, prospek kehilangan minat, dan peluang penjualan hilang sebelum sempat dikonversi.

Akibatnya, revenue bocor tanpa disadari meski jumlah leads terus bertambah setiap hari. Melalui artikel ini, Anda akan memahami penyebabnya sekaligus menemukan cara mengoptimalkan telesales untuk meningkatkan closing secara konsisten.

Apa Itu Telesales?

Secara sederhana, “tele” berarti jarak jauh, sedangkan “sales” adalah aktivitas penjualan dalam bisnis. Telesales adalah proses menjual produk atau layanan melalui telepon tanpa perlu pertemuan langsung dengan pelanggan.

Peran telesales adalah menghubungi prospek, menawarkan solusi, dan melakukan follow up hingga terjadi closing. Aktivitas ini juga memastikan setiap leads ditangani dengan cepat dan tidak terlewat.

Jika dikelola dengan sistem yang tepat, telesales dapat menjadi penggerak utama penjualan. Proses ini membantu meningkatkan peluang closing dan mempercepat perputaran revenue bisnis.

Tugas dan Aktivitas Telesales dalam Bisnis

Telesales membantu Anda mengelola leads hingga menjadi pelanggan melalui proses yang terstruktur dan konsisten. Berikut ini tugas utama telesales dalam aktivitas penjualan:

1. Menghubungi Prospek dan Leads melalui Telepon

Tugas pertama telesales yaitu menghubungi prospek untuk memastikan respons cepat sebelum berpindah ke kompetitor. Misalnya, leads yang masuk dari iklan langsung dihubungi dalam beberapa menit agar peluang closing tidak hilang.

2. Menawarkan Produk atau Layanan kepada Calon Pelanggan

Tugas berikutnya adalah menyampaikan penawaran secara jelas agar prospek memahami manfaat produk. Contohnya, telesales menjelaskan solusi sesuai kebutuhan pelanggan berdasarkan informasi yang sudah dikumpulkan sebelumnya.

3. Melakukan Follow Up Leads hingga Terjadi Closing

Selanjutnya, tugas telesales yaitu melakukan follow up secara konsisten karena closing jarang terjadi pada kontak pertama. Misalnya, prospek dihubungi kembali setelah demo atau penawaran agar tetap berada dalam proses penjualan.

4. Menggali Kebutuhan dan Pain Point Pelanggan

Tugas berikutnya adalah menggali kebutuhan prospek agar solusi yang ditawarkan lebih relevan. Contohnya, telesales menanyakan kendala yang dihadapi pelanggan sebelum memberikan penawaran produk.

5. Menangani Keberatan (Handling Objection) dari Prospek

Tugas selanjutnya yaitu menangani keberatan untuk menjaga kepercayaan selama proses komunikasi. Misalnya, telesales menjelaskan perbedaan harga atau fitur saat prospek membandingkan dengan kompetitor.

6. Mencatat dan Melaporkan Hasil Penjualan

Tugas terakhir adalah mencatat aktivitas penjualan untuk membantu evaluasi dan pengambilan keputusan. Contohnya, setiap call dan hasil follow up dicatat agar tim dapat melihat progress dan peluang closing.

“Tanpa sistem yang tepat, follow up seringkali terlewat, leads menjadi dingin dan potensi kehilangan omzet jutaan rupiah.”

Tanpa sistem yang jelas, seluruh proses ini berjalan tidak konsisten dan sulit dikontrol. Dampaknya, closing sulit meningkat dan peluang penjualan terus hilang.

Jenis Telesales dalam Bisnis

Setiap bisnis memiliki pendekatan telesales berbeda sesuai target pasar dan strategi penjualan. Berikut ini jenis telesales yang umum digunakan:

1. Inbound Telesales

Inbound telesales merupakan aktivitas menangani prospek yang masuk dari berbagai campaign pemasaran. Kecepatan respons adalah faktor penting untuk menjaga minat dan peluang closing.

2. Outbound Telesales

Outbound telesales adalah aktivitas menghubungi prospek secara aktif untuk membuka peluang penjualan baru. Pendekatan komunikasi yang tepat merupakan kunci agar interaksi tetap relevan.

3. B2B Telesales

B2B telesales yaitu aktivitas penjualan yang menargetkan perusahaan dengan proses lebih panjang. Keputusan biasanya melibatkan beberapa pihak dalam organisasi.

4. B2C Telesales

B2C telesales ialah aktivitas penjualan yang menargetkan konsumen secara langsung. Proses yang lebih cepat membantu meningkatkan peluang closing dalam waktu singkat.

5. Telesales untuk Upselling dan Cross-Selling

Telesales untuk upselling dan cross-selling merupakan strategi menawarkan produk tambahan kepada pelanggan existing. Pendekatan ini adalah cara untuk meningkatkan nilai transaksi tanpa mencari leads baru.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Up Selling & Cross Selling dan Strateginya

Jenis telesales dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan model bisnis Anda. Namun, yang paling penting adalah proses yang digunakan, apakah masih manual atau sudah menggunakan sistem yang terstruktur.

Tantangan dalam Melakukan Telesales Secara Manual

Banyak bisnis masih menjalankan telesales tanpa sistem terintegrasi sehingga menimbulkan berbagai kendala operasional. Berikut ini tantangan utama yang sering terjadi:

1. Sulit Mengelola Leads dan Prioritas Closing

Leads tersebar di berbagai tempat seperti Google Sheet, Excel, atau catatan masing-masing agent sehingga sulit menentukan prioritas. Akibatnya, leads potensial sering tidak di follow-up tepat waktu dan peluang closing hilang.

2. Follow Up Prospek Tidak Konsisten dan Terlewat

Follow up sering bergantung pada ingatan atau catatan pribadi tanpa sistem pengingat yang jelas. Misalnya, banyak prospek tidak dihubungi kembali karena tertutup aktivitas lain sehingga closing tidak tercapai.

3. Tidak Ada Tracking Aktivitas Call Secara Real-Time

Aktivitas call tidak tercatat dalam satu sistem sehingga manajer sulit memantau progress tim. Contohnya, laporan hanya dikumpulkan di akhir hari sehingga evaluasi menjadi lambat dan tidak akurat.

4. Sulit Mengukur Performa dan Closing Rate Telesales

Data aktivitas dan hasil penjualan tidak tersusun dalam satu dashboard yang jelas. Hal ini membuat manajer sulit melihat agent mana yang performanya tinggi atau rendah secara objektif.

5. Data Interaksi dan Riwayat Closing Tidak Tersimpan dengan Baik

Riwayat komunikasi pelanggan sering tersebar di chat, catatan pribadi, atau tidak tercatat sama sekali. Akibatnya, agent kesulitan memahami konteks dan pendekatan menjadi tidak konsisten.

Masalah ini sering dianggap sepele, padahal menjadi penyebab utama revenue terus hilang tanpa disadari.

Evaluasi Performa Telesales dengan Call Recording Otomatis

Pentingnya Menggunakan CRM dan Call Center untuk Telesales

Untuk meningkatkan efektivitas, telesales membutuhkan sistem terintegrasi yang mampu mengelola proses penjualan secara terstruktur. Berikut ini manfaat utama penggunaan CRM dan call center:

1. Mengelola Leads dan Pipeline Penjualan dalam Satu Sistem

Sistem menyimpan seluruh leads dan pipeline penjualan dalam satu dashboard yang terpusat dan mudah dipantau. Dengan visibilitas ini, pengelolaan menjadi lebih rapi dan efisiensi meningkat hingga 2x lebih cepat.

2. Mempermudah Distribusi Leads ke Tim Telesales

Sistem secara otomatis membagikan leads ke setiap agent berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Dengan distribusi yang merata, kecepatan respons meningkat hingga 50% lebih cepat.

“Di Barantum terdapat fitur round robin yang memungkinkan distribusi leads atau telepon masuk secara otomatis dan merata.”

3. Memonitor Aktivitas Call dan Closing Secara Real-Time

Sistem menampilkan seluruh aktivitas call dan progress closing secara real-time dalam satu dashboard. Dengan data ini, kontrol tim meningkat hingga 60% lebih optimal dan peluang lebih terjaga.

4. Mengotomatisasi Follow Up dan Reminder Closing

Sistem secara otomatis mengirim pengingat follow up sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dengan automation ini, konsistensi follow up meningkat dan peluang closing dapat meningkat hingga 70% lebih tinggi.

Baca juga: Follow Up Automation: Solusi Follow Up Tanpa Ribet

5. Meningkatkan Closing Rate dan Produktivitas Tim

Sistem mengurangi pekerjaan manual sehingga agent dapat fokus pada aktivitas telesales yang lebih produktif. Dengan proses yang terstruktur, produktivitas meningkat hingga 2x lebih tinggi dan closing lebih optimal.

“Peralihan dari sistem manual ke sistem terintegrasi terbukti mampu meningkatkan closing rate dan produktivitas tim secara signifikan.”

Dengan sistem yang tepat, telesales tidak lagi bergantung pada individu. Anda dapat mengandalkan proses yang terukur.

Perbandingan Telesales Manual vs Terintegrasi CRM & Call Center

Telesales manual membuat proses tidak terstruktur dan sulit dikontrol. Banyak leads terlewat karena follow up tidak konsisten.

Dengan sistem terintegrasi, semua aktivitas menjadi terukur dan efisien. Saatnya Anda beralih sebelum peluang terus hilang.

Aspek

Manual

CRM & Call Center

Data Pelanggan

❌ Terpisah

✅ Terpusat

Distribusi Leads

❌ Tidak merata

✅ Otomatis

Aktivitas Call

❌ Dial manual

✅ Click to Call & otomatis

Tracking Call

❌ Tidak ada

✅ Real-time

Follow Up

❌ Terlewat

✅ Reminder otomatis

Evaluasi

❌ Sulit

✅ Terukur

Produktivitas

❌ Rendah

✅ Tinggi

 

Solusi Telesales Terbaik dengan CRM Call Center Barantumunnamed (6)

Barantum merupakan solusi terbaik dengan CRM dan Call Center terintegrasi untuk mengelola telesales dalam satu sistem.

Dengan Barantum, proses penjualan menjadi lebih cepat dan terukur sehingga Anda fokus pada leads potensial dan meningkatkan closing secara konsisten.

Baca juga: Integrasi Call Center & CRM untuk Layanan Pelanggan Efektif

Fitur Barantum CRM & Call Center untuk Telesales

Teknologi yang tepat membantu meningkatkan performa telesales dan membuat proses lebih efisien. Berikut ini fitur utama yang mendukung aktivitas telesales:

1. Click to Call untuk Mempercepat Aktivitas Penjualan

Dial manual membutuhkan waktu dan mengurangi produktivitas. Dengan Click to Call, proses panggilan lebih cepat dan efisiensi meningkat hingga 60%.

2. Auto Dialer untuk Meningkatkan Jumlah Kontak Prospek

Call manual membatasi jumlah prospek yang dihubungi setiap hari. Dengan auto dialer, jumlah call meningkat hingga 3x dan peluang closing lebih besar.

“Auto dialer di Barantum tersedia dalam fitur predictive call dan campaign call yang memungkinkan filter dan import leads, lalu otomatis tersambung ke agent aktif.”

3. Distribusi Leads dan Panggilan Otomatis ke Tim Telesales

Distribusi manual sering tidak merata dan menyebabkan keterlambatan respon. Dengan sistem otomatis, leads dibagi merata dan respon meningkat hingga 50%.

4. Sales Script untuk Membantu Closing Lebih Konsisten

Tanpa panduan, komunikasi sering tidak konsisten antar agent. Dengan sales script, kualitas komunikasi lebih terarah dan peluang closing meningkat hingga 40%.

5. Monitoring Aktivitas Call dan Performa Secara Real-Time

Tanpa visibilitas, performa tim sulit dikontrol. Dengan monitoring real-time, manajer dapat mengevaluasi dan meningkatkan performa hingga 60%.

6. Call Recording untuk Evaluasi dan Peningkatan Closing

Tanpa rekaman, evaluasi komunikasi terbatas. Dengan call recording, kualitas interaksi meningkat hingga 50% melalui evaluasi yang lebih terarah.

Baca juga: Fungsi & Manfaat Call Recording System Untuk Bisnis

7. Notifikasi dan Reminder Otomatis untuk Follow Up Prospek

Follow up manual sering terlewat dan tidak konsisten. Dengan notifikasi otomatis, konsistensi meningkat dan peluang closing terjaga hingga 70%.

8. Integrasi CRM untuk Menyimpan Riwayat Interaksi Pelanggan

Data manual sering tersebar dan sulit dilacak. Dengan CRM terintegrasi, pemahaman pelanggan meningkat hingga 2x dan komunikasi lebih relevan.

9. Ticketing System untuk Mengelola Follow Up dan Permintaan

Permintaan atau keluhan pelanggan sering tidak terkelola dengan baik. Dengan ticketing system, respon menjadi lebih cepat dan terstruktur hingga 60%.

10. Sales Pipeline untuk Monitoring dan Optimasi Closing

Tanpa pipeline, proses penjualan sulit dipantau. Dengan pipeline visual, akurasi prediksi meningkat hingga 50% dan peluang closing lebih jelas.

Baca juga: Kelola Sales Pipeline Lebih Efektif dengan Barantum CRM

Dengan sistem yang tepat, telesales menjadi lebih terstruktur. Anda dapat meningkatkan performa tim secara konsisten.

Keunggulan Menggunakan Barantum untuk Telesalesunnamed (7)

Barantum membantu tim sales bekerja lebih terstruktur dan efisien setiap hari. Berikut ini keunggulan utama yang mendukung peningkatan performa penjualan.

1. Sistem CRM & Call Center dalam Satu Platform

Barantum menggabungkan CRM dan call center dalam satu platform yang terintegrasi. Dengan sistem ini, operasional telesales menjadi lebih efisien tanpa perlu menggunakan banyak tools terpisah.

2. Skalabel untuk Segala Jenis & Ukuran Bisnis

Sistem dapat digunakan oleh bisnis kecil hingga perusahaan besar dengan kebutuhan yang terus berkembang. Dengan fleksibilitas ini, operasional tetap stabil tanpa perlu berpindah platform saat bisnis bertumbuh.

3. Setup Cepat dan Mudah Digunakan

Implementasi dibantu oleh tim profesional sehingga proses setup berjalan lebih cepat dan terarah. Dengan pendampingan ini, tim dapat langsung menjalankan aktivitas telesales tanpa hambatan.

4. Harga Fleksibel dan Transparan

Biaya dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis tanpa komponen tersembunyi yang membebani operasional. Dengan transparansi ini, pengelolaan anggaran menjadi lebih terkontrol dan efisien.

5. Keamanan Data Berstandar ISO 27001

Data pelanggan akan terlindungi dengan standar keamanan internasional ISO 27001 yang terpercaya. Sistem ini juga mendukung kepatuhan terhadap UU No. 27 Tahun 2022 untuk menjaga keamanan data bisnis.

6. After Sales Terbaik dengan Dukungan 24 Jam

Barantum mengutamakan after sales untuk memastikan sistem tetap berjalan optimal setiap saat. Dengan dukungan 24 jam, kendala dapat di tangani cepat tanpa mengganggu aktivitas telesales.

“After sales Barantum terbukti dengan rating 4,9/5 dari lebih dari 1000 ulasan di Google Bisnis, menunjukkan kualitas support yang responsif dan terpercaya.”

Dengan dukungan teknologi yang tepat, peluang closing dapat meningkat dan operasional menjadi lebih terkontrol.

Click to Call & Auto Dialer untuk Tingkatkan Closing Telesales 2

Berapa Biaya Menggunakan Barantum CRM?

Berikut estimasi biaya untuk kebutuhan telesales dengan kombinasi CRM dan Call Center:

Paket

Produk

Harga per Bulan

User

Standard

CRM + Call Center

Rp1.794.000 (Rp897.000 + Rp897.000)

3

Professional

CRM + Call Center

Rp3.594.000 (Rp1.797.000 + Rp1.797.000)

3

Enterprise

CRM + Call Center

Kustom dan menyesuaikan

 

Biaya tambahan user:

  • Standard: Rp598.000 per user per bulan (Rp299.000 + Rp299.000)
  • Professional: Rp1.198.000 per user per bulan (Rp599.000 + Rp599.000)

Jika pengeluaran ini mampu meningkatkan closing dan konversi hingga 3x lipat, maka ini bukan biaya, melainkan investasi untuk pertumbuhan bisnis Anda.

Jadwalkan Demo dengan Barantum Sekarang

Setiap hari Anda menunda, ada leads yang tidak Anda follow up dan peluang yang hilang. Tanpa sistem yang tepat, revenue akan terus terbuang.

Saat kompetitor bergerak lebih cepat, Anda tidak punya banyak waktu untuk menunggu. Jadwalkan demo sekarang dan ubah telesales menjadi mesin closing.

Tertarik dengan Barantum?

all product
Jangan tunggu nanti, perubahan besar dimulai dari langkah kecil hari ini! Dapatkan uji coba gratis 7 hari. Daftar dan buat akun Barantum CRM Anda sekarang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) Tentang Telesales

Kenapa banyak leads tidak berhasil dikonversi menjadi closing dalam telesales?

Karena proses tidak terstruktur dan follow up sering terlewat. Akibatnya, prospek menjadi dingin dan peluang penjualan hilang sebelum dikonversi.

Apa yang membuat prospek berhenti di tengah proses dan tidak kembali?

Karena tidak ada follow up yang konsisten setelah kontak pertama. Tanpa proses yang jelas, minat prospek menurun dan closing gagal terjadi.

Kenapa tim telesales kesulitan mengelola leads dan prioritas closing?

Karena data tersebar di berbagai tempat tanpa sistem terpusat. Hal ini membuat leads potensial tidak ditindaklanjuti secara tepat waktu.

Apa dampak jika aktivitas telesales tidak memiliki tracking yang rapi?

Manajer sulit memantau performa tim sehingga evaluasi tidak akurat. Strategi penjualan juga sulit dikembangkan karena kurang data yang jelas.

Bagaimana cara meningkatkan closing dan konsistensi telesales secara signifikan?

Gunakan Barantum CRM dan Call Center untuk mengelola leads dan aktivitas secara terintegrasi. Sistem ini membantu otomatisasi follow up dan meningkatkan produktivitas serta closing rate.

Nur Ahmad Syaepudin
Reviewed by Nur Ahmad Syaepudin

Digital Marketing Lead with expertise in SEO, digital growth, and performance-driven marketing. I focus on developing data-driven strategies to strengthen online visibility, optimize digital performance, and drive sustainable business growth.

hero cta call center

Cara Cerdas Kelola Panggilan Pelanggan

Semua data kunjungan dan prospek langsung tercatat otomatis di CRM.
1
Scan the code